oleh Fileski Walidha Tanjung Di tengah zaman yang semakin bising oleh algoritma, ketika perhatian manusia diperdagangkan menjadi komoditas dan kreativitas sering direduksi menjadi konten sesaat,...
Baca Selengkapnya
Fileski Walidha Tanjung adalah penulis kelahiran Madiun 1988. Aktif menulis puisi, cerpen, esai di berbagai media nasional. Beberapa buku karya terbaru; Melukis Peristiwa, Luka yang Dijahit Doa, Interludium kapibara.
oleh Fileski Walidha Tanjung Di tengah zaman yang semakin bising oleh algoritma, ketika perhatian manusia diperdagangkan menjadi komoditas dan kreativitas sering direduksi menjadi konten sesaat,...
Baca SelengkapnyaOleh Fileski Walidha Tanjung Malam itu, 17 Juni 2026, Pelataran Dekranasda di kawasan Tugu Pendekar, Kota Madiun, dipenuhi...
Baca SelengkapnyaOleh Fileski Walidha Tanjung Di tengah dunia yang semakin terhubung oleh teknologi, manusia justru menghadapi paradoks yang menarik....
Baca SelengkapnyaOleh Fileski Walidha Tanjung Sabtu, 13 Juni 2026, di kampus STKIP PGRI Ponorogo, Festival Literasi Bahasa dan Sastra...
Baca SelengkapnyaOleh Fileski Walidha Tanjung Di zaman ketika hampir segala hal diukur dengan angka, algoritma, dan keuntungan ekonomi, ruang-ruang...
Baca SelengkapnyaOleh Fileski Walidha Tanjung Di tengah zaman ketika ruang publik semakin sering dipenuhi hiruk-pikuk konsumsi dan hiburan instan,...
Baca SelengkapnyaOleh Fileski Walidha Tanjung Setiap zaman melahirkan kecemasan baru. Ketika mesin ketik mulai menggantikan tulisan tangan, sebagian orang...
Baca SelengkapnyaOleh Fileski Walidha Tanjung Pada malam Jumat, 28 Mei 2026, saya diajak rekan-rekan budayawan untuk menghadiri tradisi melekan...
Baca SelengkapnyaOleh: Fileski Walidha Tanjung Beberapa hari terakhir, grup-grup percakapan dipenuhi kegelisahan yang nyaris seragam: China menutup ratusan program...
Baca Selengkapnya