Oleh: Syarifudin Brutu Pagi baru saja membuka mata ketika aroma kopi mulai memenuhi udara. Di sudut jalan, kursi-kursi kayu perlahan terisi. Seorang mahasiswa sibuk menatap...
Baca Selengkapnya
Syarifudin Brutu, akrab disapa Syarif, merupakan mahasiswa Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia dari Universitas Syiah Kuala. Saat ini ia menetap di Banda Aceh dan aktif membagikan karya serta pemikirannya melalui akun Instagram @aksara_arunika. Untuk kepentingan korespondensi, ia dapat disapa melalui WhatsApp di 085763055727 atau email Syarifbrutu1@gmail.com.
Oleh: Syarifudin Brutu Pagi baru saja membuka mata ketika aroma kopi mulai memenuhi udara. Di sudut jalan, kursi-kursi kayu perlahan terisi. Seorang mahasiswa sibuk menatap...
Baca SelengkapnyaOleh Syarifuddin Brutu Pernahkah kamu merasa hidup ini mirip mesin cetak tiket parkir? Setiap detik dihitung, setiap jengkal...
Baca SelengkapnyaOleh: Syarifudin Brutu “Kemiskinan bukan selalu tentang apa yang tidak dimiliki seseorang, melainkan tentang kesempatan yang tidak pernah...
Baca SelengkapnyaPapan Catur di Ruang Hampa Oleh: Syarifudin Brutu Di atas meja kayu jati yang telah lama dimakan rayap,...
Baca SelengkapnyaOleh: Syarifudin Brutu Konon, pagi adalah pertanda harapan. Begitulah orang-orang yang rumahnya berpintu kokoh dan mejanya selalu menyediakan...
Baca SelengkapnyaOleh: Syarifudin Brutu Di sudut kota yang lupa dipetakan oleh Google Maps, berdiri sebuah toko kecil yang papan...
Baca SelengkapnyaOleh: Syarifudin Brutu Di kota ini, kesedihan tidak datang dengan isak tangis; ia datang dengan etiket yang sangat...
Baca SelengkapnyaOleh: Syarifudin Brutu Di rumah ini, waktu tidak berjalan maju. Ia hanya berputar-putar di dalam toples kaca yang...
Baca SelengkapnyaOleh: Syarifudin Brutu Di sudut etalase kaca yang dipoles mengkilap di sebuah toko jam mewah di Jakarta, dua...
Baca Selengkapnya