POTRET Online
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
POTRET Online
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

Rembuk Konspirasi di Balik Jeruji

Rosadi JamaniOleh Rosadi Jamani
March 2, 2025
Rembuk Konspirasi di Balik Jeruji
🔊

Dengarkan Artikel

Oleh Rosadi Jamani

Di sebuah sel khusus di Kejaksaan Agung, tiga orang yang disebut-sebut sebagai otak megakorupsi terbesar abad ini, Yaya Kusmaya, Diva Siahaan, dan Berry Chalid, duduk bersila seperti hendak berzikir. Mereka pikirkan bukan taubat, melainkan strategi lolos dari jerat hukum.

Mereka baru saja ditangkap atas dugaan korupsi yang merugikan negara 968,5 triliun rupiah. Sebuah angka yang jika dirupiahkan ke dalam pecahan seribu rupiah, bisa membangun jembatan dari bumi ke bulan dan masih ada kembalian buat beli gorengan.

“Kita udah bayar miliaran bahkan triliunan ke semua lini!” Yaya menggebrak lantai. “Polisi, jaksa, hakim, auditor, media, influencer, tukang parkir, sampai tukang bakso depan kantor Jaksa dan KPK! Kok bisa bocor, sih?! Apa tukang bakso itu agen rahasia?! Ini jelas konspirasi tingkat super-ultra-mega-galak!”

Diva Siahaan, yang biasanya tenang, kini menggigit kukunya. “Harusnya kita aman, kan? Kita cuma menjalankan perintah atasan. Eh, kenapa kita yang dikorbankan? Di atas kita masih ada menteri, jenderal, ketum parpol, anggota dewan, bahkan mungkin tukang kebun istana!”

Berry Chalid mengangguk, matanya menyipit curiga. “Jangan-jangan ini akal-akalan mereka. Kita yang dijadikan tumbal buat menenangkan rakyat. Padahal, uangnya sudah dibagi-bagi, kan? Mana mungkin korupsi segede ini cuma melibatkan sembilan orang? Bahkan maling ayam aja kadang komplotannya lebih banyak!”

Mereka bertiga terdiam sejenak. Kemudian, dengan penuh kebijaksanaan ala mafia kelas wahid, mereka membuat keputusan bersejarah.

“Kita bocorin semuanya!” seru Yaya.

📚 Artikel Terkait

Ciptakan jalur sepedaku

Nukilan Puisi -Puisi Zab Bransah

Mengelola Perbedaan, Menjaga Demokrasi: Refleksi Pilkades di Tingkat Desa

Lelaki Yang Lahir Dari Darah Perempuan

“Setuju! Kalau kita masuk, semua harus ikut! Kita bikin daftar nama! Dari atasan kita, sampai yang cicipin uangnya, termasuk penyanyi dangdut yang dikasih Alphard, artis TikTok yang dikasih endorsement, bahkan politisi yang tiba-tiba rajin umroh!”

Mereka bertiga mulai menulis daftar di tembok sel dengan pecahan batu.

  1. Menteri A – 50 triliun
  2. Jenderal B – 20 triliun
  3. Ketua Parpol C – 30 triliun
  4. Selebgram D – 5 Miliar + bonus konten ‘A Day in My Corrupt Life’
  5. Wartawan E – 10 Miliar + liburan ke Maladewa
  6. Tukang parkir F – 100 juta (karena dia tahu terlalu banyak)

Daftarnya makin panjang. Mereka tak sadar bahwa kamera pengawas menangkap semua gerak-gerik mereka.

Di ruangan monitor, seorang pejabat senior tersenyum miring. “Bagus, lanjutkan, bocorkan semuanya… Sampai nanti mereka sadar kalau mereka sedang main catur dengan orang yang mengendalikan papan permainan.”

Sementara itu, di sel lain, enam tersangka lainnya juga sedang membuat strategi masing-masing. Salah satunya mengusulkan agar mereka membuat film dokumenter berjudul “968,5 Triliun: The Untold Story”, dengan tujuan agar Netflix membeli hak siarnya.

Pintu sel tiba-tiba terbuka. Seorang sipir berbisik, “Pak, ada yang mau nego. Kalau bayarannya pas, bisa keluar malam ini.”

Mata mereka berbinar. Korupsi mungkin dosa besar, tapi di negeri ini, dosa lebih fleksibel ketimbang harga cabai di pasar.

Disclaimer; Ini hanya fiksi, maklum kang ngopi tak bisa ngopi siang hari.

camanewak

Rosadi Jamani
Ketua Satupena Kalbar

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
12 Jan 2026 • 155x dibaca (7 hari)
Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
21 Jan 2026 • 137x dibaca (7 hari)
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
16 Jan 2026 • 125x dibaca (7 hari)
Belajar di Saat Dunia Berguncang
Belajar di Saat Dunia Berguncang
9 Jan 2026 • 97x dibaca (7 hari)
Pengaruh Internet dan Gadgets Bagi Masyarakat Kita
Pengaruh Internet dan Gadgets Bagi Masyarakat Kita
12 Mar 2018 • 91x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.
Share5SendShareScanShare
Rosadi Jamani

Rosadi Jamani

Please login to join discussion
#Gerakan Menulis

Ulang Tahun POTRET dalam Sepi dan Senyap: 23 Tahun Menyalakan Api Literasi dari Pinggiran

Oleh Tabrani YunisJanuary 18, 2026
#Sumatera Utara

Kala Belantara Bicara

Oleh Tabrani YunisDecember 23, 2025
Puisi Bencana

Kampung- Kampung Menelan Maut

Oleh Tabrani YunisNovember 28, 2025
Artikel

Menulis Dengan Jujur

Oleh Tabrani YunisSeptember 9, 2025
#Gerakan Menulis

Tak Sempat Menulis

Oleh Tabrani YunisJuly 12, 2025

Populer

  • Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    167 shares
    Share 67 Tweet 42
  • Inilah Situs Menulis Artikel dibayar

    159 shares
    Share 64 Tweet 40
  • Peran Coaching Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan

    146 shares
    Share 58 Tweet 37
  • Korupsi Sebagai Jalur Karier di Konoha?

    58 shares
    Share 23 Tweet 15
  • Lomba Menulis Agustus 2025

    52 shares
    Share 21 Tweet 13

HABA MANGAT

Haba Mangat

Lomba Menulis Ulang Tahun Potret

Oleh Redaksi
January 16, 2026
164
Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Desember 2025

Oleh Redaksi
December 5, 2025
90
Haba Mangat

Tema Lomba Menulis November 2025

Oleh Redaksi
November 10, 2025
95
Postingan Selanjutnya

Dijajah, Dikorupsi, Tak (juga) Bangkrut

  • Kirim Tulisan
  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Tentang Kami

© 2025 potretonline.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

© 2025 potretonline.com

-
00:00
00:00

Queue

Update Required Flash plugin
-
00:00
00:00