Oleh Asmaul Husna Inong Literasi Salah satu metode dalam pembelajaran yang populer dan sering digunakan adalah memberikan reward atau hadiahsetelah tujuan pembelajaran tertentu tercapai. Memberikanreward yang benar diyakini mampu memberikan dampakyang signifikan dalam meningkatkan motivasi belajar, melatihdisiplin, kepercayaan diri, serta membentuk perilaku baik. Tentunya pemberian reward ini harus disesuaikan dengantingkat usia anak agar tepat sasaran. Tidak terkecuali dalammengajarkan anak berpuasa, juga bisa menerapkan metodeini. Kita sebagai orangtua tentu bisa memilih caramemberikan reward agar lebih meninggalkan kesanmendalam dan membekas di jiwa anak, bahkan akan denganbangga diceritakan dan diterapkan kelak bagi anak cucu. Bukankah kita juga akan kecipratan pahalanya? Dan yang paling penting mereka akan menikmati proses belajarberpuasa yang menyenangkan. Seperti pengalaman yang dirasakan oleh seorang teman. Saat ia kecil, ia dan adik-adiknya akan sangat bersemangat dan bahagia ketika bulan Ramadhan tiba. Ayah mereka akanmemberikan uang Rp 1.000 (nilainya tentu saat besar kala itu) setiap kali mereka mampu berpuasa sampai magrib. Dan kumpulan rupiah itu akan diberikan saat Idul Fitri tiba. Yang paling banyak berpuasa tentu akan mendapatkan lebih banyakrupiah. Sungguh sebuah pengalaman yang tak terlupakan. Sedikit berbagi pengalaman saat kami mengajarkan puasapada anak-anak ketika mereka berusia 5-8 tahun, yang awalnya terinspirasi dari postingan seorang teman (semogabisa menjadi tabungan pahala baginya). Kami menyiapkanhadiah kecil sebanyak tiga puluh hadiah sejumlah hari dalamsebulan puasa untuk setiap anak. Dikarenakan kami mempunyai dua anak pada waktu itu yang akan kami ajarkanuntuk berpuasa, maka kami harus menyiapkan enam puluhhadiah. Ketika si anak mampu berpuasa sampai waktunyaberbuka maka mereka boleh mengambil satu hadiah. ...
By Mohd Abbas Abdul Razak, PhD Visiting AIU In early August 2025, I had the opportunity to visit Albukhary International...
If you’re a teacher, student, or parent in Indonesia, you know this scene all too well. Just as everyone finally...
Oleh Muhammad Fahri Asal Sekolah: SMA 2 Samalanga, Kabupaten Bireun, Aceh Di masa sekarang, pergaulan remaja harus menjadi perhatian semua...
Menyongsong tahun ajaran 2025 / 2026, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) melakukan perubahan dalam kurikulum nasional atau kurikulum merdeka....
Oleh Feri Irawan*Kepala SMKN 1 Jeunieb Perubahan besar kembali menyambangi dunia pendidikan kejuruan di Indonesia atau SMK. Kali ini, pergantian...
Oleh Nurkamari Guru MTs Tastafi, Pidie Jaya, Alumnus Jabal Ghafur, Pidie Pendidikan tinggi merupakan salah satu pilar penting dalam menciptakan generasi...
Oleh Mamin Hsn Di Tanjung Pinang, Kepulauan Riau (Kepri) Ketika ampuan konsep pendidikan sudah teraplikasikan dengan sistematika, maka penyesuaian kurikulum...
Oleh Tabrani Yunis Lomba menulis majalah POTRET, kini Potretonline.com, mengangkat tema “Gugat Cerai di Aceh”. Pemilihan tema ini sejalan dengan...
Potretonline.com-Cepu , 2 Februari 2025 – Majelis Tabligh dan Pustaka Informasi Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora,...
© 2026 potretonline.com






