
Rubrik Puisi adalah ruang bagi kata-kata yang diramu menjadi cahaya, luka, harapan, dan rahasia. Di sini, setiap bait bukan sekadar rangkaian kalimat, tetapi jejak perasaan yang ditulis dengan ketajaman imaji dan kejujuran batin.
Rubrik ini membuka pintu bagi suara-suara yang ingin berbicara lewat lirih metafora, menantang keheningan, dan merayakan sisi paling manusia dari pengalaman: cinta, kehilangan, waktu, dan kerinduan. Setiap puisi menjadi undangan untuk berhenti sejenak, lalu merasakan.
Oleh: Kang Thohir Jika shohibul hal itu adalah hukumnya makrifat, aku ingin mencintaimu dengan layaknya shohibul hal itu. Aku menjelma...
Baca SelengkapnyaDetailsOleh Rizky Ardilla Langkahmu mengantarkan cahaya jiwaBergerak merangkak menerangi relung batin anak anak didik Kata-katamu terpilin indah, bijak, dan teraturMengisi...
Baca SelengkapnyaDetailsDan aku menemui dirimu lagi malam ini. Di tepi pantai, ketika mataku menyapu bintang-bintang di atas sana. Ombak pasang surut...
Baca SelengkapnyaDetailsOleh Juni Ahyar Yang singkat itu waktu,sekejap berlari, tak pernah menoleh.Yang menipu itu dunia,bagai perhiasan kaca yang rapuh dan pecah.Yang...
Baca SelengkapnyaDetailsPuisi Religi: Karya Juni Ahyar Kamu berjalan di atas punggungku,Menapak sombong, melupa yang Satu.Di setiap langkah, aku berbisik lirih,“Wahai manusia,...
Baca SelengkapnyaDetailsOleh Muslimin Lamongan renik ini masih keliaran sangkalindera sekadar alat tanpa nuranilugas semesta ini adaNyamati logika terkapar rasalabirin mencari sanggah...
Baca SelengkapnyaDetailsOleh Juni Ahyar Tuliskan kesedihan di lembar hati,Ketika kata-kata tak mampu lagi menari.Ada rasa yang beku di sela napas,Ada cinta...
Baca SelengkapnyaDetailshttps://youtu.be/B6u8WXVYl5E?si=-IJ5SUtOJW1dMIPu Pulau Pinang, Malaysia – Seorang pemuisi muda berbakat, Muhammad Al-Azim Bin Mohd Effendi, kembali dengan karya terbaharunya berjudul Pesanan...
Baca SelengkapnyaDetailsOleh Juni Ahyar Dengarlah kicau burung-burung bernyanyi,Menjemput mentari pagi yang berseri.Langit tersenyum dengan sinar suci,Pertanda pujian pada Sang Ilahi.Alam raya...
Baca SelengkapnyaDetailsBIKIN PUISI LAGI Hari ini aku harus menulissebarisan kata yang keluar dengan sendirinyaApakah ia akan mengumpat atau mencelaAku pun tak...
Baca SelengkapnyaDetails© 2025 potretonline.com