MELERAI RISAU
Elite masih sibuk dengan politik Dolar kini cenderung menaik Rupiah semakin menukik Rakyat menjadi panik Israel-Iran konflik...
Rubrik Puisi adalah ruang bagi kata-kata yang diramu menjadi cahaya, luka, harapan, dan rahasia. Di sini, setiap bait bukan sekadar rangkaian kalimat, tetapi jejak perasaan yang ditulis dengan ketajaman imaji dan kejujuran batin. Rubrik ini membuka pintu bagi suara-suara yang ingin berbicara lewat lirih metafora, menantang keheningan, dan merayakan sisi paling manusia dari pengalaman: cinta, kehilangan, waktu, dan kerinduan. Setiap puisi menjadi undangan untuk berhenti sejenak, lalu merasakan.
Elite masih sibuk dengan politik Dolar kini cenderung menaik Rupiah semakin menukik Rakyat menjadi panik Israel-Iran konflik...
Oleh Nurul Hanny Adalah saya Nurul Hanny. Terlebih dahulu memohon jutaan maaf, andai ada kata-kata saya menyinggung...
Puisi Zab Bransah Langsa, Aceh Ini kisah awal cerita jejak jalan setapak mencari Tapi jejak itu Tak dihiraukan...
CINTA SEBESAR BUANA Kata sang arjuna jika sudah ketentuan, tiada benci sebesar zarah menapak dalam jiwa seorang pencinta,...
Oleh Alkhair Aljohore@ Malaysia Ramadan wadah perangi setan dan hawa nafsu Walhal , mengendali pun kita gagal! Setan...
Oleh İzzat İsa Langkawi, Malaysia Memandang biasan kaca sewaktu-waktu itu aku adalah si gila bara memuncak berahi...
Puisi Zulkifli Abdy Manakala kupetik tashih satu demi satu dari bilangan napas Dalam senandung zikir kala hening di...
Rosli K. Matari Malaysia Tuan Tabrani yang saya hormati. Dikirimkan, ini pun sajak juga saya tulis seimbas...
Zulkifli Abdy Jarum arloji tua itu menunjuk angka tiga Malam yang ranum kini pun telah tua Majelis...