Bangsa yang Maju, Hilangkan Perbedaan yang Anarkis


Oleh: Kang Thohir

Semua orang itu memiliki perspektif berbeda-beda, tapi yang sulit itu saling menerima dan saling menghargai perbedaan itu. Bahwa perbedaan itu juga suatu anugerah, mengapa kita berpecah belah? Karena suatu perbedaan itu? Wong kulit saja berbeda-beda, ada yang hitam, kuning, coklat, sawo mateng, merah, pink, dan kemerah-merahan, ‘kan itu sama-sama beda.

Belajar memahami perasaan orang lain, sehingga mendapatkan kedamaian. Kebahagiaan terletak hati yang saling mengerti sesama, yaitu menjalin kerukunan bersama tanpa ada perselisihan. Memang tak mudah untuk dijalankan. Akan tetapi, kedamaian akhlak adalah kemerdekaan yang sesungguhnya dan saling memberi dukungan dan juga harapan.

Sebab-sebab perselisihan adanya kurang dukungan dan kerukunan bersama. Tidak semua perbedaan itu harus saling menjauhi, kita hidup di bumi yang sama dan bangsa yang sama. Kekompakan kita harus tetap dijaga, bukan malah membencinya, apalagi sampai menjatuhkan. Kita boleh berbeda dalam sudut pandang kita, tapi tujuannya kita tetap sama menuju cinta yang emas, bangsa yang lebih baik lagi kedepannya.

Bangsa Indonesia akan maju bila kita saling bersatu membentuk kemajuan itu.
Setiap orang pasti mempunyai pola pikir yang berbeda, tapi perbedaan itulah membuat kita banyak cara dan pendapat, untuk menyusun Indonesia yang lebih emas. Kita harus memiliki prinsip dasar cinta pada NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia), walaupun kita berbeda tetap berpadu membangun bangsa yang lebih maju dan sejahtera.

Hilangkanlah sifat arogansi, ambisius, anarki, dan kedengkian, sehingga tak ada lagi perpecahan di antara kita demi keutuhan bersama, bukan soal individual.
Kita harus berpegang teguh pada Pancasila dan kebhineka tunggal Ikaan, supaya lebih adil dan beradab.
Berdiskusi, sharing-sharing memecahkan masalah secara musyawarah bersama agar adil dan sentosa, sehingga jelas/spesifik. Hidup akan senantiasa damai dan bahagia, meraih kemenangan untuk menuju kemerdekaan secara nyata.

Brebes, 29 Juli 2025

Tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Redaksi tidak selalu sejalan dengan isi tulisan.
Majalah Perempuan Aceh

Diskusi

Upload foto profil kecil (opsional)
Preview avatar
Memuat komentar...

Terbaru

Artikel terbaru untuk dibaca

Populer

Artikel yang banyak dibaca

Populer Mingguan

Berdasarkan jumlah pembaca 7 hari terakhir

Welcome Back!

Login to your account below

Create New Account!

Fill the forms below to register

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Add New Playlist