Artikel · Potret Online

AI Bukan Pesaing, Tapi Asisten

Penulis Drs. Saiful Bahri, CHRM
Agustus 25, 2026
3 menit baca 8

Pesan Untuk Guru dan Orangtua

Oleh: Drs. Saiful Bahri, CHRM

Dalam sebuah ruangan  kelas, ada pemandangan baru. Seperti biasa terjadi interaksi antara guru dan para  murid. 

Sebelum bertanya pada guru, murid buka HP terkecoh dulu dan nanya ke AI.

PR matematika? Tanya AI. Bikin pidato? Minta AI. Nulis artikel? Perintah ke AI. Guru sudah nulai  resah melihat perilaku para murid sekarang ini 

Wajar kalau banyak guru resah: “Jangan-jangan nanti saya digantikan robot”.

Wajar juga orang tua bingung: “Anak saya jadi malas mikir karena semua diserahkan ke AI”

Tenang. Mari kita luruskan pelan-pelan.

*DULU APA ITU AI & CHATGPT? BIAR TIDAK BINGUNG*

Banyak yang mengira AI itu baru ada. Padahal istilah _Artificial Intelligence_ atau *Kecerdasan Buatan* pertama kali dicetuskan tahun *1956* oleh ilmuwan *John McCarthy*.

Lalu yang lagi rame sekarang namanya *ChatGPT*.

*ChatGPT* singkatan dari _Chat Generative Pre-trained Transformer_.

Kalau diterjemahkan dengan bahasa sederhana artinya: *”Sistem Obrolan yang Cerdas dan Sudah Dilatih”*.

*Maksudnya:* Ini adalah asisten digital yang sudah “disekolahkan” dulu dengan membaca jutaan buku dan artikel. Jadi dia bisa diajak ngobrol dan membantu menjawab, menulis, serta menjelaskan berbagai hal.

ChatGPT mulai dikenal dunia akhir *2022*. Di Indonesia sendiri mulai familiar dan banyak dipakai guru, mahasiswa, dan pekerja sejak *2023 – 2024*.

Jadi AI ini bukan “jin”. Dia alat. Sama seperti dulu ada radio, TV, internet. Tinggal kita yang pakai untuk kebaikan atau keburukan.

*AI ITU SEPERTI KALKULATOR, BUKAN PENGGANTI OTAK*

Dulu tahun 90-an guru matematika juga protes waktu ada kalkulator. “Nanti murid tidak bisa berhitung secara manual”.

Tapi buktinya? Yang jadi juara tetap yang paham konsepnya. Kalkulator hanya mempercepat berhitung saja.

Begitu juga dengan  AI. AI tidak bisa menggantikan 3 hal yang hanya dimiliki guru:

1. *Hati*: Menegur dengan kasih sayang, memotivasi saat murid putus asa

2. *Akhlak*: Menjadi teladan adab, jujur, disiplin

3. *Doa*: Doa guru di sepertiga malam untuk muridnya tidak bisa diprogram AI

AI tidak punya air mata. AI tidak bisa bilang _”nak, ayo bangkit”_ sambil mengelus kepala. “Eeh ini gua banget”  😊

*3 CARA CERDAS GURU MANFAATKAN AI*

Daripada takut, lebih baik “berkawan”. Ini 3 cara yang bisa langsung dipraktikkan:

1. *Asisten Pembuat Soal & Materi*

 Tinggal perintah: “Buatkan 10 soal essay tentang akhlak untuk kelas 7”. Hemat waktu 2 jam. Waktu itu bisa dipakai untuk bimbingan murid

1. *Asisten Pengecek & Ide Kreatif*

 Tulisan murid ditumpuk? Minta AI cek typo dulu. Mau bikin metode mengajar baru? Minta AI kasih 5 ide permainan edukatif

1. *Asisten Belajar Murid*

 Ajarkan murid: “Gunakan AI untuk bertanya, bukan untuk mencontek”. Contoh: “Jelaskan fotosintesis dengan bahasa anak SD”

Hasilnya? Guru lebih fokus mendidik hati, bukan sibuk administrasi.

*3 PESAN UNTUK ORANG TUA DI RUMAH*

1. *Awasi, Jangan Larang Total*

 HP tidak bisa disita selamanya. Ajarkan adab menggunakan AI seperti adab bertanya ke guru

1. *Latih Berpikir Kritis*

 Setelah anak dapat jawaban dari AI, tanya balik: “Menurut kamu benar tidak? Coba jelaskan dengan bahasamu”

1. *Utamakan Doa & Adab*

 Teknologi secanggih apapun kalah dengan doa ibu. Tetap biasakan anak salim, shalat, dan minta doa sebelum ujian

Allah berfirman:

*”Allah akan mengangkat beberapa derajat orang-orang yang beriman dan orang-orang yang diberi ilmu”* [QS. Al-Mujadalah: 11]

Ilmu tetap dari Allah. AI hanya alat. Yang punya ilmu dan adab, dialah yang akan diangkat derajatnya.

*PENUTUP*

Ingat baik-baik:

*_Guru yang hebat tidak akan digantikan oleh teknologi apapun termasukn AI, karena seorang guru pasti mengetahui sifat-sidat dan kebiasaan anak didiknya, dan guru punya feeling terhadap anak didiknya 

Tapi guru yang menggunakan AI, akan mengalahkan guru yang tidak menggunakan AI._*

Jangan takut dan alergi dengan teknologi. Takutlah jika kita berhenti belajar.

Mari jadikan AI sebagai asisten, bukan pesaing.

Semoga bermanfaat.

Wallahu a’lam bishawab.

*

Ikuti Kami
Channel WhatsApp Potret Online
Dapatkan berita terbaru langsung di WhatsApp kamu
Ikuti Sekarang
✦ ✦ ✦
Apakah tulisan ini bermanfaat?
Tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Redaksi tidak selalu sejalan dengan isi tulisan.
Tentang Penulis
Drs. Saiful Bahri, CHRM
Media Perempuan Kritis dan Cerdas
Diskusi
Upload foto profil (opsional)
Memuat komentar...