Menjaga Identitas, Membuka Pasar: Jejak Polibuku Motif Aceh di Panggung
Oleh: Ekawati Guru SMK Negeri 3 Banda Aceh Kebudayaan dan ekonomi kreatif kerap berjalan beriringan, saling menghidupi dan...
Rubrik Esai menghadirkan tulisan-tulisan reflektif yang merangkai pemikiran mendalam, kritik halus, dan pengalaman personal menjadi satu kesatuan naratif. Setiap esai mengajak pembaca melihat dunia dari sudut pandang yang lebih jernih—melampaui berita harian dan opini cepat. Di sini, gagasan diolah dengan bahasa yang tenang namun tajam, memberi ruang bagi penulis untuk bertanya, meragukan, menantang, dan menemukan makna di balik peristiwa. Rubrik ini menjadi tempat bagi suara yang ingin merenungkan hidup, zaman, dan manusia dengan cara yang lebih intim dan intelektual.
Oleh: Ekawati Guru SMK Negeri 3 Banda Aceh Kebudayaan dan ekonomi kreatif kerap berjalan beriringan, saling menghidupi dan...
Catatan dari London Oleh Denny JA Seorang anak perempuan berdiri di balik jendela. Di luar, musim semi datang...
Oleh Titi Sudarningsih Bekerja dan berdomisili di Hongkong Bagi sebagian orang, sebuah tempat mungkin hanya sekadar titik di...
Oleh Agung MarsudiPenulis buku Chevronomics ADA bisik-bisik yang makin kencang belakangan ini: “Prabowo No Mic”. Bukan soal ekonomi....
Oleh Yani Andoko Ketika Tawa Lebih Tajam Dari Pedang Pernahkah kamu melihat seorang petani tertawa getir saat pupuk...
Oleh : Vina lestari Handayani Namaku Vina Lestari Handayani, sering dipanggil dengan sebutan Vina. Merupakan anak ke tiga...
Oleh LK Ara Anugerah Adiluhung bukan sekadar sebuah penghargaan. Ia adalah pengakuan kebudayaan terhadap perjalanan panjang seseorang yang...
Oleh: Kamaruzzaman (Kamar Agam) Siang jelas sore, empat seniman Aceh berjumpa di galeri Apotek Warna, kawasan Jalan Pendidikan,...
Oleh: Nuyang Jaimee Sore itu, 25 Juli 2026. Taman Ismail Marzuki tidak dipenuhi teriakan demonstran sebagaimana lazimnya sebuah...