POTRET Online
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
POTRET Online
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

ANTARA NYANYIAN SIMPONI DAN BALADA PRAHARA

Balada Kehidupan

RedaksiOleh Redaksi
June 21, 2022
AWANKAH YANG BERDUSTA
🔊

Dengarkan Artikel

Oleh Zulkifli Abdy

Romantika kehidupan laksana simponi, manakala dawai-dawai jiwa yang kembara dan sanubari direlung sunyi dipetik, dentingannya akan mengeluarkan suara yang indah.

Mengalun mengikuti alur pasang-surut, suka-duka, senang-sedih, riang-gembira, dan terkadang melenakan serta menghanyutkan.

Namun tak jarang pula mesti berakhir dengan prahara yang memusnahkan segala yang pernah ada.

Bagi yang SENIMAN, ada masanya bersinar dan ada pula saatnya meredup, ada yang konsisten dan terus setia dengan profesi diberbagai bidang seni yang digeluti, seraya terus memperjuangkan adanya perlindungan terhadap hak cipta dan royalty atas karya-karya mereka.

Ada pula yang dimabuk sanjungan dan tenggelam di lautan ketenaran, sehingga menjadi jumawa dan lupa daratan, bahkan ada yang terjerumus di lembah narkoba.

Namun tak sedikit pula di antara mereka yang di hari tuanya lebih tertarik untuk menggeluti kehidupan sosial, sembari menata diri di majelis ilmu dan kehidupan beragama.

Bagi yang PENGUSAHA, ada masanya merangkak tertatih-tatih, ada pula waktunya menuai sukses, dan tak jarang juga yang berujung pada kebangkrutan.

Di sektor perdagangan masih lemahnya posisi tawar usaha kecil dan menengah, serta masih kuatnya penguasaan pemilik modal untuk melakukan monopoli bahkan oligopoli di berbagai sektor.

Demikian juga yang bergiat di bidang keteknikan, sebutlah bidang konsultan teknik dan usaha bidang konstruksi pada umumnya. Yang menjadi kendala bukan hanya masalah kompetensi dan profesionalisme, melainkan juga masih lemahnya regulasi yang melindungi dan memayunginya.

📚 Artikel Terkait

Kontrak Kerja Jangka Pendek : Solusi atau Masalah Bagi Kesejahteraan Pekerja

Puisi-puisi Agus Yulianto

Kebenaran Viral Mengalahkan Klarifikasi

Ketika Manusia Dianggap Tak Lagi Perlu, AI Mengambil Alih

Sehingga sektor ini kerap menjadi “ranah” di mana terjadinya deviasi yang berpotensi dimanfaatkan oleh pengusaha yang lebih punya akses terhadap pihak otoritas, sehingga mengakibatkan iklim usaha dibidang ini cendrung masih belum benar-benar “sehat”.

Bagi yang POLITISI, ada fase membangun basis politik dan mengasah kemampuan serta merancang visi dan misi dalam upaya untuk mencapai tujuan.

Banyak di antara mereka yang meraih sukses, namun tidak sedikit yang belum berhasil dan terus berjuang tidak mengenal putus-asa.

Namun ada pula politisi yang kehilangan jati-diri, sehingga lupa akan tugas dan fungsinya serta rakyat yang diwakili.

Juga semakin terlihatnya jarak yang kian menganga antara idealisme dengan pragmatisme, sehingga berpotensi terbuka pula ruang terjadinya conflict of interest, hal mana lebih disebabkan karena faktor kepentingan dan godaan duniawi semata.

Bagi yang BIROKRAT, yang meniti karir dari jenjang yang paling bawah tentu pernah mengalami masa-masa yang bersahaja.

Seiring berjalannya waktu dan terus bergulirnya masa pengabdian, sehingga dapat meniti karir dengan baik dan meraih kedudukan yang terhormat. Namun ada pula yang tergelincir karena menyalahi kewenangan dan mengambil sesuatu yang bukan haknya, sehingga terjebak dalam perilaku koruptif.

