Artikel · Potret Online

Bukan Gajimu yang Kecil, Tapi Pikiranmu yang Bikin Rezeki Seret

Penulis Saiful Bahri
Agustus 1, 2026
4 menit baca 13
752287a8-2121-4d8f-b755-ee36bd0919c1
Foto / IlustrasiBukan Gajimu yang Kecil, Tapi Pikiranmu yang Bikin Rezeki Seret


Bongkar 1 Mental Block yang Bikin Hidup Gitu-Gitu Aja*

*Oleh: FRS Saiful Bahri*

Sering kita jumpai pertanyaan seperti ini:

_”Pak, saya sudah udah lembur tiap hari. Pulang pukul 9 malam. Tapi kok tabungan tetap gitu-gitu saja, habis bulan habis gaji?”_

Kalimat ini saya dengar hampir tiap bulan. Sebagai praktisi HRD lebih dari 20 tahun, saya bertemu banyak karyawan yang kerja kerasnya masyaAllah. Tapi hidupnya masih pas-pasan.

Awalnya saya kira masalahnya hanya di gaji. Ternyata bukan.

Masalah utamanya ada di 1 kalimat yang sering mereka ucapkan:

_”Cari uang itu susah bangat pak…”_

PERANGKAP MINDSET “SUSAH”*

Saya jadi ingat kata bijak berikut: _”You are what you think”_

Anda adalah apa yang Anda pikirkan. Kalau Anda pikir negatif, alam bawah sadar akan mengikuti Anda.

Coba perhatikan. Kalau di kepala kita sudah tertanam _”rezeki itu sulit”_, maka otak kita akan bekerja 24 jam untuk membuktikan bahwa memang benar susah.

Lihat peluang = _”Ah itu tidak mungkin, pasti ribet”_

Ada info bisnis = _”Ah pasti butuh modal gede”_

Ada lowongan sampingan = _”Ah nanti nggak kebayar”_

Akhirnya kita benar-benar merasa susah. Bukan karena rezekinya tidak ada. Tapi karena kita menolak semua pintunya.

Padahal Allah berfirman dalam Al-Quran:

*وَمَا مِن دَآبَّةٍ فِى ٱلْأَرْضِ إِلَّا عَلَى ٱللَّهِ رِزْقُهَا*

_”Tidak suatu binatang melata pun di bumi melainkan Allah-lah yang memberi rezekinya”_ *QS. Hud: 6*

Masa rezeki cacing, lihat saja aja cicak yang merayap di dinding. Makanannya apa? Justru nyamuk yang terbang masuk ke mulut cicak. Sementara cicak tidak bisa terbang. Semut, burung Saja dijamin. Masa kita yang shalat 5 waktu malah tidak yakin?

*3 KESALAHAN ORANG YANG MIKIR “REZEKI ITU SUSAH”*

*1. Kerja Keras Tapi Lupa Sumber Rezeki*

Kita banting tulang 12 jam. Tapi shalat dhuha? Bolos. Sedekah? Lupa kepada saudara, bahkan bermusuhan dengan sesama.

Padahal janji Allah: *وَمَن يَتَّقِ ٱللَّهَ يَجْعَل لَّهُۥ مَخْرَجًا _ وَيَرْزُقْهُ مِنْ حَيْثُ لَا يَحْتَسِبُ*

_”Barangsiapa bertakwa kepada Allah, niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar. Dan memberinya rezeki dari arah yang tiada disangka-sangkanya”_ *QS. At-Talaq: 2-3*

Libatkan Allah dalam hidup, niscaya hidup kita akan lebih ringan. Jangan hanya kerja dan kerja.

Ingat, sekeras apa pun kita kerja tanpa melibatkan Allah, kita jauh dari berkah.

Kerja tanpa Allah = capek.

Kerja bareng Allah = insyaAllah cukup.

