Oleh: Fileski Walidha Tanjungu Kita semakin pandai membangun ruang, tetapi semakin gagap merawat asal-usul. Kita mendirikan bangunan yang menjulang, menata jalan yang rapi, menggelar panggung...
Baca Selengkapnya
Fileski Walidha Tanjung adalah penulis kelahiran Madiun 1988. Aktif menulis puisi, cerpen, esai di berbagai media nasional. Beberapa buku karya terbaru; Melukis Peristiwa, Luka yang Dijahit Doa, Interludium kapibara.
Oleh: Fileski Walidha Tanjungu Kita semakin pandai membangun ruang, tetapi semakin gagap merawat asal-usul. Kita mendirikan bangunan yang menjulang, menata jalan yang rapi, menggelar panggung...
Baca SelengkapnyaOleh Fileski Walidha Tanjung Berkunjung ke Madiun; Pulang Bersama Sebuah Novel Madiun selama ini dikenal melalui rasa. Orang...
Baca SelengkapnyaOleh Fileski Walidha Tanjung Ada sebuah ironi yang terus tumbuh di tengah peradaban modern. Kita mampu memetakan hampir...
Baca SelengkapnyaOleh Fileski W Tanjung Di zaman yang mengukur keberhasilan melalui kecepatan, manusia perlahan kehilangan kemampuan paling purba: berhenti...
Baca Selengkapnyaoleh Fileski Walidha Tanjung Di tengah zaman yang semakin bising oleh algoritma, ketika perhatian manusia diperdagangkan menjadi komoditas...
Baca SelengkapnyaOleh Fileski Walidha Tanjung Malam itu, 17 Juni 2026, Pelataran Dekranasda di kawasan Tugu Pendekar, Kota Madiun, dipenuhi...
Baca SelengkapnyaOleh Fileski Walidha Tanjung Di tengah dunia yang semakin terhubung oleh teknologi, manusia justru menghadapi paradoks yang menarik....
Baca SelengkapnyaOleh Fileski Walidha Tanjung Sabtu, 13 Juni 2026, di kampus STKIP PGRI Ponorogo, Festival Literasi Bahasa dan Sastra...
Baca SelengkapnyaOleh Fileski Walidha Tanjung Di zaman ketika hampir segala hal diukur dengan angka, algoritma, dan keuntungan ekonomi, ruang-ruang...
Baca Selengkapnya