SENJA DI PULAU PENYENGAT
Buat Seorang Sahabat Zulkifli Abdy Mungkin engkau bertanya mengapa aku kerap menyebut pulau Penyengat Karena di sana pada...
Rubrik Puisi adalah ruang bagi kata-kata yang diramu menjadi cahaya, luka, harapan, dan rahasia. Di sini, setiap bait bukan sekadar rangkaian kalimat, tetapi jejak perasaan yang ditulis dengan ketajaman imaji dan kejujuran batin. Rubrik ini membuka pintu bagi suara-suara yang ingin berbicara lewat lirih metafora, menantang keheningan, dan merayakan sisi paling manusia dari pengalaman: cinta, kehilangan, waktu, dan kerinduan. Setiap puisi menjadi undangan untuk berhenti sejenak, lalu merasakan.
Buat Seorang Sahabat Zulkifli Abdy Mungkin engkau bertanya mengapa aku kerap menyebut pulau Penyengat Karena di sana pada...
PENAKU Oleh Oui Bin Sal Tanah Merah, Kelantan,Malaysia. Penaku lerak perihal hidup harus tatapanmu di persada rindu kembangan...
Terhalang Zab Bransah Sekian detak jantung berdebar setiap nafas Rindu permata intan Janji setiap Rindu untuk bertepi di...
Ketegaran Cinta Oleh Usfa Sri Rezeki Duhai cinta Kau buat aku bahagia Kau buat kadang aku berduka Namun...
Karya: Sulaiman Juned kabut menggantung di kaki Marapi. Angin membelai pucuk rambut—debu vulkanik mengembara ke pucuk-pucuk ranting....
Oleh Zaleha Mat Ail Kota Bharu Kelantan, Malaysia Di sini Laut Cina Selatan berteriak megah nyanyian puisi...
Oleh: ERWIN JOKO SUSANTO Sejak terciptaku dan jumpaku denganmu Kau tersenyum bahagia kepadaku ...
Zulkifli Abdy Rembulan telah beranjak dari kaki langit Seperti kemarin dan mungkin juga esok Tidakkah engkau tahu...
Ibuku Karya: Suwarni Hatimu lembut penuh cinta Kau sumber cinta dari segala cinta Cinta yang kuat dan...