• Latest
PERSAHABATAN BEDA AGAMA

PERSAHABATAN BEDA AGAMA

Januari 29, 2024
8a775060-2ffc-40bc-a7c8-7d5eeda6427a

Mengenal Ayu Zhafira, Finalis Miss Norway Berdarah Sumatera Barat

Maret 30, 2026
IMG_0551

Jalan yang Kita Pilih

Maret 30, 2026

Iran: Ketahanan, Kepemimpinan Teknologi, dan Transformasi di Tengah Blokade Internasional

Maret 30, 2026
db120a04-bc3f-416f-8477-98be379296aa

Peran OSIS  Dalam Membangun Budaya Sekolah 

Maret 30, 2026
0531533e-b691-47af-a72c-150e25a07ee5

Di Dalam Gelap, Ada Ibu

Maret 30, 2026
20362b6b-fe28-40ff-a0c0-c08280e7bbff

Indonesia, Mundurlah dari Dewan Perdamaian Trump: 175 Siswi Tewas

Maret 30, 2026
IMG_0542

Jejak Darah di Terbangan: Kematian Letnan Satu Molenaar alias Kapitan Lhoknga dan Perlawanan Rakyat Aceh Selatan

Maret 30, 2026
IMG_0518

Mencari Akar Sejarah Nama Manggeng

Maret 29, 2026
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Penulis
  • Kirim Naskah
No Result
View All Result
SAVED POSTS
AI News
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Penulis
  • Kirim Naskah
No Result
View All Result
POTRET
No Result
View All Result

PERSAHABATAN BEDA AGAMA

Redaksiby Redaksi
Januari 29, 2024
Reading Time: 5 mins read
PERSAHABATAN BEDA AGAMA
588
SHARES
3.3k
VIEWS
Summarize with ChatGPTShare to Facebook

Oleh : Miftahul Jannah

Kelas/Jurusan : X TKJ 1 SMKN 1 Al Mubarkeya Aceh Besar

 

Di sebuah Universitas Megaharta yaitu universitas yang sangat terkemuka di kota Megapolitan. Terlihat seorang gadis berhijab yang sedang duduk di kursi taman di depan universitas Megaharta. Gadis itu sedang membaca sebuah buku, ia tampak serius dengan bacaannya.

Gadis itu bernama Aisyah Azzahra. Ia dikenal sebagai seorang mahasiswa yang anti sekali berpacaran dan ia bahkan berbicara dengan lawan jenisnya jika perlu saja. Bisa dikatakan Aisyah sangat menjaga dirinya, ia hanya dekat dengan Ayah dan saudara laki lakinya saja.

“Sudah jam segini, sebaiknya aku langsung balik ke kelas saja” monolog Aisya yang melihat ke arah jam tangan miliknya. Aisya pun berjalan menuju ke kelas, namun di perjalanan langkahnya terhenti saat melihat seorang gadis yang terjatuh tak jauh dari Aisyah berdiri. Aisyah pun langsung menghampiri gadis itu dan menolongnya.

 

“Apa kamu tak apa apa? ” tanya Aisyah sembari membantu gadis itu berdiri.

“Aduh sepertinya kakiku terkilir” ucap gadis itu menahan sakit di kakinya. Aisyah membantu gadis itu untuk menuju ke sebuah kursi dan mendudukkannya.

“Kamu tunggu di sini ya, saya coba cari orang yang bisa tolong kamu” ucap Aisyah yang lalu bergegas pergi mencari bantuan.

Aisyah pun menghampiri seorang penjaga, lalu meminta tolong untuk membantunya. Setelah beberapa menit mencari bantuan, Aisyah akhirnya berhasil menemukan seorang petugas keamanan yang sedang berjaga di dekat area kampus. Aisyah segera memberitahukan keadaan gadis yang sedang terluka tersebut dan meminta bantuan untuk membawanya ke rumah sakit terdekat.

“Permisi, pak” sapa Aisyah.

Penjaga itupun menoleh ke arah Aisyah. “Iya, ada apa ya?” tanya Petugas keamanan.

“Bisa tolong teman saya gak pak? Sepertinya kakinya terkilir” ucap Aisyah  memberi tahu maksudnya ke pak petugas.

Mendengar itu Petugas keamanan pun segera mendatangi tempat di mana gadis yang terkilir itu berada.

“Waduh terkilir ini, kakinya harus diurut bagaimana kalau kamu ikut saya ke tukang urut gak jauh dari sini” tawar petugas keamanan. Si gadis sempat ragu, namun saat mendengar perkataan Aisyah yang akan  menemaninya ia pun setuju.

“Gakpapa, saya akan nemenin kamu” ucap Aisyah.

“Maaf ya membuat mu harus tinggalin kelas untuk hari ini” ucap sang gadis merasa tak enak.

Pada akhirnya mereka pun pergi ke tempat urut yang dimaksud oleh penjaga keamanan. Sesampainya di sana, kaki gadis itu langsung ditangani oleh seorang wanita lansia yang mungkin umurnya 50 tahun ke atas.

Si gadis memegang erat tangan Aisyah selama proses pengurutan berjalan. Syukurnya semua berjalan dengan lancar dan si gadis sudah bisa berjalan seperti semula hanya saja nyeri nya masih terasa walaupun tak senyeri sebelum diurut.

