Temu Seniman di Apotek Warna: Sebuah Cerita Berontak Sejenak
Oleh: Kamaruzzaman (Kamar Agam) Siang jelas sore, empat seniman Aceh berjumpa di galeri Apotek Warna, kawasan Jalan Pendidikan,...
Rubrik Esai menghadirkan tulisan-tulisan reflektif yang merangkai pemikiran mendalam, kritik halus, dan pengalaman personal menjadi satu kesatuan naratif. Setiap esai mengajak pembaca melihat dunia dari sudut pandang yang lebih jernih—melampaui berita harian dan opini cepat. Di sini, gagasan diolah dengan bahasa yang tenang namun tajam, memberi ruang bagi penulis untuk bertanya, meragukan, menantang, dan menemukan makna di balik peristiwa. Rubrik ini menjadi tempat bagi suara yang ingin merenungkan hidup, zaman, dan manusia dengan cara yang lebih intim dan intelektual.
Oleh: Kamaruzzaman (Kamar Agam) Siang jelas sore, empat seniman Aceh berjumpa di galeri Apotek Warna, kawasan Jalan Pendidikan,...
Oleh: Nuyang Jaimee Sore itu, 25 Juli 2026. Taman Ismail Marzuki tidak dipenuhi teriakan demonstran sebagaimana lazimnya sebuah...
Oleh: Nita Juniarti Bahwa semua gerakan sosial akan menemukan jalannya masing-masing—pada akhirnya, saya makin percaya pada pepatah itu....
Keajaiban Istiqomah Membaca Al-Qur’an_ Oleh Saiful Bahri Ada seorang kakek yang setiap pagi setelah shalat Subuh selalu duduk...
Oleh: Fileski Walidha Tanjungu Kita semakin pandai membangun ruang, tetapi semakin gagap merawat asal-usul. Kita mendirikan bangunan yang...
Filosofi Piala Dunia Untuk Jiwa Yang Lelah Oleh Yani Andoko Refleksi Tentang Ikhlas, Move On, Dan Kemanusiaan Dari...
Front Penggerak Seni TIM Gelar Aksi Budaya, Serukan Pengembalian Marwah Taman Ismail Marzuki sebagai Pusat Kesenian Oleh: Nuyang...
Oleh: Nuyang Jaimee Di bawah langit malam puluhan seniman, sastrawan, pekerja budaya, dan pegiat komunitas berkumpul melingkar di...
Oleh Muhrain Pertunjukan bertajuk ‘Aceh Penakluk Gelombang Selat Malaka’ segera digelar di BTJ Kupi cabang Lampeuneurut. Panitia acara memberikan...