Dancuk: Ketika Kata Kasar Menjadi Pelukan
Oleh Yani Andoko Satu Kata, Seribu Makna Bayangkan Anda baru pindah ke Surabaya. Hari pertama bertemu tetangga, seorang...
Rubrik Esai menghadirkan tulisan-tulisan reflektif yang merangkai pemikiran mendalam, kritik halus, dan pengalaman personal menjadi satu kesatuan naratif. Setiap esai mengajak pembaca melihat dunia dari sudut pandang yang lebih jernih—melampaui berita harian dan opini cepat. Di sini, gagasan diolah dengan bahasa yang tenang namun tajam, memberi ruang bagi penulis untuk bertanya, meragukan, menantang, dan menemukan makna di balik peristiwa. Rubrik ini menjadi tempat bagi suara yang ingin merenungkan hidup, zaman, dan manusia dengan cara yang lebih intim dan intelektual.
Oleh Yani Andoko Satu Kata, Seribu Makna Bayangkan Anda baru pindah ke Surabaya. Hari pertama bertemu tetangga, seorang...
Oleh: Tgk. Ilham Mirsal, MA. Catok itu sudah tua.Gagang kayunya mulai menghitam dimakan usia. Mata parangnya tidak lagi...
Oleh Yani Andoko Ketika Negara Absen, Mereka Hadir Macet. Lampu merah mati. Tidak ada polisi. Tidak ada petugas...
Oleh Yani Andoko Pernahkah Anda jatuh cinta pada pandangan pertama? Saya yakin tidak dengan Dostoevsky. Pengalaman pertama membaca...
Oleh Anies Septivirawan PenulisAlkisah pada tengah malam, suara tangis sang bayi laki – laki memecah hening dan...
Oleh Saiful Bahri Dari Maradona 1986 ke Messi 2026, Warisan Mega Bintang yang Tak Pernah MatiBedah Semifinal Piala...
Oleh: Mahmudi Hanafiah, S.H., M.H. Dosen UNISAI Samalanga Kabupaten Bireuen Guru Dayah Jamiah Al-Aziziyah Batee Iliek Samalanga Kabupaten...
(Indonesia di Ambang Kemajuan atau Krisis?) Oleh: Nuyang Jaimee Indonesia sedang berdiri di sebuah ambang. Dari kejauhan, negeri...
Oleh Ira Susanti, SH Pandangan mataku tertumbuk pada pucuk pohon rambutan di seberang Sungai Krueng Doe. Pagi ini...