Senin, April 20, 2026

Eleği Negeriku  Yang Gelap Gulita

Juni 2025

Oleh Tabrani Yunis

Negeri mutu manikam berkabut gelap

Yang terbentang di garis Khatulistiwa 

Apakah ada matahari yang disadap 

Hingga seluruh negeri gelap gulita 

Penguasa tua nan kaya raya

Berkata, negeri ini baik-baik saja

Walau gelap itu begitu nyata 

Seakan gelap hanya cerita

Kaum muda  menatap lara 

Tak kuasa menahan kecewa

Menatap negeri dengan putus asa 

Masa depan begitu hampa 

Ini negeri memang berkabut gelap guilta

Bukan bagi para  penguasa dan pengusaha

Yang  setiap saat bermandikan gemerlap cahaya

Kata mereka kegelapan itu hanyalah di dunia maya

Gelap itu hanya mengenal rakyat jelata

Dalam gelap merangkak meraba-raba 

dalam kabut nan  gelap menabur benih asa 

Meretas jalan, mengejar butir-butir cahaya

Negeriku tidak sedang baik-baik saja

Rakyat Jelata kesulitan mencari kerja

Kaula muda memilih kabur ke luar negeri saja

Para sarjana turun ke jalan bergerilya

Berharap mendapat kerja, PHK pun di mana-mana

Negeriku ini sedang  gelap gulita 

Dikerumuni pengangguran kian menganga 

Negeri ini panggung sandiwara 

Yang kaya hura-hura berpesta pora

Rakyat jelata merangkak meraba-raba 

Rakyat jelata berharap ada sepercik cahaya

Yang pengusaha dan penguasa inginkan rakyat buta 

Rakyat jelata meraba-raba mengais asa

Yang tersisa di kegelapan yang mendera

Tentang Penulis
Bio Narasi Tabrani Yunis, kelahiran Manggeng, Aceh Barat Daya, Aceh berlatarbelakang profesi seorang guru bahasa Inggris, mulai  aktif menulis di media sejak pada medio Juni 1989. Aktif mengisi ruang atau rubrik opini di sejumlah media lokal dan hingga nasional. Menulis artikel, opini, essay dan puisi pilihan hidup yang  kebutuhan hidup sehari-hari. Telah menulis, lebih 1000 tulisan berupa opini, esası dan puisi yang telah publikasikan di berbagai media.Menerbitkan 2 buku, yang merupakan kumpupan tulisan dalam buku Membumikan Literasi dan buku antologi puisi “ Kulukis Namamu di Awan” Aktif terlibat dalam  membangun gerakan literasi anak negeri sejak tahun 1990 terutama di kalangan perempuan dan anak. Bersama mendirikan LP2SM ( Lembaga Pengkajian dan Pengembangan Sumber daya Manusia) dan di tahun 1993 mendirikan Center for Community Development and Education (CCDE). Lalu, sebagai Direktur CCDE membidani terbitnya Majalah POTRET (2003) dan majalah Anak Cerdas (2013). Kini aktif mengelola Potretonline.com dan majalahanakcerdas.com, sambil mempraktikkan kemampuan entreneurship di POTRET Gallery, Banda Aceh

Diskusi

Upload foto profil kecil (opsional)
Preview avatar
Memuat komentar...

Terbaru

Puisi terbaru untuk dibaca

Populer

Puisi yang banyak dibaca

Populer Mingguan

Berdasarkan jumlah pembaca 7 hari terakhir

Welcome Back!

Login to your account below

Create New Account!

Fill the forms below to register

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Add New Playlist