• Latest

Cahaya Cinta

Januari 21, 2019
IMG_0573

Jejak Darah di Terbangan (Bagian Kedua): Para Tawanan, Hukuman Gantung, dan Pulangnya Sang Ulee Balang

April 1, 2026
feb80617-be76-419c-9e6f-22ef823bed1a

Trump Akan Tarik Pasukan, Tanda Amerika Kalah Perang Lawan Iran

April 1, 2026
Takwa

Membumikan Nilai Takwa Pascaramadan

April 1, 2026
Romantisme Secangkir Kopi

Romantisme Secangkir Kopi 

April 1, 2026
di ujung Magrib

Di Ujung Magrib

Maret 31, 2026
85645e8f-e49d-463f-8fa4-730280ce2b71

Pentingnya Sastra dalam Sistem Pendidikan Rusia sebagai Landasan Pembentukan Karakter dan Pola Pikir

Maret 31, 2026
Cahaya Cinta - 0e417695 171f 4238 b08b 77387e695a57 | Cerpen | Potret Online

Dari Geopolitik ke Dapur Rakyat: Krisis Global dan Rapuhnya Ekonomi Indonesia

Maret 31, 2026
ba05a86a-c490-46bf-9ae8-c75ef1da62eb

Nasrallah dan Jugendliteratur

Maret 31, 2026
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Esai
  • PODCAST
Rabu, April 1, 2026
  • Login
  • Register
POTRET Online
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Penulis
  • Kirim Naskah
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Penulis
  • Kirim Naskah
No Result
View All Result
POTRET Online
No Result
View All Result

Cahaya Cinta

Redaksi by Redaksi
Januari 21, 2019
in Cerpen, POTRET Budaya
Reading Time: 6 mins read
0
585
SHARES
3.3k
VIEWS
Summarize with ChatGPTShare to Facebook

   Oleh : Sitti Zahara Tarmizi
Siswi SMA Negeri 1 Bandardua, Ule Gle, PidieJjaya
Suara halilintar membuat Sitti terbangun dari tidurnya. Ia melihat jam yang ada di kamarnya, ternyata sudah sore. Ia bergegas ke kamar mandi. Setelah itu mengerjakan salat asar. Kemudian meminta izin sama ibunya.
“Mam.. mama.. Sitti ngaji dulu ya”(sambil menuju ke dapur)
“Iya nak, hati-hati” ( ibu memberikannya jajan, Sitti menyalaminya)
 Dalam perjalanan menuju pesantren,  Sitti bertemu seorang lelaki.
“Ini Sitti kan?” (Katanya sambil tersenyum)
“Iya, dari mana tahu nama Sitti? “( jawabku kembali bertanya)
“Masya Allah Sitti, kok kamu tidak kenal dengan aku lagi”(katanya lagi)
“Hehe.. maaf, Sitti lupa”(jawab Sitti lagi)
Lelaki itu terus berkata ” aku ini Amar, kakak letingmu dulu waktu SD” (sambil menunduk Sitti menjawab) ” hehe iya kak, ya sudah Sitti pergi ngaji dulu ya” 
Dengan tampang agak kecewa, pemuda yang mengatasnamakan Amar tersebut berkata lagi
“Iya Sit.. boleh kakak antarin?” 
“Gak papa kak, terima kasih atas tawarannya”(jawab Sitti tersipu malu)
“Ya sudah hati-hati ya”(kata Amar lagi)
“Iya kak”(kata Sitti sambil melanjutkkan langkahnya.
Keesokan harinya, Sitti ke sekolah seperti biasanya. Tanpa diduga ternyata Amar satu sekolah dengannya.
“Eh kak  Amar,kok di sini”(kata Sitti terkejut)
“Eh Sitti, oya iya lupa aku ceritakan kemarin, aku pindah sekolah ke sini” (jawab Amar menjelaskan)
“Hehe.. iya kak, ya udah Sitti masuk dulu ya, teman-teman pada nunggu”(kata Sitti lagi)
   Seperti biasanya, Sitti tetap menngaji dan sekolah. Bisa dikatakan hampir tiap hari bertemu dengan Amar. Hal itu, membuat Amar jatuh cinta.
” Sitti.. bolehkah ku ngomong sesuatu?” (Kata Amar suatu hari)
“Iya kak boleh”(jawab Sitti singkat)
“Bolehkah ku mengenalmu?”(kata Amar berharap)
Dengan rasa tidak mengerti Sitti menjawab lagi” Bukankah kita sudah saling kenal?”
Amar melanjutkan” maksudku mengenal lebih lanjut” 
Sitti mengerut keningnya sambil berkata lagi ” Sitti semaki tak mengerti kak”
Amar menambahkan lagi” maukah kau menjadi pendampingku?”
Dengan mata terbelalak,Sitti menjawab” maksud kakak, jadi istri kakak?”
Dengan penuh kesabaran Amar berkata lagi
“Aku..aku… belum siap jadi seorang ayah, maukah kau jadi pacarku?”
Dengan wajah kesal Sitti menjawab” maaf kak, Sitti tidak suka pacaran, kalau kakak benaran sayang temui orang tua Sitti”(itulah Sitti, dia paling tidak suka kalau ada yang mengajaknya pacaran)
“Iya Sit.. Sitti kan bisa lihat sendiri kakak masih sekolah, belum bisa jadi ayah terbaik buat anak-anak kita nanti, kerjapun belum ada”(kata Amar panjang lebar)
Dengan tenang Sitti menjawab” kak.. sebelumnya Sitti minta maaf, kita mempersiapkan diri bukan dengan pacaran, tapi memperbaiki diri, soal kerja bisa kita cari sama-sama”
Dengan wajah menunduk malu Amar bergegas pergi.
Kejadian tersebut, membuat Amar sadar. Indahnya pacaran setelah pernikahan. Tahun pun berganti, tiba saatnya Amar ingin meminang Sitti.
“Assalamualaikum..”(Amar mengetuk pintu rumah keluarga Sitti tinggal)
Setelah dibuka, Amar menceritakan semua keinginannya. Ayah Sitti bertanya” apa yang membuat nak Amar melamar putri bapak?” 
Dengan tenang Amar menjawab ” akhlaknya pak, putri bapak yang telah mengajak saya kepada kebaikan”.
   Beberapa bulan kemudian, mereka menikah dan hidup bahagia.

