Oleh Fileski Walidha Tanjung Pada malam Jumat, 6 Maret 2026, selepas solat tarawih, sebuah guest house bernama Omahkoe di Kota Madiun berubah menjadi ruang percakapan...
Baca Selengkapnya
Fileski Walidha Tanjung adalah penulis kelahiran Madiun 1988. Aktif menulis puisi, cerpen, esai di berbagai media nasional. Beberapa buku karya terbaru; Melukis Peristiwa, Luka yang Dijahit Doa, Interludium kapibara.
Oleh Fileski Walidha Tanjung Pada malam Jumat, 6 Maret 2026, selepas solat tarawih, sebuah guest house bernama Omahkoe di Kota Madiun berubah menjadi ruang percakapan...
Baca SelengkapnyaMelekan Budaya: Sebuah Upaya Menghidupkan Ekosistem Kesenian di Daerah oleh Fileski Walidha Tanjung Saya Fileski, datang ke sebuah...
Baca SelengkapnyaOleh Fileski Walidha Tanjung Sebagai penyair, ada kebahagiaan yang sulit saya uraikan ketika mengetahui bahwa puisi saya,...
Baca SelengkapnyaOleh Fileski Walidha Tanjung Kita hidup di zaman ketika percakapan terdengar seperti bisik-bisik kecurigaan. Di ruang kerja, di...
Baca SelengkapnyaOleh Fileski Walidha Tanjung Saya lupa, hari ini ternyata 21 Februari. Hari yang sebetulnya paling kuhindari. Jika saja...
Baca SelengkapnyaSebuah Upaya Mengembalikan Hati ke Pusat Peradaban Oleh Fileski Walidha Tanjung Perbincangan saya dengan seseorang yang saya sebut...
Baca SelengkapnyaOleh Fileski Walidha Tanjung Saya menulis kuratorial ini bukan dari jarak aman seorang pengamat, melainkan dari posisi yang...
Baca SelengkapnyaPertemuan antara puisi dan musik selalu menghadirkan percakapan yang hangat, sekaligus reflektif. Di sebuah kesempatan penuh keakraban, saya,...
Baca Selengkapnya