Ide Kreatif: Membuat Kaca Pembesar dari Botol Plastik Bekas Sebagai Sumber Belajar

Oleh Ir. Azhar, M.T.
Dosen Pada Fakultas Teknik Universitas Lampung
Tulisan ini terinspirasi dari tulisan Sdri. Syamsiah Ismail, M.Pd.yang dimuat pada Majalah POTRET(Potretonline.com), tanggal 11 Juni 2026 yang berjudul “Menyulap Barang Bekas Menjadi Sumber Belajar”.
Inti dari tulisan tersebut adalah tidak semua media pembelajaran yang dibutuhkan oleh guru tersedia di sekolah sesuai kebutuhan dan untuk itu barang-barang bekas dapat dimanfaatkan untuk mendukung proses pembelajaran.
Barang-barang bekas itu cukup banyak di sekitar kita dan bisa dimodifikasi untuk suatu tujuan pembelajaran tertentu.
Tulisan singkat ini mencoba mengangkat isu tersebut menjadi lebih nyata dalam ranah aplikatif, khususnya tentang pemanfaatan botol plastik bekas yang bisa dimodifikasi menjadi Kaca Pembesar.
Kaca Pembesar adalah alat sederhana yang digunakan untuk melihat benda-benda berukuran kecil dalam skala yang lebih besar, sehingga benda berukuran kecil itu menjadi lebih jelas. Kaca Pembesar atau sering disebut “Lup” pada prinsipnya adalah lensa cembung atau lensa positif.
Perihal Kaca Pembesar ini termasuk ke dalam ranah cabang ilmu Fisika Optik. Materi pembelajaran tentang Kaca Pembesar ini sudah diperkenalkan sejak SD, dilanjutkan ke SMP, SMA, hingga ke perguruan tinggi.
Namun pun demikian, Kaca Pembesar ini bisa saja diperkenalkan kepada anak-anak berusia dini; yang setidak-tidaknya bisa menggugah perhatian atau ketertarikan terhadap sains.
Membuat Kaca Pembesar dari Botol Plastik Bekas
Alat dan Bahan
• Botol plastik bening bekas
• Tutup botol (sebagai cetakan)
• Spidol permanen
• Gunting atau cutter
• Lem super (super glue)
• Jarum suntik
• Air bersih
Langkah-Langkah
1. Potong bagian botol yang cembung
Potong bagian atas botol plastik yang berbentuk cembung (melengkung keluar) karena bagian ini akan digunakan sebagai bahan lensa.
2. Buat pola lingkaran
Tempelkan tutup botol pada bagian plastik yang telah dipotong, lalu jiplak bentuk lingkarannya menggunakan spidol.
3. Jiplak dua lingkaran
Buat dua lingkaran dengan ukuran yang sama pada bagian plastik yang cembung.
4. Gunting lingkaran
Potong kedua lingkaran mengikuti garis yang telah dibuat hingga diperoleh dua keping plastik berbentuk lingkaran.
5. Siapkan dua keping lensa
Pastikan kedua lingkaran plastik memiliki ukuran yang sama dan permukaannya bersih.
6. Siapkan lem
Teteskan sedikit lem super pada permukaan yang rata dan bersih agar mudah digunakan saat proses perekatan.
7. Rekatkan kedua sisi
Oleskan lem tipis pada tepi salah satu lingkaran, kemudian tempelkan lingkaran kedua sehingga membentuk ruang kosong di bagian tengah. Sisakan celah kecil sebagai tempat memasukkan air.
8. Bentuk lensa cembung
Setelah direkatkan, kedua keping plastik akan membentuk lensa cembung berongga.
9. Sedot air dengan jarum suntik
Isi jarum suntik dengan air bersih.
10. Isi lensa dengan air
Masukkan ujung jarum suntik melalui celah yang masih terbuka, lalu isi rongga lensa dengan air hingga penuh.
11. Tutup lubang pengisian
Setelah lensa terisi air, tutup lubang bekas jarum suntik menggunakan lem. Pastikan tidak ada kebocoran.
12. Kaca pembesar siap digunakan
Tunggu lem mengering sempurna. Kaca pembesar sederhana dari botol plastik bekas kini siap digunakan untuk memperbesar tulisan atau benda kecil.
Gambar di bawah ini memperjelaskan langkah-langkah di atas.

Tips
• Gunakan botol plastik yang bening dan tidak tergores.
• Pastikan sambungan lem rapat agar air tidak bocor.
• Isi lensa dengan air bersih untuk mendapatkan hasil pembesaran yang lebih baik.
• Semakin cembung bentuk lensa, biasanya efek pembesarannya akan semakin besar.
Apabila tidak ada lem super, dapat menggunakan cairan dari buah-buahan seperti pada gambar di bawah ini. Buah maja.

—-*












