POTRET Online
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
POTRET Online
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

AKSI! Pemuda Bergerak, Pelestarian Lingkungan

Gerakan Pemuda Nasional untuk Lingkungan dan Iklim 2026–2030

Novita Sari YahyaOleh Novita Sari Yahya
November 29, 2025
Sudah 34 Nyawa Melayang, #PrayIndonesia
🔊

Dengarkan Artikel

Oleh : Novita Sari Yahya

Jakarta, 28 November 2025

Banjir Aceh-Sumbar dan Sumut: Bencana yang Menggugah Kesadaran

Beberapa hari lalu, saya menyaksikan banjir besar yang melanda Aceh, Sumatera Barat dan Sumatera Utara. Kejadian itu tidak hanya merendam rumah dan memutus akses warga, tetapi juga menyisakan trauma mendalam. Anak-anak harus dievakuasi menggunakan perahu karet, sementara sejumlah wilayah tertutup lumpur tebal. Setiap kali melihat berita dan video dari warga, saya disadarkan bahwa bencana seperti ini tidak muncul begitu saja.

Sering sekali kita menyebutnya “bencana alam”, tetapi kenyataannya banyak kerusakan lingkungan yang memperparah skala bencana adalah akibat ulah manusia. Beberapa hari setelah banjir, saya menemukan sebuah unggahan di media sosial yang menggambarkan ironi itu dengan lugas: sementara pemodal yang melakukan penebangan hutan menikmati kenyamanan di apartemen berpendingin udara, masyarakat yang tinggal harus menanggung akibat dari hutan yang terus ditebangi. Ungkapan itu memang tajam, tetapi sulit dibantah.

Perubahan fungsi lahan, alih guna kawasan hutan, dan lemahnya perlindungan daerah aliran sungai telah lama diperingatkan para peneliti. Namun, selama kerusakan terus berlangsung dan pengawasan tidak diperkuat, wilayah-wilayah rentan akan selalu berada dalam bahaya. Banjir besar di Aceh, Sumbar–Sumut menjadi contoh terbaru bahwa sistem alam kita semakin rapuh, dan kita tidak bisa lagi bersikap pasif.

Dari Keprihatinan Pribadi Menjadi Gerakan Anak Muda

Keprihatinan saya terhadap isu lingkungan sebenarnya sudah muncul sejak lebih dari satu dekade lalu. Sejak 2012, saya menulis berbagai catatan tentang menipisnya ruang hijau, menurunnya kualitas sungai, hingga tingginya laju deforestasi. Namun, seiring waktu saya menyadari satu hal: keprihatinan saja tidak cukup. Tulisan, diskusi, dan seminar penting, tetapi tanpa tindakan nyata, perubahan tidak akan terjadi.

Beberapa minggu lalu, saya menerima pesan dari beberapa komunitas pemuda di berbagai daerah. Mereka bertanya bagaimana cara membangun gerakan lingkungan yang tidak hanya muncul sesaat bukan sekadar kampanye viral yang cepat tenggelam melainkan gerakan yang berkelanjutan, terorganisasi, dan berdampak langsung pada masyarakat serta kebijakan.

Pertanyaan itu memicu diskusi yang akhirnya berkembang menjadi proses panjang. Kami berdiskusi tentang strategi, kebutuhan, tantangan, dan potensi gerakan nasional yang benar-benar dipimpin oleh pemuda.

Dari proses inilah lahir sebuah dokumen yang hari ini saya umumkan: Kerangka Acuan Kerja Gerakan AKSI Pemuda Lestari 2026–2030, dengan tagline “Pemuda Bergerak, Peleatarian Lingkungan”.

Gerakan ini bukan sekadar himbauan, tetapi inisiatif nyata untuk membangun struktur aksi dari tingkat komunitas hingga nasional.

Mengapa Harus Pemuda? Mengapa Harus Sekarang?

Indonesia memiliki populasi muda yang sangat besar. Menurut berbagai laporan resmi, generasi usia produktif terutama kelompok muda merupakan pangsa signifikan dari total penduduk. Ini adalah modal sosial yang luar biasa, karena energi, kreativitas, dan keberanian pemuda adalah faktor yang selalu mendukung perubahan besar dalam sejarah.

Selain itu, krisis lingkungan dan iklim bukan lagi isu yang bisa ditunda. Laporan-lembaga internasional seperti IPCC dan UNDP menunjukkan bahwa kerusakan ekosistem sedang menuju titik di mana proses pemulihan akan menjadi jauh lebih sulit dan mahal. Di tingkat nasional, berbagai indikator lingkungan menunjukkan tekanan besar pada kualitas air, udara, hutan, dan sistem pengelolaan sampah.

Inilah saatnya generasi muda mengambil peran. Generasi muda adalah kelompok yang paling merasakan dampak hancurnya lingkungan atau indahnya bumi yang dipulihkan. Tidak ada pilihan selain bergerak.

