POTRET Online POTRET
  • Home
  • Artikel
  • Potret Budaya ⌄
    • Puisi
    • Cerpen
    • Esai
  • Pendidikan
  • Video
  • Esai
  • Opini
  • Aceh
  • Home
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Cerpen
  • Perempuan
  • Podcast
  • ✍ Kirim Tulisan
Home #Korban Bencana

Air Mata Kemanusiaan di Tanah Rencong

Redaksi by Redaksi
Maret 14, 2026
in #Korban Bencana, Bantuan, Catatan Perjalanan
0
Air Mata Kemanusiaan di Tanah Rencong - b6289e1a eb61 415d 94ae e0fc6df54356 | #Korban Bencana | Potret Online

Oleh Ismaidar, S.Pd, M. Pd

Ketua Umum PW. PGMNI Aceh

Ketika bencana ekologis melanda Aceh, pada 26 November 2026, duka tidak hanya dirasakan oleh satu daerah saja. Musibah itu meninggalkan luka di berbagai wilayah.  Rasa duka lara membuncah melihat rumah-rumah rusak, fasilitas umum hancur, dan banyak keluarga harus bertahan di tenda-tenda darurat dengan penuh keterbatasan.

IMG_1210
Baca Juga
Catatan Perjalanan
Terbang Ke Montreal, Nikmati Doha
18 Mei 2026

Di tengah situasi itu, Punggawa Madrasah Nasional Indonesia (PGMNI) Aceh, yang  saya diketuai mengambil langkah kemanusiaan. Bersama para pengurus dan relawan, bergerak menggalang dana serta bantuan dari berbagai pihak, baik dari dalam Aceh maupun dari luar daerah.

Bantuan yang terkumpul berupa beras, mie instan, air mineral, pakaian layak pakai, obat-obatan, serta berbagai kebutuhan darurat lainnya. Semua itu disalurkan dengan satu tujuan: hadir untuk meringankan penderitaan masyarakat yang terdampak bencana.

Air Mata Kemanusiaan di Tanah Rencong - 226f57a9 ca98 480d ae77 6f2558072e64 | #Korban Bencana | Potret Online
Baca Juga
#Korban Bencana
Estetika Tragis Atas Sumatera Menangis Dalam 24 Lukisan
29 Des 2025

Perjalanan kemanusiaan ini menempuh berbagai wilayah di Aceh, mulai dari Pidie, Pidie Jaya, Bireuen, Aceh Utara, Aceh Timur, Langsa, hingga Aceh Tamiang. Namun misi kemanusiaan tidak berhenti di wilayah pesisir dan timur saja. Bantuan juga diperluas ke wilayah tengah Aceh, yaitu Bener Meriah dan Aceh Tengah (Takengon). 

Meskipun jalur darat menuju wilayah pegunungan sempat lumpuh total akibat longsor dan kerusakan jalan, semangat para relawan tidak pernah surut. Mereka menembus rintangan demi memastikan bantuan sampai kepada masyarakat yang membutuhkan.

Baca Juga
Aceh Tengah
Jejak Roda dan Harapan
31 Des 2025

Selain menyalurkan bantuan logistik, para relawan memberikan perhatian khusus kepada anak-anak korban bencana. Kegiatan trauma healing diadakan untuk membantu anak-anak mengurangi rasa takut dan kesedihan. Mereka juga menerima paket perlengkapan sekolah, buku, alat tulis, serta pakaian layak pakai, agar semangat belajar tetap terjaga meski berada dalam kondisi sulit.

Dari perjalanan panjang ini, muncul pelajaran berharga tentang arti berorganisasi. Bahwa berorganisasi tidak hanya soal struktur atau jabatan, tetapi tentang kebersamaan, kekompakan, dan empati. Semua anggota belajar merasakan penderitaan orang lain dan hadir untuk membantu, tanpa memandang jarak maupun kesulitan.

Bagi Punggawa Madrasah Nasional Indonesia (PGMNI), perjalanan ini menjadi bukti bahwa kepedulian yang tulus dapat melintasi medan yang paling sulit sekalipun. Kepercayaan dari donatur, baik dalam maupun luar Aceh, tetap dijaga untuk menyalurkan bantuan hingga saat ini.

Dari tanah Aceh yang pernah dilanda duka, lahirlah sebuah keyakinan: selama hati bersatu dalam kepedulian, kemanusiaan akan selalu menemukan jalannya.

Ikuti Kami
Channel WhatsApp Potret Online
Dapatkan berita terbaru langsung di WhatsApp kamu
Ikuti Sekarang
Next Post
Air Mata Kemanusiaan di Tanah Rencong - 1001354969_11zon | #Korban Bencana | Potret Online

Di Bawah Langit yang Sama: Takjil Ramadan, Paskah, dan Taut Persaudaraan

POTRET Online POTRETOnline
Kontributor Tentang Kami Redaksi 1000 Sepeda

© 2026 POTRET Online. Seluruh hak cipta dilindungi.

No Result
View All Result
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Opini
  • Essay
  • Politik
  • PODCAST
  • Penulis
  • Kirim Naskah