Artikel · Potret Online

Di-PHK, Tapi Hati Tenang. Bekal Mental Karyawan Akhir Zaman

Penulis Saiful Bahri
Agustus 3, 2026
3 menit baca 45
752287a8-2121-4d8f-b755-ee36bd0919c1
Foto / IlustrasiDi-PHK, Tapi Hati Tenang. Bekal Mental Karyawan Akhir Zaman

PHK Bukan Akhir Dunia. Bisa Jadi Awal Pintu Rezeki Baru dari Allah

Oleh: Drs. Saiful Bahri

Motivation Trainer*

Pernah mendengar obrolan karyawan seperti ini:

“Pak… saya kena PHK. Cicilan rumah masih belum lunas, anak masih sekolah semua. Besok mau makan apa? Anak yang masih sekolah bagaimana masa depannya?”

Chat WA itu masuk jam 11 malam. Dari salah seorang karyawan yang 5 tahun saya bina.

Sebagai praktisi HRD lebih dari 20 tahun, saya paling paham kegelisahannya saat diumumkan PHK. Tangan gemetar. Hati nyesek. Karena kita tahu, di balik 1 surat itu ada anak, ada kontrakan, ada dapur di rumahnya yang harus ngebul. Tidak boleh berhenti.

Tapi 6 bulan kemudian, orang yang sama chat saya lagi:

“Alhamdulillah pak. Saya buka usaha kecil-kecilan sekarang. Alhamdulillah kini penghasilan bulanan saya lebih besar dari gaji dulu. Terima kasih sudah banyak memberikan motivasi kepada saya selama ini terutama tentang ujian dan kesabaran.”

Kok bisa?

Karena PHK itu bukan akhir rezeki. PHK itu bisa jadi “teguran sayang” dari Allah. Cara Allah memindahkan kita ke pintu yang lebih berkah. Jadi ingat kata bijak ini:  

“pintu rezeki itu luas, jangan tunggu di satu pintu, karena pintu yang lain masih tetap terbuka, asalkan kita tidak berhenti di satu titik.”

*1. PANIK ITU MANUSIAWI. TAPI JANGAN LAMA-LAMA*

Nabi Yaqub kehilangan Yusuf, beliau menangis. Wajar.

Tapi setelah itu beliau bilang: *إِنَّمَآ أَشْكُوا۟ بَثِّى وَحُزْنِىٓ إِلَى ٱللَّهِ*

_”Sesungguhnya hanya kepada Allah aku mengadukan kesusahan dan kesedihanku”_ *QS. Yusuf: 86*

Langkah pertama setelah terima surat PHK:

Sujud. Libatkan Allah. Yakinlah bahwa pasti akan digantikannya yang lebih baik lagi.

Ya… mengadulah kepada Allah. Bukan ke grup WA. Bukan ke pinjol. Justru itu semakin menambah masalah.

*2. 4 BEKAL MENTAL AGAR PHK JADI BERKAH*

*Bekal 1: TAUBAT & INTROPEKSI*

Tanya: “Selama ini gaji saya halal 100%? Shalat saya bolong gak? Ada dzalim ke orang, tidak ?”

Bisa jadi Allah tahan rezeki karena ada yang harus kita bersihkan dulu. *QS. Asy-Syura: 30*

*Bekal 2: SILATURAHMI JANGAN PUTUS*

Rasulullah SAW bersabda: _”Siapa mau dilapangkan rezekinya, sambung silaturahmi”_ *HR. Bukhari*

Chat mantan bos. Chat teman kerja. Siapa tahu dari situlah proyek baru datang. Jangan mengurung diri di rumah.

*Bekal 3: UPGRADE SKILL SELAMA “MASA TENANG”*

Jangan 8 jam scroll lowongan. 2 jam buat belajar. 1 jam Dhuha, Shalat Tahajud + Sedekah.

Allah janji: *وَمَن يَتَّقِ ٱللَّهَ يَجْعَل لَّهُۥ مَخْرَجًا وَيَرْزُقْهُ مِنْ حَيْثُ لَا يَحْتَسِبُ*

_”Barangsiapa bertakwa, Allah beri jalan keluar dan rezeki tak terduga”_ *QS. At-Talaq: 2-3*

*Bekal 4: JANGAN BURU-BURU TERIMA KERJA YANG ADA RIBA*

Ini perangkap paling besar. Karena panik, ambil kerjaan dengan bunga, pinjol, judi online.

Ingat: _”Rezeki yang buru-buru biasanya rezeki yang menyeret kita ke neraka”_

*3. KISAH NYATA DARI KANTOR SAYA*

Ada 2 karyawan kena PHK bareng.

Pak A: 3 hari langsung marah-marah di medsos, menyalahkan perusahaan, menyalahkan atasan, melamar sana sini tapi bohong di CV. 1 tahun menganagur.

Pak B: 3 hari istighfar, membenarkan shalat, buka jasa servis laptop dari rumah. 6 bulan omset 15 juta/bulan. Yang penting bergerak terus. _”Yang penting bukan masalah kerja tetap, tapi tetap bekerja.”_ Bekerja kan bisa di mana saja, asalkan halal dan berkah.

Bedanya? *Mental.* Bukan ijazah. Bukan koneksi.

*PENUTUP: PINTU SATU TUTUP, PINTU YANG LAIN MASIH TERBUKA*

Saudaraku yang sedang di-PHK…

Mungkin Allah lagi mengajari kita: _”Kerja di situ sudah cukup. Sekarang giliran Aku yang memberikan kerjaan yang lebih baik.”_

Jangan takut miskin. Takutlah kalau hati kita jauh dari Allah saat miskin.

*فَإِنَّ مَعَ ٱلْعُسْرِ يُسْرًا*

_”Sesungguhnya bersama kesulitan ada kemudahan”_ *QS. Al-Insyirah: 6*

PHK bukan kutukan. PHK bisa jadi undangan. Undangan untuk lebih dekat, lebih tawakal, lebih kreatif.

*Tetap tenang. Tetap ikhtiar. Allah tidsk tidur.*

*Drs. Saiful Bahri*

_Praktisi HRD & Penulis, Motivation Trainer_

Ikuti Kami
Channel WhatsApp Potret Online
Dapatkan berita terbaru langsung di WhatsApp kamu
Ikuti Sekarang
✦ ✦ ✦
Apakah tulisan ini bermanfaat?
Tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Redaksi tidak selalu sejalan dengan isi tulisan.
Tentang Penulis
Saiful Bahri
Media Perempuan Kritis dan Cerdas
Diskusi
Upload foto profil (opsional)
Memuat komentar...