Sajak-Sajak Wanrazuhar
SAHABAT, MARI MUHASABAH DIRI (Buat sahabat-sahabat dalam kolam perjuangan ini) sahabat, kita ramai pada bilangan tapi suara sedikit...
Rubrik Puisi adalah ruang bagi kata-kata yang diramu menjadi cahaya, luka, harapan, dan rahasia. Di sini, setiap bait bukan sekadar rangkaian kalimat, tetapi jejak perasaan yang ditulis dengan ketajaman imaji dan kejujuran batin. Rubrik ini membuka pintu bagi suara-suara yang ingin berbicara lewat lirih metafora, menantang keheningan, dan merayakan sisi paling manusia dari pengalaman: cinta, kehilangan, waktu, dan kerinduan. Setiap puisi menjadi undangan untuk berhenti sejenak, lalu merasakan.
SAHABAT, MARI MUHASABAH DIRI (Buat sahabat-sahabat dalam kolam perjuangan ini) sahabat, kita ramai pada bilangan tapi suara sedikit...
Kepada DSO Oleh Zab Branşa Dirimu Sinar mentari berikan padaku akan segala ketetapan hati ingin kumiliki Ada cinta...
MENCARI RAHMAT-MU Rejab menyinar membawa wadah tanah kerilkil kucangkul jadikan batas takwa membina sebuah impian menyusun wirid berulang...
Oleh Tabrani Yunis Kawan, sedang di manakah kita Apakah mungkin kita tlah lupa Suatu ketika negeri kita dilanda...
Oleh Moh. Ghufron Cholid Berdomisili di Pondok Pesantren Al-Ittihad Junglorong Komis Kedungdung Sampang Madura Malam ini,...
Oleh Tabrani Yunis Di masjid-masjid,malam ini Sepi tlah darı tadı menepi Orang-orang mengaji Mengisi relung hati Di bulan...
Awal perjalanan kehadiran cinta kasih sayang bunda. Air mata hangat tersenyum dia Dirimu menangis Puja puji bunda bersyukur...
Oleh Rosli K. Matari Malaysia kuterima musim gugur ini sebagai jiwa, nurani alam, walau sehelai daun, senyap, sepi...
Karya Suwarni Mudah kata orang Tapi bagiku tidak Aku merangkak menitinya Penuh tetesan keringat dan air mata Kutiti...