Air Mendidih Tidak Pernah Memantulkan Bayangan
Oleh Saiful Bahri Berdomisili di Jakarta Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Coba anda perhatikan panci di dapur. Saat air mendidih, gelembungnya...
Temukan semua artikel terbaru dalam kategori Edukasi.
Oleh Saiful Bahri Berdomisili di Jakarta Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Coba anda perhatikan panci di dapur. Saat air mendidih, gelembungnya...
Oleh : Teuku Masrizar Minggu lalu saya dihubungi seorang guru Sekolah Rakyat (SR) Terintegrasi Aceh Selatan, menanyakan bibit...
Oleh Tabrani Yunis Direktur di Center for Community Development and Education Cemburu (jealous) adalah sifat manusia yang kerap...
Oleh Tabrani Yunis Perhelatan Pemilu Legislatif 9 April 2014 telah usai. Komisi Pemilihan Umum (KPU) pun telah menetapkan...
Menunda tugas sering dianggap sebagai bentuk kemalasan. Padahal, dalam psikologi dikenal istilah academic self-handicapping, yaitu kecenderungan mengurangi usaha...
Oleh Marantika Fajar Wati Berdomisili di Jawa Barat Di Indonesia hari ini, menjadi orang tua bukan lagi sekadar...
Oleh Asmaul Husna Inong Literasi Salah satu metode dalam pembelajaran yang populer dan sering digunakan adalah memberikan reward atau hadiahsetelah tujuan pembelajaran tertentu tercapai. Memberikanreward yang benar diyakini mampu memberikan dampakyang signifikan dalam meningkatkan motivasi belajar, melatihdisiplin, kepercayaan diri, serta membentuk perilaku baik. Tentunya pemberian reward ini harus disesuaikan dengantingkat usia anak agar tepat sasaran. Tidak terkecuali dalammengajarkan anak berpuasa, juga bisa menerapkan metodeini. Kita sebagai orangtua tentu bisa memilih caramemberikan reward agar lebih meninggalkan kesanmendalam dan membekas di jiwa anak, bahkan akan denganbangga diceritakan dan diterapkan kelak bagi anak cucu. Bukankah kita juga akan kecipratan pahalanya? Dan yang paling penting mereka akan menikmati proses belajarberpuasa yang menyenangkan. Seperti pengalaman yang dirasakan oleh seorang teman. Saat ia kecil, ia dan adik-adiknya akan sangat bersemangat dan bahagia ketika bulan Ramadhan tiba. Ayah mereka akanmemberikan uang Rp 1.000 (nilainya tentu saat besar kala itu) setiap kali mereka mampu berpuasa sampai magrib. Dan kumpulan rupiah itu akan diberikan saat Idul Fitri tiba. Yang paling banyak berpuasa tentu akan mendapatkan lebih banyakrupiah. Sungguh sebuah pengalaman yang tak terlupakan. Sedikit berbagi pengalaman saat kami mengajarkan puasapada anak-anak ketika mereka berusia 5-8 tahun, yang awalnya terinspirasi dari postingan seorang teman (semogabisa menjadi tabungan pahala baginya)....
By Mohd Abbas Abdul Razak, PhD Visiting AIU In early August 2025, I had the opportunity to visit...