Senin, April 20, 2026

Aku dan Diriku

Aku dan Diriku - 96b20d24 5f73 401a bc41 0e21ebff27ea scaled | Aceh Barat Daya | Potret Online
Ilustrasi: Aku dan Diriku

 

Oleh : ZELLY SANTIVA DEWI
Siswi Kelas XI Keahlian Bisnis Daring Pemasaran (BDP) SMK Negeri 1 Aceh Barat Daya

SETIAP orang memiliki karakteristik yang berbeda. Ada yang ceria, namun ada juga yang pandai menutupi kesedihannya atau berpura-pura ceria, walaupun hatinya sedang terluka.

Namun percayalah, orang yang tertawa paling kencang, dia lah yang memiliki banyak masalah, baik itu masalah pertemanan keluarga dan sosial.

Mereka aslinya bisa, tetapi karena perkataan seseorang yang menyakiti hatinya sehingga mentalnya hancur remuk.

Ada juga seseorang yang mempunyai niat, tetapi mereka tidak mau mengerjakannya.  Mengapa mereka tidak mau mengerjakannya?

Karena perkataan seseorang yang melukai hatinya, sehingga ia tidak bisa melakukan apa-apa.Kebiasaan.

Apa itu Kebiasaan?

Kebiasaan adalah perilaku yang dilakukan secara berulang-ulang. Tahukah anda, tanpa kita sadari apabila seseorang selalu melakukan kebiasaan baik maupun kebiasaan yang buruk.

Karena selalu sering kita melakukan kebiasaan tanpa kita sadari, sehingga tidak bisa membedakan apa itu baik atau buruk, bahkan dianggap hal yang lumrah.

Kebiasaan yang baik bisa seperti menolong, memberi, bahkan jikalau kita terlalu baik selalu disalahgunakan atau diperdayakan.

Setiap manusia memiliki sifat baik buruk yang berbeda. Ada yang berhati mulia dan ada juga yang berhati mulia, tetapi di belakang berhati setan.

Kesedihan setiap manusia pasti ada yang merasakan kesedihan. Kesedihan dapat dipicu berbagai faktor diantaranya, faktor dari dalam yaitu diri sendiri.

Kemudian faktor dari luar, bisa jadi lingkungan keluarga sekolah dan masyarakat.

Di era serba digital ini pertemanan tidak hanya secara langsung. Bisa jadi melalui media sosial,  namun keduanya memiliki kelebihan dan kekurangannya.

Kelebihan bisa mendapatkan teman di luar negeri maupun di dalam negeri akan tetapi dampak negatif dari pertemanan itu pun bisa diistilahkan pada zaman sekarang.

Ada yang bermuka dua, teman ular atau pun dalam bahasa gaulnya teman fake. Maksud dari teman fake itu di depan seperti malaikat di belakang seperti hewan.

Kesimpulannya, janganlah anda menyerah karena usaha pasti akan membuahi hasil dan janganlah anda dengarkan perkataan yang membuat hati mu tersakiti.(*)

Tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Redaksi tidak selalu sejalan dengan isi tulisan.
Majalah Perempuan Aceh

Diskusi

Upload foto profil kecil (opsional)
Preview avatar
Memuat komentar...

Terbaru

Artikel terbaru untuk dibaca

Populer

Artikel yang banyak dibaca

Populer Mingguan

Berdasarkan jumlah pembaca 7 hari terakhir

Welcome Back!

Login to your account below

Create New Account!

Fill the forms below to register

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Add New Playlist