POTRET Online POTRET
  • Home
  • Artikel
  • Potret Budaya ⌄
    • Puisi
    • Cerpen
    • Esai
  • Pendidikan
  • Video
  • Esai
  • Opini
  • Aceh
  • Home
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Cerpen
  • Perempuan
  • Podcast
  • ✍ Kirim Tulisan
Home Catatan Perjalanan

Gambung, Hujan, dan Kenangan

Catatan Didin Tulus

Didin Tulus by Didin Tulus
April 26, 2025
in Catatan Perjalanan
0
Gambung, Hujan, dan Kenangan - WhatsApp Image 2025 04 26 at 03.30.00_127b7e49 | Catatan Perjalanan | Potret Online

Oleh Didin Tulus

Gambung? Gasss!” Begitu kira-kira reaksi saya saat anak-anak tiba-tiba ngajakin jalan-jalan. Sudah lama banget pengen nginjakin kaki lagi di Ciwidey, menghirup udara segarnya. Apalagi Gambung, tempat yang punya kenangan tersendiri.

Pagi itu, jam setengah tujuh, Cimahi masih diselimuti gerimis. Tapi semangat kami sekeluarga udah membara. Istri naik Grab, saya bonceng anak-anak ke sekolah istri, tempat kami janjian sama keluarga teman-temannya.

Baca Juga
Catatan Perjalanan
KELUARLAH DARI ZONA NYAMAN
03 Des 2021

Petualangan hari ini: Gambung! jam delapan pagi, mobil kami meluncur mulus di tol Baros menuju Ciwidey. Jalanan lengang, beda banget sama biasanya yang macet turis. Jam sembilan lebih, kami mampir dulu di Soreang, di rumah keluarga teman istri.

Sambil nunggu rombongan lain, kami sarapan bakso anget dan ngopi (saya sih setia sama kopi dari rumah). Rombongan kami jadi makin rame, tiga mobil!Jam 9.52, kami lanjut jalan ke Ciwidey. Nggak pake lama karena jalanan lancar. Eh, pas nyampe parkiran Perkebunan Teh Gambung, hujan deres turun.

Gambung, Hujan, dan Kenangan - 117fd160 0ca4 4ddc afab 02c04e224303 | Catatan Perjalanan | Potret Online
Baca Juga
Catatan Perjalanan
Berkunjung ke Masjid Jawa dan Masjid Indonesia di Thailand
28 Mei 2023

Pas banget adzan Jumat! Saya dan rombongan bapak-bapak langsung ke masjid Gambung. Wudhu di sana jadi pengalaman tak terlupakan: airnya dinginnya kayak es!Selesai shalat Jumat, kami masuk ke area perkantoran dan pabrik teh.

Di sini ibu-ibu mulai pada masak-masak. Bapak-bapak sibuk nyiapin kompor dan gas. Hujan rintik-rintik bikin suasana makin asik. Kami ketawa-ketiwi sambil nyicipin mendoan, cireng, dimsum, sosis, dan macem-macem camilan. Anget deh pokoknya!Saya ngajak istri jalan-jalan bentar di sekitar kebun teh buat foto-foto.

Baca Juga
# Ironi
Tanpa Bali, GWK (hanya) Beton
02 Okt 2025

Pengen ngulang kenangan masa lalu, waktu pertama kali ke Gambung bareng temen-temen literasi, nyusurin kisah pendiri Gambung di novel Hella S. Haasse. Dulu nggak sempet foto, sekarang mah wajib!Perkebunan Teh Gambung emang punya daya tarik sendiri.

Selain pemandangan hijaunya yang bikin adem, udaranya juga seger banget. Tempat ini, yang ada di kaki Gunung Tilu, bukan cuma tempat produksi teh, tapi juga destinasi wisata yang menarik, apalagi buat keluarga dan anak-anak yang pengen belajar tentang teh.Perkebunan ini udah ada sejak zaman Belanda dan jadi salah satu pusat penelitian teh terbesar di Asia Tenggara.

Selain pemandangan alam yang indah, pengunjung juga bisa ikut kegiatan edukasi, liat langsung cara nanam, ngerawat, dan ngolah teh. Fasilitasnya lengkap, ada laboratorium, perpustakaan, dan banyak spot foto yang instagramable.Ngebayangin jalan di antara barisan tanaman teh yang rapi, metik daun teh seger, dan nikmatin pemandangan gunung yang menawan, pasti jadi pengalaman yang nggak terlupakan.

Apalagi katanya tempat ini punya nilai sejarah yang tinggi.Setelah puas jalan-jalan dan foto-foto, kami balik lagi ke rombongan. Makan siang dengan menu khas Bandung di tengah kebun teh yang sejuk rasanya nikmat banget.

Walaupun hujan masih belum berhenti total, kehangatan kebersamaan dan indahnya alam Gambung bikin dinginnya nggak kerasa.Jam 18.28, kami udah di tol, siap pulang. Puas banget rasanya! Jam 19.50, kami udah nyampe lagi di Cimahi. Perjalanan ke Gambung kali ini, walaupun diawali dengan hujan, bener-bener seru dan penuh kenangan. Gambung emang selalu punya cerita buat dikenang.*

Penulis tinggal di Kota Cimahi.

Ikuti Kami
Channel WhatsApp Potret Online
Dapatkan berita terbaru langsung di WhatsApp kamu
Ikuti Sekarang
Tags: CatatanPerjalananJalan-jalan
Next Post
Gambung, Hujan, dan Kenangan - 99840128 d4ca 41aa a17a 4104b004adac | Catatan Perjalanan | Potret Online

Agama di Tengah Arus Disrupsi: Menimbang Peran Spiritualitas dalam Menjawab Krisis Moral dan Ekonomi

POTRET Online POTRETOnline
Kontributor Tentang Kami Redaksi 1000 Sepeda

© 2026 POTRET Online. Seluruh hak cipta dilindungi.

No Result
View All Result
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Opini
  • Essay
  • Politik
  • PODCAST
  • Penulis
  • Kirim Naskah