Mustiar Ar :
TANAH AIRKU
Jangan rampas pulau kami
Tanah air mulia
Tanah kelahiranku
Di mana aku tumbuh dan besar.
Baca Juga
Pulau yang suci, tanah airku
Dengan laut biru, pasir putih
Saling mengasihi dan melindunginya
Dari tangan-tangan jahil.
Jangan rampas hak kami
Atas tanah air kami
Kita ingin hidup dengan damai
Di rumah kami yang tercinta
Baca Juga
Pasie karam,05.05.2025
SATU MEJA SATU CINTA
Baca Juga
Satu meja satu cinta
Wangikan negeri
Damai abadi di sini
Drien Rampak, 04.06.2025
Mustiar AR penyair Aceh kelahiran
Meulaboh, 15 April 1967. Menulis puisi dan berani mengirim
pertama karya puisi ke media cetak surat kabar harian Taruna baru, Medan – pada 1987, karya puisinya
dimuat media cetak/online lokal dan mancanegara























Diskusi