Delapan Ribu Rupiah untuk Sebungkus Nasi Tanpa Lauk
Oleh: Ririe Aiko Pagi itu, seperti biasa saya berangkat menuju tempat kerja. Sebelum memesan ojek online, saya sempat...
Rubrik Esai menghadirkan tulisan-tulisan reflektif yang merangkai pemikiran mendalam, kritik halus, dan pengalaman personal menjadi satu kesatuan naratif. Setiap esai mengajak pembaca melihat dunia dari sudut pandang yang lebih jernih—melampaui berita harian dan opini cepat. Di sini, gagasan diolah dengan bahasa yang tenang namun tajam, memberi ruang bagi penulis untuk bertanya, meragukan, menantang, dan menemukan makna di balik peristiwa. Rubrik ini menjadi tempat bagi suara yang ingin merenungkan hidup, zaman, dan manusia dengan cara yang lebih intim dan intelektual.
Oleh: Ririe Aiko Pagi itu, seperti biasa saya berangkat menuju tempat kerja. Sebelum memesan ojek online, saya sempat...
Oleh: Aswan Nasution Alumni Fakultas Hukum Universitas Syiah Kuala. Saat ini bertempat tinggal di Serbelawan ni Huta, Simalungun,...
Oleh Saiful Bahri Motivator, Berdomisili di Jakarta Ada iklan lowongan di sebuah perusahaan besar. Dibutuhkan beberapa tenaga kerja,...
Oleh: Muhammad Ali Akbar, M.Pd.I. Memiliki anak adalah anugerah yang tak ternilai. Sejak tangisan pertamanya terdengar, sejak langkah...
Apa yang dipikirkan tentang hidup Mencari sesuatu apapun di luar diri Jabatan dan kekuasaan Harta dan kekayaan Gelar...
Oleh Yani Andoko Beberapa tahun lalu, seorang teman saya yang pedagang pasar tradisional melakukan ritual yang maaf cukup...
Oleh Fileski Walidha Tanjung Setiap zaman melahirkan kecemasan baru. Ketika mesin ketik mulai menggantikan tulisan tangan, sebagian orang...
Oleh Saiful Bahri Bermimpi Setinggi Langit, Berpijak Sejujur Tanah Dunia sekarang lagi demam “meroket”. Semua orang mau cepat...
Oleh Yani Andoko Ludruk pernah menjadi suara paling akrab dari sudut-sudut kampung. Pada 1970-an, masyarakat kelas pekerja di...