Puisi

Rubrik Puisi adalah ruang bagi kata-kata yang diramu menjadi cahaya, luka, harapan, dan rahasia. Di sini, setiap bait bukan sekadar rangkaian kalimat, tetapi jejak perasaan yang ditulis dengan ketajaman imaji dan kejujuran batin. Rubrik ini membuka pintu bagi suara-suara yang ingin berbicara lewat lirih metafora, menantang keheningan, dan merayakan sisi paling manusia dari pengalaman: cinta, kehilangan, waktu, dan kerinduan. Setiap puisi menjadi undangan untuk berhenti sejenak, lalu merasakan.

966 artikel Diperbarui: 06 Juni 2026
Filter: Terbaru Terpopuler Pilihan Editor
Puisi

Kapankah?

Oleh Asmaul Husna Inong literasi Besi yang kokoh Tertancap kuat di balik tanah Batu mencengkram adukan semen  pasir yang menyatu enggan terpisah Takkan lekang, takkan goyang, dan takkan hilang Titian panjang tempat berlalu Menyambung asa merakit persaudaraan Hijau membentang selaksa pandangan Ranum wangi semerbak kesturi Pipit menari di sela senja Bulir padi kian merunduk Pertanda panen segera tiba...

POTRET Budaya

Perjalanan Suci Sang Mentari

Oleh Tabrani Yunis Hujan pagi ini Datang lebih dini Sebelum mentari meniti hari Mengikis embun jatuh ke bumi...

Puisi

Filosofi Jarimu

anto narasoma o, bukan sekadar wujud yang saling berjajar satu sama lain karena jari-jari dari berbagai bentuk,selalu menyapa...

Puisi

Serangkai Puisi Delia Rawanita

MENGENANG IBUDelia Rawanita Perlahan kususuri rumah iniBegitu lama tak berpenghuniTampak debu menebar pengap tanpa cahaya Ku teruskan langkah...

Puisi

Gamang

Oleh Tabrani Yunis Dik Mari duduk merapat sejenak Tataplah mataku dan lihatlah Adakah pandangan dan penglihatanku masih lurus...

Antologi Puisi

Untaian Puisi Julia Ikin

DETAK YANG KEMBALI KEPADA-MU Detak jantung yang bersajakbukan milikkuia hanya meminjam bunyiuntuk menyebut nama-Mu Setiap denyut adalah tasbihyang...

Puisi

Ia Aceh

Oleh Mustiar Ar Ia Aceh, lahir dari tanah yang tak suka tunduk.Langkahnya ditempa ombak dan doa panjang.Ia diam...

Antologi Puisi

Senarai Puisi Ammet Jebat@3

Puisi 1 IBU YANG MENJAHIT LUKA ACHEH Ibu tidak sempat menutup jendela banjir menggoncang tanpa amaran di dadanya,...

Prosa

Pena yang Tunduk

Oleh Alkhair Aljohore Kami menulis bukan menunjukKami menulis untuk fahamKata datang dari sunyiBukan dari dada sombong Ilham itu...