Berkalang Musim Rindu Sirna
Oleh Mustiar Ar Berkalang musim, rindu akhirnya luruh menjadi debu. Daun-daun waktu gugur tanpa sempat mengucap salam. Langit...
Rubrik Puisi adalah ruang bagi kata-kata yang diramu menjadi cahaya, luka, harapan, dan rahasia. Di sini, setiap bait bukan sekadar rangkaian kalimat, tetapi jejak perasaan yang ditulis dengan ketajaman imaji dan kejujuran batin. Rubrik ini membuka pintu bagi suara-suara yang ingin berbicara lewat lirih metafora, menantang keheningan, dan merayakan sisi paling manusia dari pengalaman: cinta, kehilangan, waktu, dan kerinduan. Setiap puisi menjadi undangan untuk berhenti sejenak, lalu merasakan.
Oleh Mustiar Ar Berkalang musim, rindu akhirnya luruh menjadi debu. Daun-daun waktu gugur tanpa sempat mengucap salam. Langit...
Oleh Lahmuddin Yurdani Kulalui kehidupan dengan segenap harapan Walau harus melewati kerikil kerikil tajam Aku hidup dalam angan...
Oleh Muhrain Ombak Malaka alur Andaman jalan lintas dunia energi jalur dagang dunia masa kini di sana...
Oleh: Istiqomah,S.Si (Fisikawan Demokrasi/Alumni Fisika Universitas Airlangga Surabaya) Hukum kekekalan energi berkata:Energi tidak pernah hilang.Ia hanya berubah bentuk....
Oleh : Istiqomah,S.Si (Fisikawan Demokrasi/Alumni Fisika Universitas Airlangga Surabaya) Di papan tulis republik inikita pernah menulis rumus f...
Karya: Istiqomah, S.Si (Fisikawan Demokrasi/Alumni Fisika Universitas Airlangga Surabaya) Dalam sistem dapur berlaku hukum kekekalan energi.Energi tidak pernah...
Oleh Nasrul BK Ku cuba berlariketika mendaki Bukit Sulainafas makin kencangoksigen laju kuhirup masukkarbon dioksida ku lepasbunyi nafas...
Oleh_Juni Ahyar Tiga tahun…kata-kata sastra menggelar makna,menghamparkan sunyi di atas meja-meja waktu,sementara ratusan ribu antologihanya menjadi debu yang...
Oleh : Istiqomah,S.Si (Fisikawan Demokrasi/Alumni Fisika Universitas Airlangga Surabaya) Demokrasi punya setengah waktu paruh. Ia meluruh pelan saat...