8 Mindset Orang Biasa yang Jalannya Lebih Jauh dari Orang yang Merasa Pintar

Oleh: Saiful Bahri
Kita semua mau tumbuh. Mau berkembang. Tapi kenapa rasanya berat? Karena mindset-nya kebalik. Orang gagal sibuk melihat hasil dari orang. Orang tumbuh sibuk benahi proses dirinya sendiri.
Berikut ini 8 mindset yang harus dipegang, dan harus dipraktikkan setiap hari:
Pertama : Proses Lebih Penting dari Hasil
Orang lain fokus hasil cepat. Anda fokus proses setiap hari. Karena dari proses lah Anda dapat ilmu. Anda langsung praktik, bukan melulu belajar dari teori. Hasil itu bonus. Proses itu gaji pokok. Kalau anda pernah kerja dengan orang Jepang, Anda pasti tahu prinsip kerja mereka adalah proses, bukan hanya sekadar hasil.
Makanya mereka sering bertanya kembali ketika kita melaporkan hasil kerja kepada mereka, yaitu 5 W* 1 H
W+ Why dan 1 H =How
Kedua, Gagal Adalah Cara Belajar Tercepat
Orang lain takut gagal. Anda lihat kegagalan sebagai pelajaran untuk improvement. Ingat: semakin cepat Anda gagal, semakin cepat Anda tumbuh. Orang yang tidak pernah gagal = orang yang tidak pernah mencoba hal baru.
Ke tiga, Disiplin Lebih Penting daripada Motivasi*
Motivasi datang pergi tergantung mood. Hari ini semangat, besok MAGER. Disiplin? Dia tetap jalan walau tidak ada yang menyemangati. Motivasi itu motor penggerak hati yang malas. Tapi disiplin itu mesinnya. Bensin habis bisa isi. Mesin mati = selesai.
Ke empat, Bertumbuh Lebih Penting daripada Membuktikan Siapa diri Anda kepada orang lain
Anda tidak hidup untuk terlihat hebat. Anda hidup agar keberadaan anda memberi syafaat bagi banyak orang. Orang yang sibuk membuktikan eksistensi diri kepada orang lain = capek sendiri. Orang yang sibuk bertumbuh = tenang. Karena pohon besar tidak pernah koar-koar “aku besar”. Dia cukup kasih tempat untuk kita berteduh.
Ke lima, Sabar Adalah Bergerak Tanpa Drama
Sabar bukan berarti diam. Sabar tetap bergerak walau hasil belum terlihat. Sabar itu: kerja terus walau tidak diposting. Doa terus walau belum dikabul. Jalan terus walau gelap. Tanpa drama, tanpa mengeluh ke semua orang.
Ke enam, Waktu Adalah Aset
Orang lain menghabiskan waktu untuk hiburan tanpa arah. Anda menggunakan waktu untuk masa depan anda. HP sama-sama 24 jam. Bedanya: ada yang dipakai scroll, ada yg dipakai skill. 5 tahun ke depan, Jangan sampai nasib anda ditentukan oleh orang lain atau HP yang anda genggam hari ini.
Ke tujuh, Rezeki Tidak Akan Pernah Tertukar
Allah sendiri yang mengaturnya dengan seksama. Anda tidak perlu iri dengan rezeki orang lain. Karena semua sudah diatur Yang Maha Kuasa. Ingat: kesempatan akan selalu ada. Tapi Anda harus benar-benar menggunakannya. Jangan menunggu kesempatan. Kerjakan sesuatu untuk mendapatkan kesempatan.
Ke delapan, Syukur Adalah Bahan Bakar, Bukan Rem
Orang lain menunggu sukses dulu baru syukur. Anda syukur dulu walau proses masih berat. Karena orang yang bersyukur matanya tajam lihat peluang. Orang yang mengeluh matanya kabur lihat jalan. Syukur bikin langkah menjadi ringan. Mengeluh bikin beban hidup jadi berat.
Jika Anda hidup dengan 8 mindset ini, tanpa sadar Anda sudah berjalan lebih jauh dari kebanyakan orang. Karena sukses bukan siapa yang paling cepat, tapi siapa yang paling konsisten.
Wallahu a’lam.












