Anak Tidak Dibentuk Oleh Nasihat, Tapi Oleh Kebiasaan

Sistem Operasi Yang Kita Install Setiap Hari
Oleh Saiful Bahri
“Akar dari semua perilaku adalah kebiasaan.”
Dulu saya pikir mendidik anak itu cukup dengan sekali nasihat.
Sekali ceramah. Sekali marah. Sekali memberikan contoh.iya sudah cukup, ternyata tidak demikian.
Ternyata saya salah besar.
*1. HIDUP ANAK BUKAN DIBANGUN OLEH SEUUAH NASiHAT*
Hidup seorang anak tidak dibangun oleh sebuah nasihat yang sekali-sekali ia dengar.
Nasehat itu seperti air hujan. Turun, basah, lalu kering lagi.
Yang membangun hidupnya adalah kebiasaan yang dia ulang setiap hari.
Bangun jam berapa. Baca apa. Lihat apa. Didengar bagaimana. Diperlakukan seperti apa.
Anak tidak menjadi seperti yang kita katakan, seperti yang kita inginkan.
Anak menjadi seperti yang dia lihat berulang-ulang.
*2. KEBIASAAN = SISTEM OPERASI*
Setiap kebiasaan yang dilakukan berulang-ulang akan menjadi sistem operasi dalam dirinya.
Kalau setiap hari dia dibentak, sistem operasinya jadi, dia akan menjauh dari orang tuanya. : “Dunia ini menakutkan”
Namun kalau setiap hari dia dipuji, diapresiasi setiap usahanya, sistem operasinya jadi percaya diri dan dia berpikir “ Aku mampu kalau berusaha”
Kalau setiap hari dia lihat orang tuanya shalat, sistem operasinya jadi: “Ini prioritas utama”
Sistem itulah yang akan menentukan cara ia berpikir, merasakan, mengambil keputusan, bahkan cara memandang dirinya sendiri.
Kita tidak sedang mendidik anak. Kita sedang menginstal “software” ke dalam dirinya. Dan software itu jalan 24 jam.
*3. LALU BAGAIMANA SIKAP KITA?*
Rasulullah ﷺ mendidik bukan dengan ceramah panjang. Tapi dengan teladan setiap hari.
Lembut setiap hari. Shalat tepat waktu setiap hari. Jujur dengan siapa pun dan kapan pun.
Karena beliau tahu: yang diulang, akan jadi karakter.
Jadi sebelum kita menuntut anak berubah, tanya dulu pada diri sendiri
“Kebiasaan apa yang sudah saya ulang di depan dia setiap hari?”
Karena bisa jadi… yang kita panen hari ini, adalah kebiasaan yang dulu kita tanam.
Anak tidak melihat orang tua yang sempurna memberi nasihat.
Anak melihat dan meniru orang tua yang konsisten memberi teladan.
Wallahu a’lam bishawab.