ADVERTISEMENT

 Beberapa hari kemudian setelah kejadian itu Aisyah berkuliah seperti biasa dan melakukan aktivasinya seperti membaca buku. Hingga di mana ia dihampiri oleh gadis yang pernah ia bantu, gadis itu duduk di sebelah Aisyah.

“Hay, lagi apa? ” tanya Gadis itu.

“Oh, ini saya lagi baca buku” balas ramah Aisyah, si gadis menganguk paham.

 

“Makasih ya kamu sudah bantu aki waktu itu, ” ucap sang gadis di balas senyuman manis dari Aisyah

“Ohya, kita belum kenalan aku Cristina namamu siapa? ” tanya Cristina.

Baca Juga

IMG_0551

Jalan yang Kita Pilih

Maret 30, 2026
76c605df-1b07-40f1-ab7e-189b529b4818

Filosofi Ketupat

Maret 29, 2026
5de97004-0731-46d3-b7a2-38575dadc077

Serangkai Puisi Putri Nanda Roswati

Maret 28, 2026

“Aku Aisyah” balas Aisyah.

Setelah mengenal satu sama lain, mereka pun saling bertukar kontak, mereka juga bercengkrama sebentar sebelum akhirnya berpisah karena ada kelas. Sepulang dari kampus mereka berdua janjian untuk pergi ke sebuah Cafe untuk ngobrol santai di sana.

Mereka pun banyak bercerita hingga mereka saling tahu jika mereka berbeda agama, namun hal itu tidak membuat pertemanan mereka berhenti di hari itu juga hanya karena berbeda keyakinan. Hari hari pun berlalu dan mereka bedua semakin akrab dan bahkan saking akrabnya sering di kira adik kakak.

 

“Aisyah kamu gak gerah ya pakai hijab? Aku jadi penasaran sama hijab kamu” ujar Cristina.

“Gak aku gak gerah karena sudah terbiasa, dari kecil aku memang sudah berhijab, ” balas Aisyah. Cristina mengangguk anggukan kepalanya paham.

“kamu mau coba?” tanya Aisyah dibalas anggukan semangat dari Cristina.

Aisyah pun mengajak Cristina ke rumahnya karena pada saat itu Aisyah tidak membawa hijab lebih. Setiba di rumah Aisyah, mereka berdua menuju ke kamar Aisyah dan setibanya di sana Aisyah menyuruh Cristina memilih hijab yang ingin dipakai.

“Eh tapi kalo aku pakai aku gak bakal masuk ke islam kan? ” tanya Cristina.

Aisyah terkekeh pelan, “ya enggak lah Cris, kecuali kamu memang sudah yakin dan mengucapkan dua kalimat syahadat baru kamu masuk ke islam” jelas Aisyah.

Cristina pun mengangguk paham lalu segera memilih warna hijab yang ingin kau kenakan, Cristina tampak tertarik dengan hijab berwarna putih.

“Aku pakai yang ini aja kayaknya bagus” ucap Cristina menyerahkan hijab itu ke Aisyah.

Aisyah pun mengenakan hijab itu ke Cristina, tampak sangat cantik ketika Cristina memakai hijab berwarna putih itu apa lagi dipadukan dengan baju yang ia pakai yang berwarna hitam.

“MasyaAllah, cantik banget kamu Cris” puji Aisyah.

“Ah yang bener saja kamu, jadi malu” balas Cristina salah tingkah.

Mereka berduapun nampak saling tertawa saat melihat hasil pemakaian hijab tersebut. Beberapa jam kemudian mentari pun mulai terbenam, Cristina pamit pulang dan mereka akan berjanji untuk bertemu lagi di lain waktu.

Pertemanan Cristina dan Aisyah semakin dekat dan dari mereka berdua bisa kita lihat jika pertemanan tak perlu memandang siapa dirinya dan apa agamanya.

Kita bisa berteman dengan siapa saja asalkan tahu batasannya. Dan semoga kita bisa saling menghargai antar umat beragama.

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
18 Jun 2025 • 334x dibaca (7 hari)
Batu Gajah Hilang di Bate Iliek
Batu Gajah Hilang di Bate Iliek
23 Mar 2026 • 296x dibaca (7 hari)
Membuka Tabir Sejarah Kenegerian Manggeng dan Para Raja yang  Pernah Berkuasa
Membuka Tabir Sejarah Kenegerian Manggeng dan Para Raja yang  Pernah Berkuasa
27 Mar 2026 • 278x dibaca (7 hari)
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
12 Mar 2026 • 250x dibaca (7 hari)
Memutus Rantai Kemiskinan, Melawan Kufur Etika
Memutus Rantai Kemiskinan, Melawan Kufur Etika
20 Mar 2026 • 189x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.

Discussion about this post

Next Post
Kacabdisdik Bireuen Apresiasi Siswi SMAN 1 Juli Peraih Juara Dua Olympiade Sains SGI 2024

Kacabdisdik Bireuen Apresiasi Siswi SMAN 1 Juli Peraih Juara Dua Olympiade Sains SGI 2024

POTRET Online

© 2026 potretonline.com

  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Al-Qur’an
  • Kirim Naskah
  • Penulis

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Logout
  • Opini
  • Essay
  • Politik
  • PODCAST
  • Penulis
  • Kirim Naskah

© 2026 potretonline.com