Visi 2045: Indonesia Hijau yang Dipimpin Generasi Muda

Visi gerakan AKSI Pemuda Lestari adalah membangun Indonesia yang hijau, adil iklim, dan berkelanjutan pada tahun 2045, ketika bangsa ini merayakan satu abad kemerdekaannya. Visi ini bertumpu pada keyakinan bahwa generasi muda bukan hanya penerus, tetapi pemimpin hari ini.

Pada 2045, kita ingin melihat Indonesia yang: menjaga hutannya sebagai aset ekologis terbesar di Asia, memiliki sungai dan pesisir yang bersih,memiliki kota yang ramah lingkungan,memiliki masyarakat yang sadar dan terlibat dalam pemulihan lingkungan, dan menempatkan keberlanjutan sebagai dasar setiap kebijakan publik.

Visi ini mungkin terdengar ideal, tetapi banyak negara telah membuktikan bahwa transformasi ekologis adalah sesuatu yang mungkin dicapai apabila gerakan sosial dan politik bergerak sejalan.

Target Besar 2030: Gerakan Nasional yang Terstruktur

Untuk mencapai visi 2045, gerakan ini menetapkan target besar hingga tahun 2030. Target ini dirumuskan berdasarkan diskusi dengan berbagai komunitas dan mempertimbangkan realitas lapangan.

Beberapa sasaran utama yang ingin dicapai antara lain: Menggerakkan satu juta pemuda aktif dalam aksi lingkungan.

📚 Artikel Terkait

Almarhum Drs. Mohd. Kalam Daud. M.Ag., dalam Kenangan….!

Perjalanan Hidup DR. Sulaiman Juned dan Jasa Para Guru

Senerai Puisi Savitri Jumiati

Pekat Malam, Rawa-rawa, dan Sepeda

Melaksanakan ribuan aksi lapangan di berbagai daerah, termasuk penanaman, edukasi publik, restorasi sungai, dan penguatan komunitas.

Menghasilkan rekomendasi kebijakan dari suara pemuda untuk mendorong praktik pembangunan yang lebih berkelanjutan. Menjadikan AKSI Pemuda Lestari sebagai gerakan lingkungan terbesar di Asia Tenggara.

    Setiap tahun akan ada indikator perkembangan yang terus dipantau. Mulai dari pembentukan anggota inti, pelatihan komandan lapangan, pengorganisasian aksi, hingga advokasi kebijakan daerah dan nasional.

    Target ini ambisius, tetapi pengalaman gerakan sosial menunjukkan bahwa skala besar dicapai melalui konsistensi, komitmen, dan organisasi yang kuat.

    Pilar Utama: EDUAKSI – Membangun Gelombang Kesadaran Baru

    Gerakan ini menyadari bahwa perubahan tidak bisa tumbuh tanpa kesadaran. Karena itulah pilar pertama gerakan diberi nama EDUAKSI—gabungan dari edukasi dan aksi. Pilar ini tidak hanya fokus pada penyampaian pengetahuan, tetapi juga pada pembentukan pemimpin muda yang siap bekerja di lapangan.

    Program utama di bawah EDUAKSI mencakup:

    a. Sekolah Komando Iklim (SKI)

    Program pelatihan intensif bagi pemuda untuk memahami isu lingkungan, strategi advokasi, dan manajemen aksi. Targetnya adalah melahirkan ribuan lulusan yang siap memimpin gerakan lokal.

    b. LIGA AKSI Nasional

    Kompetisi konten lingkungan yang melibatkan kreator muda dari seluruh Indonesia. Program ini mendorong lahirnya narasi populer mengenai penyelamatan bumi.

    c. Pasukan Guru Muda

    Program yang melibatkan mahasiswa untuk mengajar materi lingkungan dan iklim di sekolah-sekolah. Langkah ini diharapkan menanamkan kesadaran ekologis sejak usia dini.

    d. AKSI Talk—Roadshow Nasional

    Sebuah platform dialog di berbagai kota untuk mempertemukan pemuda dengan ahli lingkungan, akademisi, dan pembuat kebijakan.

    Melalui EDUAKSI, gerakan ini tidak hanya mengajak pemuda bergerak, tetapi juga mempersiapkan mereka secara intelektual dan emosional untuk menjadi agen perubahan.

    Satu Komando, Satu Jawaban: AKSI! SEKARANG!

    Kami menyadari tantangan lingkungan tidak bisa diselesaikan hanya oleh satu kelompok. Karena itu, gerakan ini bersifat inklusif dan terbuka bagi seluruh pemuda Indonesia: mahasiswa, pelajar, pekerja, petani milenial, nelayan muda, anak kota, anak desa, dan diaspora.

