Oleh Fileski Walidha Tanjung Setiap zaman melahirkan kecemasan baru. Ketika mesin ketik mulai menggantikan tulisan tangan, sebagian orang khawatir sastra akan kehilangan jiwanya. Ketika komputer...
Baca Selengkapnya
Fileski Walidha Tanjung adalah penulis kelahiran Madiun 1988. Aktif menulis puisi, cerpen, esai di berbagai media nasional. Beberapa buku karya terbaru; Melukis Peristiwa, Luka yang Dijahit Doa, Interludium kapibara.
Oleh Fileski Walidha Tanjung Setiap zaman melahirkan kecemasan baru. Ketika mesin ketik mulai menggantikan tulisan tangan, sebagian orang khawatir sastra akan kehilangan jiwanya. Ketika komputer...
Baca SelengkapnyaOleh Fileski Walidha Tanjung Pada malam Jumat, 28 Mei 2026, saya diajak rekan-rekan budayawan untuk menghadiri tradisi melekan...
Baca SelengkapnyaOleh: Fileski Walidha Tanjung Beberapa hari terakhir, grup-grup percakapan dipenuhi kegelisahan yang nyaris seragam: China menutup ratusan program...
Baca SelengkapnyaOleh: Fileski Walidha Tanjung Setahun setelah kepergian Tulus Setiyadi pada 2025, saya datang bukan semata untuk berziarah kepada...
Baca SelengkapnyaOleh Fileski Walidha Tanjung Di Kediri, pada Jambore Taman Baca Masyarakat (TBM) Jawa Timur, para pegiat literasi berkumpul...
Baca SelengkapnyaOleh Fileski Walidha Tanjung Di tengah abad yang bergerak dengan kecepatan algoritma, manusia modern justru menghadapi paradoks yang...
Baca SelengkapnyaOleh Fileski Walidha Tanjung Di sebuah pusat perbelanjaan di Kota Madiun, Plaza Madiun pada Minggu siang yang riuh...
Baca SelengkapnyaOleh Fileski Walidha Tanjung Awalnya saya datang ke dunia sastra dari lorong yang disakralkan: halaman koran, meja...
Baca SelengkapnyaOeh Fileski Walidha Tanjung Saya hadir di sebuah diskusi yang berada di serambi Masjid Baiturrahman, pada sebuah malam...
Baca Selengkapnya