Pengusaha yang Tidak Punya Email

Oleh Saiful Bahri
Motivator, Berdomisili di Jakarta
Ada iklan lowongan di sebuah perusahaan besar. Dibutuhkan beberapa tenaga kerja, termasuk posisi Office Boy.
Datanglah seorang pemuda melamar. Dia nggak sekolah tinggi, tapi dia datang dengan adab dan semangat.
Wawancara berjalan lancar. Sang pemilik perusahaan tertarik. Sebelum pulang, beliau tanya:
“Nak, alamat email kamu berapa? Nanti kami kabari kalau kamu lulus.”
Pemuda itu menunduk. “Maaf Pak… saya tidak punya email.”
Dia pulang ke rumah dengan langkah gontai.
“Ma, kayaknya saya nggak diterima Ma…”
“Oh ya Nak, ya sudah. Mungkin rezeki kamu bukan di situ” jawab ibunya lembut.
Ibunya lalu bisik pelan: _Rencana Allah > Rencana kita._ Kita boleh benci ditolak. Tapi Allah berfirman: _”Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu. Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui”_ *QS. Al-Baqarah: 216*. Usaha kita boleh gagal seperti yg kita harap. Tapi Allah punya cara lain yg jauh lebih indah.
Sang ibu lalu ngasih uang Rp50.000.
“Nak, Allah perintahkan: _’Dan katakanlah: Bekerjalah kamu’_ *QS. At-Taubah: 105*. Coba kamu pergi ke pasar, beli tomat.”
Si anak nurut. Beli tomat, bawa pulang.
“Mak, ini tomatnya sudah saya beli.”
“Sekarang kamu jual lagi ke pasar ya Nak.”
Si anak nurut lagi. Dia jual tomat itu ke pasar. Untungnya sedikit, nggak apa-apa pikirnya. Habis.
Besok dia beli lagi. Jual lagi. Gagal hari ini, coba lagi besok.
Karena dia ingat sabda Nabi ﷺ: _”Sesungguhnya bersama kesulitan ada kemudahan”_ *HR. Tirmidzi*.
Singkat cerita… tahun berganti. Air mata ganti jadi keringat. Keringat ganti jadi rupiah.
Pemuda itu kini jadi saudagar kaya raya, paling disegani di kota itu.
Suatu hari datang agen asuransi ke rumahnya. Setelah obrolan panjang, sang agen minta alamat email untuk data polis.
“Pak, untuk kelengkapan data, semua informasi nanti kami kirim lewat email. Mohon alamat email Bapak ya.”
Sang juragan tersenyum. Matanya berkaca-kaca mengingat masa lalu.
“Alamat email? Saya tidak punya alamat email.”
Agen asuransi kaget. “Masa pengusaha sekelas Bapak nggak punya email?!”
Jawab sang juragan pelan tapi nancep:
“Ya… saya memang tidak punya email. Karena kalau dulu saya punya email, saya sudah jadi Office Boy.”
Saudara… Kadang kita ditolak di satu tempat, supaya kita hijrah ke tempat yg Allah sudah siapkan. Jangan cepat putus asa. Nasib itu kita yg jemput, Allah yg menentukan. Bukan bos, bukan teman, bukan saudara.
Wallahu a’lam.
*Saiful Bahri*
*














