Pancaroba

Februari 2024
Oleh: Redaksi

Oleh Tabrani Yunis

 

Dik,

Musim pancaroba itu tlah menerpa

Sawah dan padang bagai savana

Kekeringan mulai melanda

Mengguncang jiwa-jiwa nestapa

Orang-orang tampak kehausan

Tidak sedikit pula dihadang kelaparan

Mereka harus berjuang berebut makanan

Agar perut tak kosong dalam kehampaan

 

Dik,

Musim ini begitu menakutkan

Namun harus tetap berhadap dengan tantangan

Biarkan aku tidak menyukai permusuhan

Biarkan aku tidak enak melihat perselisihan

Biarkan aku tidak senang melihat yang saling membuka aib sesama teman

Biarkan aku benci pada setiap perkataan dan pebuatan yang mencaci maki kehidupan

Biarkan aku muak melihat tidakan kebencian

Aku hanya ingin membangun perdamaian

Yang bersemi di negeri yang aman tenteram

tanpa dengki dan kebencian

 

Dik

Musim ini tlah berganti

Biarkan damai bersemi

Menyejukan jiwa raga anak negeri

Semailah damai sepenuh hati

agar matahari tak enggan bersinar lagi

Seperti hujan yang menyejukan isi bumi

Tentang Penulis
Majalah Perempuan Aceh

Diskusi

Upload foto profil kecil (opsional)
Preview avatar
Memuat komentar...

Terbaru

Puisi terbaru untuk dibaca

Populer

Puisi yang banyak dibaca

Populer Mingguan

Berdasarkan jumlah pembaca 7 hari terakhir

Welcome Back!

Login to your account below

Create New Account!

Fill the forms below to register

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Add New Playlist