Mengingat bahwa akan bahaya besar menghadang generasi bangsa ini di masa depan sebagai akibat dari semakin berkurang minat mempelajari geografi dan menganggap tidak pentingnya geografi, serta rendahnya minat membaca, yang merendahkan kemampuan literasi, harus ada upaya serius dan berkelanjutan untuk mengatasi masalah atau realitas ini.
Karena persoalan dasar atau akar masalah yang dihadapi bangsa ini adalah masalah literasi, maka secara beriringan harus diatasi masalah literasi dengan meningkatkan kembali minat membaca generasi bangsa saat ini secara serius dan berkelanjutan. Lalu, membangun kesadaran generasi bangsa ini, kaum milenial dan Genzi membangun dan meningkatkan pemahaman mereka mengenai geografi dan ditambah dengan pengetahuan sejarah bangsa. Dengan demikian, masa depan generasi bangsa ini dan bahkan bangsa dan negara akan dapat diselamatkan dari berbagai ancaman, baik lokal maupun global, kini dan esok. Mari kita bangun kesadaran baru dari diri kita, keluarga, masyarakat dan bangsa ini untuk tidak mengabaikan dan memupuskan pengetahuan geografi dan sejarah. Semoga.
Artikel ini merupakan tulisan opini. Isi sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis dan tidak mencerminkan pandangan resmi Redaksi Potret Online.
Tentang Penulis
Bio Narasi
Tabrani Yunis, kelahiran Manggeng, Aceh Barat Daya, Aceh berlatarbelakang profesi seorang guru bahasa Inggris, mulai aktif menulis di media sejak pada medio Juni 1989. Aktif mengisi ruang atau rubrik opini di sejumlah media lokal dan hingga nasional. Menulis artikel, opini, essay dan puisi pilihan hidup yang kebutuhan hidup sehari-hari.
Telah menulis, lebih 1000 tulisan berupa opini, esası dan puisi yang telah publikasikan di berbagai media.Menerbitkan 2 buku, yang merupakan kumpupan tulisan dalam buku Membumikan Literasi dan buku antologi puisi “ Kulukis Namamu di Awan”
Aktif terlibat dalam membangun gerakan literasi anak negeri sejak tahun 1990 terutama di kalangan perempuan dan anak.
Bersama mendirikan LP2SM ( Lembaga Pengkajian dan Pengembangan Sumber daya Manusia) dan di tahun 1993 mendirikan Center for Community Development and Education (CCDE). Lalu, sebagai Direktur CCDE membidani terbitnya Majalah POTRET (2003) dan majalah Anak Cerdas (2013). Kini aktif mengelola Potretonline.com dan majalahanakcerdas.com, sambil mempraktikkan kemampuan entreneurship di POTRET Gallery, Banda Aceh