Keputusan Sepahit Luka

September 2025
Oleh: Juni Ahyar

Puisi Karya Juni Ahyar

Di sini, di batas ketahanan yang rapuh, 

Aku berdiri, memunggungi kenangan. 

Bukan karena benci, tapi terpaksa, 

Pergi menjauh, agar jiwa tak binasa.

Kau ukir di dada sejuta luka, 

Dengan tangan yang dulu menanam kata cinta. 

Kau hiraukan gema, kau abaikan rasa, 

Seolah hati ini, tak berharga.

Pedihnya hati ini, kau buat kecewa, 

Apalah arti janji, jika hanya tipuan fana? 

Kau taburkan benih, lalu kau cabut akarnya, 

Membuat cinta yang suci, kini hanya abu sisa.

Andaikan sedetik kau tau rasaku, 

Setulus cintaku, tanpa kepalsuan sedikit pun. 

Tak mungkin semudah itu kau putuskan, 

Berbuat semaumu, menghancurkan tanpa penyesalan.

Langkah ini kuambil, meski berat dan perih, 

Meninggalkan jejak, mencari damai yang sirih. 

Terpaksa aku pergi jauh darimu, 

Karena tak tahan, terus begini, mati perlahan. 

Kekecewaan ini, kini jadi perisai diriku.

Tentang Penulis

Diskusi

Upload foto profil kecil (opsional)
Preview avatar
Memuat komentar...

Terbaru

Puisi terbaru untuk dibaca

Populer

Puisi yang banyak dibaca

Populer Mingguan

Berdasarkan jumlah pembaca 7 hari terakhir

Welcome Back!

Login to your account below

Create New Account!

Fill the forms below to register

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Add New Playlist