    Kami mengajak seluruh pemuda untuk bergabung, berorganisasi, dan mengambil peran dalam pemulihan lingkungan.

    Satu komando: AKSI!
    Satu jawaban: SEKARANG!

    Tugas kita adalah memastikan bahwa generasi muda mewarisi lingkungan tempat tinggal yang lebih baik daripada yang kita terima hari ini.

    Jakarta, 28 November 2025
    Inisiator & Pendamping Gerakan AKSI Pemuda Lestari

    DAFTAR PUSTAKA & REFERENSI

    Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. (2024). Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional (SIPSN) 2024.

    Badan Pusat Statistik. (2024). Proyeksi Penduduk Indonesia 2020–2050.

    Global Forest Watch. (2024). Tree Cover Loss in Indonesia 2001–2023.

    Climate Watch – World Resources Institute. (2024). Greenhouse Gas Emissions Data.

    IPCC. (2023). Sixth Assessment Report: Synthesis Report.
    UNDP Indonesia. (2024). Youth and Climate Action Report.

    World Bank. (2024). Indonesia Economic Prospects: Towards a Green Economy.

    UNICEF Indonesia. (2023). Generasi Hijau: Peran Pemuda dalam Aksi Iklim.
    KLHK. (2024). Laporan Inventarisasi Gas Rumah Kaca Nasional.

    Kemenpora RI. (2024). Data Kepemudaan Indonesia.

    🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

    Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
    Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
    12 Jan 2026 • 155x dibaca (7 hari)
    Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
    Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
    21 Jan 2026 • 140x dibaca (7 hari)
    Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
    Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
    16 Jan 2026 • 128x dibaca (7 hari)
    Belajar di Saat Dunia Berguncang
    Belajar di Saat Dunia Berguncang
    9 Jan 2026 • 98x dibaca (7 hari)
    Pengaruh Internet dan Gadgets Bagi Masyarakat Kita
    Pengaruh Internet dan Gadgets Bagi Masyarakat Kita
    12 Mar 2018 • 92x dibaca (7 hari)
    📝
    Tanggung Jawab Konten
    Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.
    Share3SendShareScanShare
    Novita Sari Yahya

    Novita Sari Yahya

    Novita sari yahya penulis dan peneliti yang bergabung di Filantropi kesehatan PKMK FKKMK UGM dan Filantropi Indone

    Please login to join discussion
    #Gerakan Menulis

    Ulang Tahun POTRET dalam Sepi dan Senyap: 23 Tahun Menyalakan Api Literasi dari Pinggiran

    Oleh Tabrani YunisJanuary 18, 2026
    #Sumatera Utara

    Kala Belantara Bicara

    Oleh Tabrani YunisDecember 23, 2025
    Puisi Bencana

    Kampung- Kampung Menelan Maut

    Oleh Tabrani YunisNovember 28, 2025
    Artikel

    Menulis Dengan Jujur

    Oleh Tabrani YunisSeptember 9, 2025
    #Gerakan Menulis

    Tak Sempat Menulis

    Oleh Tabrani YunisJuly 12, 2025

    Populer

    • Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

      Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

      167 shares
      Share 67 Tweet 42
    • Inilah Situs Menulis Artikel dibayar

      159 shares
      Share 64 Tweet 40
    • Peran Coaching Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan

      146 shares
      Share 58 Tweet 37
    • Korupsi Sebagai Jalur Karier di Konoha?

      58 shares
      Share 23 Tweet 15
    • Lomba Menulis Agustus 2025

      52 shares
      Share 21 Tweet 13

    HABA MANGAT

    Haba Mangat

    Lomba Menulis Ulang Tahun Potret

    Oleh Redaksi
    January 16, 2026
    164
    Haba Mangat

    Tema Lomba Menulis Edisi Desember 2025

    Oleh Redaksi
    December 5, 2025
    90
    Haba Mangat

    Tema Lomba Menulis November 2025

    Oleh Redaksi
    November 10, 2025
    95
    Postingan Selanjutnya

    Di Tengah Banjir, Deforestasi, dan Sampah Plastik

    • Kirim Tulisan
    • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
    • Redaksi
    • Disclaimer
    • Tentang Kami

    © 2025 potretonline.com

    Welcome Back!

    Login to your account below

    Forgotten Password? Sign Up

    Create New Account!

    Fill the forms bellow to register

    All fields are required. Log In

    Retrieve your password

    Please enter your username or email address to reset your password.

    Log In

    Add New Playlist

    No Result
    View All Result
    • Home
    • Artikel
    • Puisi
    • Sastra
    • Aceh
    • Literasi
    • Esai
    • Perempuan
    • Menulis
    • POTRET
    • Haba Mangat
    • Kirim Tulisan

    © 2025 potretonline.com

    -
    00:00
    00:00

    Queue

    Update Required Flash plugin
    -
    00:00
    00:00