Oleh Fileski Walidha Tanjung Di tengah abad yang bergerak dengan kecepatan algoritma, manusia modern justru menghadapi paradoks yang ganjil: teknologi berkembang melampaui imajinasi, tetapi nurani...
Baca Selengkapnya
Fileski Walidha Tanjung adalah penulis kelahiran Madiun 1988. Aktif menulis puisi, cerpen, esai di berbagai media nasional. Beberapa buku karya terbaru; Melukis Peristiwa, Luka yang Dijahit Doa, Interludium kapibara.
Oleh Fileski Walidha Tanjung Di tengah abad yang bergerak dengan kecepatan algoritma, manusia modern justru menghadapi paradoks yang ganjil: teknologi berkembang melampaui imajinasi, tetapi nurani...
Baca SelengkapnyaOleh Fileski Walidha Tanjung Di sebuah pusat perbelanjaan di Kota Madiun, Plaza Madiun pada Minggu siang yang riuh...
Baca SelengkapnyaOleh Fileski Walidha Tanjung Awalnya saya datang ke dunia sastra dari lorong yang disakralkan: halaman koran, meja...
Baca SelengkapnyaOeh Fileski Walidha Tanjung Saya hadir di sebuah diskusi yang berada di serambi Masjid Baiturrahman, pada sebuah malam...
Baca SelengkapnyaOleh Fileski W Tanjung Madiun, 19 April 2026. Pasar Pundensari, Jl. Golek, Pelempayung, Gunungsari, Kabupaten Madiun, suasana tidak...
Baca SelengkapnyaOleh Fileski W Tanjung Nama saya Fileski Walidha Tanjung, dan esai ini saya tulis sebagai sebuah surat...
Baca SelengkapnyaOleh: Fileski Walidha Tanjung Ada momen-momen tertentu dalam sejarah sebuah kota ketika ia tidak lagi sekadar menjadi ruang...
Baca SelengkapnyaOleh Fileski Walidha Tanjung Saya dan kawan-kawan pegiat budaya duduk berdiskusi di pendopo Taman Obor di Kota Madiun,...
Baca SelengkapnyaOleh Fileski Walidha Tanjung Joglo Taman Obor, Kota Madiun, pada Jumat siang 10 April 2026 terasa lebih hidup...
Baca Selengkapnya