
Oleh: Dayan Abdurrahman Ada saatnya kita perlu berhenti sejenak. Bukan untuk menyalahkan siapa pun, tetapi untuk bertanya dengan jujur kepada...
Baca SelengkapnyaDetailsOleh anto narasoma menggali makna banjir,aceh seperti tabung besar yang menampung air mata, pikiran, dan bercak-bercak tsunami dalam sujud terakhir...
Baca SelengkapnyaDetailsOleh : Ayunatunnisak Siswi SMA Negeri 1 Ingin Jaya, Aceh Besar Tanggal 24 November 2025, hujan tak kunjung berhenti turun...
Baca SelengkapnyaDetails2028 Karya :Ilhamdi Sulaiman (Lihat aku baik-baik!) Aku pohon. Dulu....
Baca SelengkapnyaDetailsKarya: Sulaiman Juned Jangansalahkan hujan Membawa pohon, batu, beton dan rumah-rumah juga mobil memenuhi sungai menghancurkan ladang serta sawah-sawah. Kenapa...
Baca SelengkapnyaDetailsLEBIH BERAT DIBANDING TSUNAMI ACEH Oleh Denny JA (Dalam bencana Sumatra yang menelan lebih dari seribu nyawa, seorang psikolog di...
Baca SelengkapnyaDetailsOleh Juni Ahyar Dua puluh satu tahun telah berlalu,namun laut masih menyimpan suara jeritannya.Di antara pasir dan nisan tanpa nama,waktu...
Baca SelengkapnyaDetailsKala Belantara Bicara Oleh Tabrani Yunis Kala hutan belantara bicara Dengan cara-cara luar biasa Semua bisa terjadi tanpa diduga Mengalir...
Baca SelengkapnyaDetailsMahkota Putih di Serambi Bendera putih berkibar, namun darahdi tanah Acheh masih hangat,bulan terbalik menjadi mangkuk menadah air mata nelayan,ombak...
Baca SelengkapnyaDetailsOleh : Pril Huseno Bendera putih ini, naik tinggi sudah Diiringi derai air mata ibu, yang tetes matanya mengalir doa doa ... Inilah...
Baca SelengkapnyaDetails© 2025 potretonline.com