Indonesia Dalam Piala Dunia 2034

Oleh : Teuku Masrizar
Sepakbola bukan hanya hobi dan kesenangan semata, tapi telah menjadi identitas global. Negara yang tampil di piala dunia (world cup) tenyata dipandang mampu melakukan diplomasi dan terbangun citra positif negaranya dimata dunia.
Soal teknik dan strategi dalam bermain menjadi bagian tersendiri untuk menunjukkan kemajuan perkembangan sepakbola sebagai budaya dan prioritas olahraga dengan pembinaan penting bagi suatu negara.
Tidak hanya sampai di situ, sepakbola juga dipandang seni, industri dan kehormatan. Sehingga dalam sepakbola dikenal dengan istilah-istilah, seni bermain kick and rush, total football, goyang samba dan tika tiki yang semuanya diproduksi bentuk dari seni dalam sepakbola. Klub-klub besar membeli pemain dengan harga fantastis, Pemain dapat membeli jet pribadi dan properti mahal lainnya, kehormatan sebagai pemain profesional. Siapa tak kenal.Ronaldo, Leonel Messi, Yamal, Mbappe dan sejumlah pemain ternama lainnya.
Memenangkan pertandingan adalah marwah dan kehormatan dalam sepakbola. Uang tidak bernilai dibandingkan kemenangan yang didapatkan. Maka selain sepakbola sebagai sebuah industri yang menghasilkan cuan juga kehormatan bagi pemilik, manager dan pemain.
Fenomena sepakbola sebagai olahraga dunia menciptakan identitas positif bagi sebuah bangsa dan negara. Siapa yang kenal Tanjung Verde, setelah ikut dalam piala dunia, negara ini jadi viral. Semua negara ingin berpartisipasi dalam piala dunia.
Pembagian zona berdasarkan benua menjadi strategi dalam proses seleksi negara yang akan ikut sebagai peserta piala dunia. Tidak mudah lolos jadi peserta piala dunia. Perjuanngannya luar biasa sulit dan melelahkan.
Piala dunia sekali setiap empat tahun jadi perhatian semua penduduk bumi. ditonton jutaan mata setiap pertandingannya. Jauh berbeda jumlah penonton cabang olah raga lainnya.
Pila Dunia 2026 akan segera berakhir, tersisa hari sudah jelas juaranya. memperebutkan mahkota juara, Spanyol, Perancis, Inggris ataukah Argentina yang akan jadi juara. Semuanya amat tergantung kekompakan dan mentalitas tim sebagai juara. Artinya juara dunia itu bukan kebetulan, tetapi hasil yang didapatkan dari proses yang panjang.
Indonesia dengan bonus demografi dan kekayaannya sangat memungkinkan dapat bermain di piala dunia. Kemauan yang kuat dan pembinaan serta seluruh dukungan yang diharapkan. Tidak ada lagi keponakan, saudara yang masuk tim, namun harus dijaga profesionalitas dalam setiap rekruitmen dan managemen tim.
Minggu lalu Presiden Prabowo Subianto manyampaikan keinginannya agar Indonesia dapat bermain di Piala Dunia, ini akan menjadi spirit dan dukungan untuk memulainya. Tidak ada yang tidak mungkin terjadi., bila kesungguhan dan kekompakan terbangun pasti Indonesia dapat ikut dalam perhelatan akbar sepakbola dunia pada tahun 2034.@












