Puisi

Asa Nan Karam

Juli 2026
Oleh: Lahmuddin Yurdani

Oleh Lahmuddin Yurdani

Kulalui kehidupan dengan segenap harapan

Walau harus melewati kerikil kerikil tajam

Aku hidup dalam angan angan bayangan yang menjulang

cita citaku sangat berlebihan

namun mulia dalam harapan..

Aku bagaikan musafir yang tidak tahu arah dan tujuan hingga aku karam di tengah lautan

Dalam kefanaan aku hanyut menuju tepian

namun apa daya  deburan ombak menghempaskanku di atas karang yang tajam.

Remuk sudah tulang belulang 

namun aku tetap menggapai 

Tepian

Dengan secerca harapan

Kadang aku letih 

Dalam tangisan

Seakan hidup tiada harapan 

Kadang aku tersenyum

dalam kegetiran

dalam keputusasaan

Inikah cobaan

Mengapa aku harus menyerah dengan kegagalan

Mengapa aku bertumpu dengan kemampuan 

Bukan kah kekuatan doa melebihi harapan

Azan subuh membangunkanku..

Tetesan air wudhuk mengingatku

arti mimpiku

Darussalam 30 zulhijjah 2010

Ikuti Kami
Channel WhatsApp Potret Online
Dapatkan berita terbaru langsung di WhatsApp kamu
Ikuti Sekarang
Tentang Penulis
Lahmuddin Yurdani
Berdomisili di Manggeng, Aceh Barat Daya

Diskusi

Upload foto profil kecil (opsional)
Preview avatar
Memuat komentar...

Terbaru

Puisi terbaru untuk dibaca

Populer

Puisi yang banyak dibaca

Populer Mingguan

Berdasarkan jumlah pembaca 7 hari terakhir