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
18 Jun 2025 • 355x dibaca (7 hari)
Membuka Tabir Sejarah Kenegerian Manggeng dan Para Raja yang  Pernah Berkuasa
Membuka Tabir Sejarah Kenegerian Manggeng dan Para Raja yang  Pernah Berkuasa
27 Mar 2026 • 353x dibaca (7 hari)
Batu Gajah Hilang di Bate Iliek
Batu Gajah Hilang di Bate Iliek
23 Mar 2026 • 319x dibaca (7 hari)
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
12 Mar 2026 • 268x dibaca (7 hari)
Memutus Rantai Kemiskinan, Melawan Kufur Etika
Memutus Rantai Kemiskinan, Melawan Kufur Etika
20 Mar 2026 • 212x dibaca (7 hari)
ADVERTISEMENT
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.

Baca Juga

di ujung Magrib

Di Ujung Magrib

Maret 31, 2026
IMG_0551

Jalan yang Kita Pilih

Maret 30, 2026
76c605df-1b07-40f1-ab7e-189b529b4818

Filosofi Ketupat

Maret 29, 2026
SummarizeShare234Tweet146
Redaksi

Redaksi

Majalah Perempuan Aceh

Baca Juga

IMG_0573
Sejarah

Jejak Darah di Terbangan (Bagian Kedua): Para Tawanan, Hukuman Gantung, dan Pulangnya Sang Ulee Balang

April 1, 2026
feb80617-be76-419c-9e6f-22ef823bed1a
#Amerika

Trump Akan Tarik Pasukan, Tanda Amerika Kalah Perang Lawan Iran

April 1, 2026
Takwa
Artikel

Membumikan Nilai Takwa Pascaramadan

April 1, 2026
Romantisme Secangkir Kopi
Esai

Romantisme Secangkir Kopi 

April 1, 2026
Next Post

TIGA KUNCI SURGA VERSI AL-QUR’AN DAN SUNNAH

POTRET Online

© 2026 potretonline.com

  • Home
  • Tentang Kami
  • Kirim Naskah
  • Disclaimer
  • Privacy Policy (Kebijakan Privasi)
  • Terms of Service (Syarat dan Ketentuan)
  • Penulis
  • Al-Qur’an

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Logout
  • Opini
  • Essay
  • Politik
  • PODCAST
  • Penulis
  • Kirim Naskah

© 2026 potretonline.com