Usai magrib dengan tanda rona jingga tertelan hitam malam. Pada sebuah kursi tepi jalan metropolitan; seorang pemuda berambut keriting gondrong sebahu, berkaos hitam oblong terduduk melepas asap rokok bilahan yang baru dia beli.
Bajunya tampak basah pada bagian lengan. Kadang ia goyang-goyangkan pula rambutnya dari percik air yang masih menempel. Matanya legam tanda ia petualang jalan. Sorotnya merujuk pada kerlap-kerlip lampu mobil dan bangunan di seberangnya. Asap keluar bebas tak beraturan dari mulutnya yang hitam ke biru-biruan. Pemuda itu menikmati anggun kehidupannya.
Heri Haliling merupakan nama pena dari Heri Surahman. Beliau pengajar di SMAN 2 Jorong. Heri Haliling selain mengajar juga aktif menulis baik cerpen atau novel dalam aplikasi GWP atau Kwikku. Beberapa karyanya yang telah terbit antara lain:
1. Novlet Rumah Remah Remang, 2024 (J-Maestro).
2. Novel Perempuan Penjemput Subuh, menjadi juara 2 Sayembara Menulis Novel Guru dan Dosen Tahun 2024 (PT Aksara Pustaka Media).
3. Beberapa cerpennya telah termuat dalam media cetak dan digital seperti Balipolitika, Radar Utara, Radar NTT, Negeri Kertas.com, Kaltim Post, Kompasiana, dan Republika
Diskusi