Bagi yang PETANI dan NELAYAN, yang sejatinya sangat diuntungkan oleh tersedianya lahan yang sangat luas dan subur, serta dianugerahi pula dengan iklim tropis yang ideal untuk bercocok tanam dan budi-daya. Sebagian di antara mereka berhasil menjadi petani dan nelayan yang menuai sukses karena mampu mengelola sumber-daya menjadi potensi.

Namun tak sedikit di antara mereka yang gagal karena berbagai faktor; kemarau panjang, varietas tanaman yang tertinggal oleh kemajuan teknologi, subsidi dan afirmasi pemerintah yang masih relatif kecil, tata niaga hasil pertanian yang belum berpihak pada nasib petani, bahkan sebagian dari mereka ada yang menjadi korban tengkulak dan pemilik modal yang hendak menguasai segalanya, mulai dari hulu hingga ke hilir.

Itulah agaknya “balada” kehidupan yang mesti dilakoni setiap orang dengan profesinya, dan masing-masing tentu akan memilih jalannya sendiri sebagai way of life.

Ketika hidup harus memilih, mungkin yang dibutuhkan tidak hanya langkah tindak, melainkan juga langkah bijak dalam menentukan arah dan isyarat kemana langkah hendak diayunkan. Serta apa saja kiranya yang mesti dipegang teguh, dan apa yang mesti diwaspadai agar terhindar dari prahara sehingga menemukan jalan menuju kebahagiaan.

Simponi mengalun indah dalam nada-nada sendu yang menghanyutkan, di seberang sana bayang-bayang prahara senatiasa menghantui. Lalu kita sesungguhnya hendak kemana?

Kita berharap, nyanyian simponi jangan sampai menjadi ironi, dan balada prahara jangan sampai memantik petaka.

Wallahu a’lamu bisshawab.

(Z.A)

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
21 Jan 2026 • 85x dibaca (7 hari)
Perjamuan Kaum (Tidak) Kebagian
Perjamuan Kaum (Tidak) Kebagian
17 Feb 2026 • 72x dibaca (7 hari)
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
16 Jan 2026 • 72x dibaca (7 hari)
Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
12 Jan 2026 • 67x dibaca (7 hari)
Muridnya Kenyang, Air Mata Gurunya Berlinang
Muridnya Kenyang, Air Mata Gurunya Berlinang
26 Jan 2026 • 64x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.
Share2SendShareScanShare
Redaksi

Redaksi

Majalah Perempuan Aceh

Please login to join discussion
#Kriminal

Dunia Penuh Tipu: Menyikapi Realitas Penipuan Digital

Oleh Tabrani YunisFebruary 16, 2026
Esai

Melukis Kata itu Seperti Apa?

Oleh Tabrani YunisFebruary 15, 2026
Literasi

Melukis Kata, Mengangkat Fakta

Oleh Tabrani YunisFebruary 15, 2026
Artikel

Mengungkap Fakta, Melukis Kata Lewat Story Telling

Oleh Tabrani YunisFebruary 14, 2026
Puisi

Gamang

Oleh Tabrani YunisFebruary 12, 2026

Populer

  • Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    168 shares
    Share 67 Tweet 42
  • Inilah Situs Menulis Artikel dibayar

    161 shares
    Share 64 Tweet 40
  • Peran Coaching Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan

    147 shares
    Share 59 Tweet 37
  • Korupsi Sebagai Jalur Karier di Konoha?

    58 shares
    Share 23 Tweet 15
  • Lomba Menulis Agustus 2025

    52 shares
    Share 21 Tweet 13

HABA MANGAT

Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Februari 2026

Oleh Redaksi
February 17, 2026
57
Haba Mangat

Lomba Menulis Ulang Tahun Potret

Oleh Redaksi
January 16, 2026
199
Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Desember 2025

Oleh Redaksi
December 5, 2025
93
Postingan Selanjutnya
Nasi Biryani Bukti Keakraban India dan Aceh?

Nasi Biryani Bukti Keakraban India dan Aceh?

  • Kirim Tulisan
  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Tentang Kami

© 2025 potretonline.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

© 2025 potretonline.com

-
00:00
00:00

Queue

Update Required Flash plugin
-
00:00
00:00