*2. Bandingin Diri dengan Orang Lain*

Lihat teman jualan laris → _”Dia mah modalnya ada, dia ada yang bantu”_

Lihat teman naik jabatan → _”Dia mah ada orang dalam”_

Ujungnya: iri, hasad, dan merasa diri tidak mampu.

Padahal rezeki sudah ditakar: *نَحْنُ قَسَمْنَا بَيْنَهُم مَّعِيشَتَهُمْ* _”Kami telah menentukan pembagian mereka”_ *QS. Az-Zukhruf: 32*

*3. Menunggu “Sempurna” Baru Mau Mulai*

_”Nanti kalau sudah punya modal 50 juta baru usaha”_

_”Nanti kalau udah pintar baru melamar kerja lain”_

Akibatnya: tidak mulai-mulai. Padahal rezeki itu dijemput, bukan ditunggu.

*LALU SOLUSINYA GIMANA? 3 LANGKAH PRAKTIS*

*Langkah 1: Ubah Pola Pikir*

Stop mengatakan: _”Cari uang susah”_

Ganti: _”Rezekiku sudah dijamin Allah. Tugasku ikhtiar dan tawakal. Aku percaya pada usaha dan doa”_

Ucapkan tiap pagi sebelum berangkat kerja. Jangan pikir macet di jalan. Sebab kalau itu dipikirkan, maka kita sudah lelah duluan, belum lagi dengan beban kerja di kantor.

*Langkah 2: Tambah 2 Amalan Pembuka Rezeki*

1. *Shalat Dhuha 4 rakaat*. Ini janji Nabi untuk kecukupan seharian.

2. *Sedekah Subuh*. Walau 5 ribu. Uji janji Allah di *QS. Saba: 39*

Saya buktikan di kantor. Karyawan yang rutin melakukan 2 ini, dalam 3-6 bulan pasti ada saja rezeki tak terduga. Setidak-tidaknya pikiran jadi tenang, tidak panik kalau dimutasi atau dipindahkan ke posisi yang menurut dia tidak nyaman.

*Langkah 3: Kerja Cerdas, Bukan Cuma Kerja Keras*

Tanya: “Skill apa yang bisa saya upgrade 1 jam tiap hari?” Pulang kerja saya harus ngapain lagi? Rutinitas positif apa yang bisa kita lakukan, baik saat di kantor maupun setelah jam kantor selesai. Itu akan sangat berpengaruh dalam hidup.

Tanya: “Masalah apa di kantor yang bisa saya selesaikan?” Kalau belum bisa, cari cara agar bisa diselesaikan. Karena itu akan sangat bagus untuk prestasi kerja Anda. Seorang atasan tidak suka ada karyawan yang bisanya mengadu tanpa solusi. Datanglah dengan pikiran positif yang meringankan beban pikiran atasan. Coba lakukan itu dan lihat hasilnya, pasti beda.

Orang yang punya mental _problem solving_ gajinya pasti naik. Jangan sebaliknya jadi _making problem_.

*PENUTUP*

Saudaraku…

Stop bilang “rezeki susah”. Karena dengan begitu kita sedang menuduh Allah pelit. Berburuk sangka kepada Allah.

Rezeki kita tidak pernah tertahan di langit.

Yang tertahan itu cara pikir kita di bumi.

Mulai hari ini, kerja keras + kerja cerdas + Libatkan Allah, insyaAllah aman.

InsyaAllah 6 bulan dari sekarang, kita yang akan bilang: _”Alhamdulillah, ternyata rezeki Allah luas banget”_

Aamiin.

 Saiful Bahri*

_Praktisi HRD & Penulis_

Ikuti Kami
Channel WhatsApp Potret Online
Dapatkan berita terbaru langsung di WhatsApp kamu
Ikuti Sekarang
✦ ✦ ✦
Apakah tulisan ini bermanfaat?
Tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Redaksi tidak selalu sejalan dengan isi tulisan.
Tentang Penulis
Saiful Bahri
Media Perempuan Kritis dan Cerdas
Diskusi
Upload foto profil (opsional)
Memuat komentar...