Filem Dirty Vote
Filem Dirty Vote, Oleh Alkhair Aljohore@ Berdomisili di Johor, Malaysia Politik kotor yang dimainkan, Bermain dengan perasaan, Agenda...
Rubrik Puisi adalah ruang bagi kata-kata yang diramu menjadi cahaya, luka, harapan, dan rahasia. Di sini, setiap bait bukan sekadar rangkaian kalimat, tetapi jejak perasaan yang ditulis dengan ketajaman imaji dan kejujuran batin. Rubrik ini membuka pintu bagi suara-suara yang ingin berbicara lewat lirih metafora, menantang keheningan, dan merayakan sisi paling manusia dari pengalaman: cinta, kehilangan, waktu, dan kerinduan. Setiap puisi menjadi undangan untuk berhenti sejenak, lalu merasakan.
Filem Dirty Vote, Oleh Alkhair Aljohore@ Berdomisili di Johor, Malaysia Politik kotor yang dimainkan, Bermain dengan perasaan, Agenda...
Oleh Nurmansyah Putra Ilusi terlarut dalam narasi Emosi terlarut dalam ambisi Ambisi tak lagi tercipta dalam solusi...
Oleh Alkhair Aljohore@ Berdomisili di Johor, Malaysia Banyak sampah di istana Menumpuk tak terkendali Berjatuhan di mana-mana...
K U R S I K edaulatan berada di tangan rakyat U ndang-undang pedoman kenegaraan R akyat berdaulat...
Oleh Tabrani Yunis Bahtera besar ini kian terlihat reot Besi dan baja penyangga mulai keropos Geladak dan...
Oleh Muhrain ada yang tertinggal tapi bukan pikiran namun harapan harapan membuat manusia berani melintasi ceruk terjal...
Oleh Tabrani Yunis Dik, Musim pancaroba itu tlah menerpa Sawah dan padang bagai savana Kekeringan mulai melanda...
Oleh: Muhrain kadangkala kita ingin tertawa tapi masihkah tertawa diperlukan ketika perut melilit lapar dahaga? remah roti jatuh...
Kukumu Kuku Apa Oleh Usfa Sri Rezeki Kuku…. cuma...