POTRET Online POTRET
  • Home
  • Artikel
  • Potret Budaya ⌄
    • Puisi
    • Cerpen
    • Esai
  • Pendidikan
  • Video
  • Esai
  • Opini
  • Aceh
  • Home
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Cerpen
  • Perempuan
  • Podcast
  • ✍ Kirim Tulisan
Home Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Desember 2025

Di Antara Bencana dan Tragedi

Redaksi by Redaksi
Desember 5, 2025
in Haba Mangat
0
Tema Lomba Menulis Edisi Desember 2025 - 1001080822_11zon | Haba Mangat | Potret Online

Akhir November 2025, Sumatera kembali diuji. Di Aceh, Sumatera Utara, hingga Sumatera Barat, hujan ekstrem berhari-hari mengubah sungai menjadi amuk, meluluhlantakkan kampung, merendam ribuan rumah, dan menutup jalan-jalan vital oleh longsor. Pemerintah daerah melaporkan puluhan titik banjir besar dan serangkaian longsor yang memutus akses, menghentikan aktivitas ekonomi, bahkan menahan ambulan yang berjuang mencapai desa-desa terisolir.

Di atas kertas, peristiwa ini disebut bencana—fenomena hidrometeorologis akibat curah hujan tinggi, lereng jenuh air, dan tata ruang yang rapuh. Namun bagi warga, bencana itu menjelma tragedi: rumah yang hanyut, lahan mata pencaharian hilang dalam sekejap, dan nyawa orang terdekat yang tak sempat diselamatkan ketika air gelap datang tanpa suara.

Data nasional mencatat dampak yang mengejutkan: lebih dari 800 korban meninggal, ratusan masih hilang, dan ribuan luka-luka. Jalan nasional terputus, jembatan tergerus, listrik padam, dan ratusan desa harus hidup dalam isolasi sementara. Di tenda pengungsian, ratusan keluarga berbagi selimut tipis, nasi dingin, dan cerita duka yang sulit dituturkan tanpa air mata.

Baca Juga
  • Tema Lomba Menulis Edisi Desember 2025 - ilustrasi polling atau survey | Haba Mangat | Potret Online
    Haba Mangat
    Jajak Pendapat #KaburAjaDulu
    22 Feb 2025
  • Tema Lomba Menulis Edisi Desember 2025 - 1001027677_11zon | Haba Mangat | Potret Online
    Haba Mangat
    Tema Lomba Menulis November 2025
    10 Nov 2025

Namun di tengah kehancuran, ada sesuatu yang tetap tegak: kemanusiaan.

Warga saling memanggul karung berisi pasir untuk menahan arus, ibu-ibu memasak di dapur darurat, para pemuda membersihkan lumpur setinggi lutut agar akses evakuasi terbuka. Ada yang berjaga sepanjang malam memantau ketinggian air; ada yang menenangkan anak-anak agar tidak menangis melihat rumah mereka tinggal fondasi.

Baca Juga
  • Tema Lomba Menulis Edisi Desember 2025 - IMG_2664 | Haba Mangat | Potret Online
    Haba Mangat
    Tema Lomba Menulis Maret 2025
    22 Mar 2025
  • Tema Lomba Menulis Edisi Desember 2025 - 1000793597_11zon | Haba Mangat | Potret Online
    Haba Mangat
    Lomba Menulis Agustus 2025
    31 Jul 2025

Inilah yang ingin kami rekam melalui Lomba Menulis Edisi Desember 2025: “Di Antara Bencana dan Tragedi.”Kami mengajak para penulis tidak hanya menuliskan besarnya kerusakan, tetapi juga denyut batin warga, keberanian kecil yang sering tak terlihat kamera, dan bagaimana masyarakat bergerak sendirinya ketika alam mengamuk.

Sebab banjir dan longsor ini tidak muncul tiba-tiba. Para ahli lingkungan telah bertahun-tahun memperingatkan bahwa tutupan hutan di hulu DAS menyusut, tanah kehilangan daya serap, aliran air permukaan meningkat drastis, dan tata ruang banyak mengabaikan zona rawan.

Baca Juga
  • Tema Lomba Menulis Edisi Desember 2025 - 1000952150_11zon | Haba Mangat | Potret Online
    Haba Mangat
    Tema Lomba Menulis Bulan Oktober 2025
    07 Okt 2025
  • Tema Lomba Menulis Edisi Desember 2025 - 1001282605_11zon | Haba Mangat | Potret Online
    Haba Mangat
    Tema Lomba Menulis Edisi Februari 2026
    17 Feb 2026

Ketika perubahan iklim memperberat curah hujan ekstrem, kondisi ekologis yang rapuh membuat bencana berkembang cepat menjadi tragedi. Pertemuan antara alam yang tercekik dan ruang hidup yang dikelola tanpa kehati-hatian melahirkan kehancuran yang kita lihat hari ini.

Menulis tentangnya berarti mengingatkan:bahwa tragedi bukan sekadar air bah dan reruntuhan, tetapi cermin kegagalan kita menjaga lingkungan. Dan di saat yang sama, ia juga menyimpan cerita keteguhan manusia yang menolak menyerah.

Melalui tulisan—ringkas, jujur, dan empatik—mari kita suarakan apa yang terjadi di Sumatera: rasa kehilangan yang sunyi, gotong royong yang tak pernah padam, dan harapan agar bencana tak terus berubah menjadi tragedi yang berulang.

Karena di antara bencana dan tragedi, ada manusia.Dan suara merekalah yang harus kita jaga. Periode lomba 06 Desember 2025 hingga 05 Januari 2026.

Tags: AcehBanjirLomba MenulisLongsorSumateraSumbarSumut
Previous Post

Predators of the Forest: Reflections on Power and Ecological Ruin in Indonesia

Next Post

Mengenal Bupati Aceh Selatan yang Pergi Umrah di Saat 173 Jiwa Tewas

Next Post
Tema Lomba Menulis Edisi Desember 2025 - 0c987723 19b5 4c91 9583 00f6eaeee962 1 | Haba Mangat | Potret Online

Mengenal Bupati Aceh Selatan yang Pergi Umrah di Saat 173 Jiwa Tewas

POTRET Online POTRETOnline
Kontributor Tentang Kami Redaksi 1000 Sepeda

© 2026 POTRET Online. Seluruh hak cipta dilindungi.

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Opini
  • Essay
  • Politik
  • PODCAST
  • Penulis
  • Kirim Naskah