Puisi

Rubrik Puisi adalah ruang bagi kata-kata yang diramu menjadi cahaya, luka, harapan, dan rahasia. Di sini, setiap bait bukan sekadar rangkaian kalimat, tetapi jejak perasaan yang ditulis dengan ketajaman imaji dan kejujuran batin. Rubrik ini membuka pintu bagi suara-suara yang ingin berbicara lewat lirih metafora, menantang keheningan, dan merayakan sisi paling manusia dari pengalaman: cinta, kehilangan, waktu, dan kerinduan. Setiap puisi menjadi undangan untuk berhenti sejenak, lalu merasakan.

966 artikel Diperbarui: 08 Juni 2026
Filter: Terbaru Terpopuler Pilihan Editor
19 Tahun Tsunami

Puisi-Puisi Kenangan Tsunami

RINAI HUJAN Delia Rawanita Rinai hujan pagi ini adalah penyejuk duka mengenang syuhada sembilan belas tahun yang lalu...

POTRET Budaya

Badut Panggung

Oleh Tabrani Yunis Badut itu garang bergoyang di panggung Dengan suara mendengung-dengung Beretorika ke hulu ke hilir tak...

Sahabat

Oleh Zab Bransah Ini cerita kita dulu Lonceng kelas berbunyi Kita masih bergandeng tangan di pintu gerbang sekolah...

POTRET Budaya

REPELITA TUBERCULOSSIS

Oleh : Arif Mustaqim – Pembangunan genting Janji janji dan pencitraan membalut nyeri Para petinggi yang awalnya bersumpah...

Puisiku Tumpul

  * Zab Bransah. ( Langsa Aceh) Kutulis lagi makna petang ini Kucatat lagi kisah ini Maka puisiku...

POTRET Budaya

Senerai Puisi Delia Rawanita

TEROMPAH IBU Delia Rawanita Bu Maafkan bila baru hari ini aku menyampaikannya Padahal aku berjanji untuk menyimpan dalam...

POTRET Budaya

Cermin Malam

Oleh Tabrani Yunis Cermin malam Menatap  wajah-wajah buram Nan berselimut kelam Dalam  debu jerabu hitam Wajah-wajah pualam tampak...

Secangkir Kopi

SECANGKIR KOPI Tatkala terjaga di malam sunyi secangkir kopi itu telah basi Yang tersisa hanya ilusi tentang sebuah...