Selepas Hujan
Selepas Hujan Oleh Mohammad Adid AB Rahman Pelangi turun dari persembunyiannya selepas hujan bangga mempertoton warna-warna bahasa indah...
Rubrik Puisi adalah ruang bagi kata-kata yang diramu menjadi cahaya, luka, harapan, dan rahasia. Di sini, setiap bait bukan sekadar rangkaian kalimat, tetapi jejak perasaan yang ditulis dengan ketajaman imaji dan kejujuran batin. Rubrik ini membuka pintu bagi suara-suara yang ingin berbicara lewat lirih metafora, menantang keheningan, dan merayakan sisi paling manusia dari pengalaman: cinta, kehilangan, waktu, dan kerinduan. Setiap puisi menjadi undangan untuk berhenti sejenak, lalu merasakan.
Selepas Hujan Oleh Mohammad Adid AB Rahman Pelangi turun dari persembunyiannya selepas hujan bangga mempertoton warna-warna bahasa indah...
Oleh Muhrain kita sering terbiasa dikalahkan meski bukan karena kalah sebenar jatuh dan bangkit menuju hari esok...
Oleh Zab Bransah. – Langsa Aceh Kubersujud di atas sajadah cinta bagiNya Melalui hamba setiap tugas lima waktu...
anto narasoma *BULAN (2)* bulan, kucairkan doa ini pada cahaya purnamamu yang berjenjang menatap kekeruhan di hatiku sebab,...
Buluh Bambu Karya : Nur Fauzi, S.Pd Bumi ringkih menjadi saksi Jejak semangat anak negeri Jiwa pengabdi bangga...
Oleh Zainuddin Husein ( Jon Sanova) Kopi itu pahit. Karena rasa memang suka Jika aku temu rasa manis...
Oleh Zulkifli Abdy Laksana bahtera diamuk badai Angan tertawan di remang senja Tiang di geladak berderik-derik Anak...
Oleh Alkhair Aljohore Berdomisili di Johor, Malaysia Puisiku akan merubah minda umat Bait-baitku penuh daya ceria, aktif...
Zulkifli Abdy Pergi.., bergegaslah pergi.., Jangan berlama-lama lagi di sini Isyarat angin topan telah terasa Pancaroba pun...