• Latest
Selembar Mukena di Ujung Malam - 94e8d667 4801 4d8a 83e0 289ce48469cf | Puisi Essay | Potret Online

Selembar Mukena di Ujung Malam

Maret 8, 2025
9fdb3c1c-1879-4f8c-9aa8-02113678bceb

Warisan Musik Aceh dari Gampong Padang Manggeng

April 21, 2026
Ilustrasi siluet pasangan dengan hati retak melambangkan cemburu, konflik emosional, dan hubungan yang rapuh

Cemburu Membunuh Perempuan

April 21, 2026
Selembar Mukena di Ujung Malam - 1001348646_11zon | Puisi Essay | Potret Online

Kisah Perempuan – Lubna dari Córdoba

April 21, 2026
Selembar Mukena di Ujung Malam - 1001353319_11zon | Puisi Essay | Potret Online

Fatimah al-Fihri, Pendiri Universitas Tertua

April 21, 2026
3753a9dd-0c43-46a6-9577-711a7479d4d5

Misogini Genital (Di) Kartini Digital

April 21, 2026
IMG_0878

Perempuan di Titik Klimaks

April 21, 2026
Selembar Mukena di Ujung Malam - 1001361361_11zon | Puisi Essay | Potret Online

Kisah Perempuan POTRET – Zaynab bint al-Kamal

April 21, 2026
d2a5b58f-c424-41eb-91dc-d0a057017eda

Menguak Kenangan Orkes Mekar Melati Manggeng dan Para Musisi Muda

April 21, 2026
Rabu, April 22, 2026
POTRET Online
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Sastra
  • Cerpen
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Sastra
  • Cerpen
No Result
View All Result
POTRET Online
No Result
View All Result

Selembar Mukena di Ujung Malam

Refleksi Spiritual dan Sosial di Bulan Ramadhan (7)

Gunawan Trihantoro by Gunawan Trihantoro
Maret 8, 2025
in Puisi Essay
Reading Time: 2 mins read
0
Selembar Mukena di Ujung Malam - 94e8d667 4801 4d8a 83e0 289ce48469cf | Puisi Essay | Potret Online

Ilustrasi

585
SHARES
3.2k
VIEWS

Oleh Gunawan Trihantoro
Sekretaris Komunitas Puisi Esai Jawa Tengah

Di sebuah mushala kecil di sudut kota,
seorang perempuan renta melipat mukena,
selembar kain putih yang telah kusam,
namun selalu basah oleh doa dan air mata.

Dulu, mukena itu hadiah dari suaminya,
seorang lelaki yang kini hanya ada dalam kenangan,
ia pergi di suatu Ramadhan bertahun silam,
meninggalkan rindu yang tak pernah usai.

Baca Juga
  • Negeriku Kaya Raya, Tapi Banyak Pencuri
  • Puasa, Lapar, dan Makna Sabar

Setiap malam, di sepertiga yang sunyi,
ia berdiri di hadapan Ilahi,
tak meminta kekayaan, tak memohon umur panjang,
hanya sebuah harapan kecil:
agar di surga nanti, ia kembali bertemu.

Di luar, hujan gerimis menitik pelan,
seorang anak muda masuk ke mushala,
bajunya lusuh, tubuhnya lelah,
tapi matanya mencari tempat bersimpuh.

Baca Juga
  • Api di Selatan, Duka di Langit
  • Membaca Ayat-ayat -Mu, Aku Jatuh cinta

Ia melihat perempuan renta itu,
tersenyum, lalu mendekat perlahan,
“Ibu, bolehkah saya sholat di sini?”
perempuan itu mengangguk,
dan kembali larut dalam tasbihnya.

Anak muda itu sujud lebih lama dari biasanya,
doanya terdengar lirih,
tentang ibu yang ia tinggalkan di kampung,
tentang ayah yang ia kecewakan,
tentang hidup yang keras di tanah rantau.

Baca Juga
  • Lelaki Yang Lahir Dari Darah Perempuan
  • Menyelamatkan Masa Depan Lewat Arsip

Perempuan renta itu diam,
namun hatinya bergetar dalam keharuan,
di dalam kesendirian, ia menemukan kepedihan orang lain,
dan dalam kepedihan orang lain, ia menemukan dirinya.

Ketika adzan Subuh menggema,
ia bangkit, menatap anak muda itu,
lalu menyerahkan selembar mukena,
“Ini bukan milikku, ini hanya titipan,
pakailah, dan berdoalah untuk mereka yang kau rindukan.”

Anak muda itu menerima dengan tangan gemetar,
ia menatap mukena itu dengan mata berkaca,
lalu tersenyum,
untuk pertama kalinya setelah sekian lama.

Di Ramadhan yang sunyi,
di mushala kecil yang sederhana,
dua jiwa bertemu dalam doa,
dan Tuhan menyaksikan,
bahwa kasih sayang-Nya selalu hadir di antara mereka.


Rumah Kayu Cepu, 7 Maret 2025.

Share234SendTweet146Share
Gunawan Trihantoro

Gunawan Trihantoro

Gunawan Trihantoro adalah seorang penulis kelahiran Purwodadi tahun 1974. Ia merupakan alumni Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) yang mulai aktif menulis sejak masa kuliahnya. Karya-karyanya telah terbit di berbagai media cetak dan online. Gunawan aktif dalam berbagai komunitas kepenulisan, termasuk Satupena, Kreator Era AI, dan Komunitas Puisi Esai Jawa Tengah. Selain itu, ia juga berkontribusi sebagai penulis buku-buku naskah umum keagamaan dan moderasi beragama di Kementerian Agama RI selama periode 2022–2024. Hingga kini, Gunawan telah menghasilkan puluhan buku, baik sebagai penulis tunggal maupun penulis bersama, yang memperkuat reputasinya sebagai salah satu penulis produktif di bidangnya.

Next Post
Selembar Mukena di Ujung Malam - 96702e2a 05af 4cbb 87f6 21959e7921a5 | Puisi Essay | Potret Online

Benturan Peradaban Barat Dengan Agama Akan Membuat Islam Semakin Berjaya dan Berkembang Pesat di Masa Mendatang

POTRET Online

© 2026 potretonline.com

  • Home
  • Tentang Kami
  • Kirim Naskah
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • ToS
  • Penulis
  • Al-Qur’an
  • Redaksi

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Opini
  • Essay
  • Politik
  • PODCAST
  • Penulis
  • Kirim Naskah

© 2026 potretonline.com