POTRET Online POTRET
  • Home
  • Artikel
  • Potret Budaya ⌄
    • Puisi
    • Cerpen
    • Esai
  • Pendidikan
  • Video
  • Esai
  • Opini
  • Aceh
  • Home
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Cerpen
  • Perempuan
  • Podcast
  • ✍ Kirim Tulisan
Home #Korban Bencana

Serakah Teguk Derita

Redaksi by Redaksi
Januari 3, 2026
in #Korban Bencana, Aceh, Banjir, Banjir bandang, Bencana, Kebencanaan, Mitigasi bencana, Puisi Bencana, Puisi Essay
0
Serakah Teguk Derita - IMG_9086 | #Korban Bencana | Potret Online

Oleh : Ayunatunnisak

Siswi SMA Negeri 1 Ingin Jaya, Aceh Besar

Tanggal 24 November 2025, hujan tak kunjung berhenti turun membasahi Sumatera. Pohon dan tanah pun sudah tak cukup mampu menampung banyak air, akibat ulah manusia yang serakah. terus menerus menghabiskan tanpa peduli dampak yang akan terjadi. Banjir bercampur tanah datang begitu ganas, melahap apa yang ada di depan, seperti keserakahan manusia, yang tak peduli apa pun itu, hanya demi keuntungan. Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera barat, menjadi sasaran kemarahan alam terhadap ulah manusia. kejadian ini memakan korban dan membuat kerugian yang cukup besar untuk masyarakat.

Serakah Teguk Derita - 6bdcc861 4f07 4778 97e7 1922da609e65 | #Korban Bencana | Potret Online
Baca Juga
Aceh
Krisis Identitas Generasi Muda Aceh di Era Digital
11 Des 2024

oooOooo

Tak cukup bumi menahan derita
manusia menebang nafas mereka
Tiap hari diukir dengan alat alat baja
untuk hal hal membuat senang sementara

Serakah Teguk Derita - IMG_9974 | #Korban Bencana | Potret Online
Baca Juga
Aceh
Ramadan di Serambi Mekkah: Manifesto Rekonstruksi Peradaban dari Aceh ke Dunia
21 Feb 2026

Hujan turun deras membawa tangisan
Alam tak berdaya dibuat tuk memperkaya
memperkaya kerakusan manusia serakah
Yang berdalih untuk kemansyuran katanya

Gemuruh suara air, tanah, dan pohon pohon
Menyatu menjadi satu seperti roda yang berputar
Melindas tempat tinggal jeritan jeritan
Merata habiskan tak berbentuk

Serakah Teguk Derita - IMG_8833 | #Korban Bencana | Potret Online
Baca Juga
# Nature
Bencana dalam Perspektif Islam
15 Des 2025

Namun, derita tak cukup tuk menyadarkan
Mereka menutup telinga tuli atas penderitaan
Jeritan orang tua mencari anak anak mereka
Yang hilang dirampas kemurkaan alam

Sembari mengangkat puing puing bangunan
Dengan perut kelaparan kedinginan kehausan
Merintih berdoa dengan sisa sisa tenaga
” Ya Allah, Neuk bak Pat kah neuk…..”

Bahkan dahaga tak lagi jadi tanya
mereka redakan
Dengan air air yang tergenang oleh mayat
Hanya untuk bertahan meski harus meneguk derita
Derita yang diciptakan oleh keserakahan

Aceh, 29 Desember 2025.
https://www.google.com/url?sa=t&source=web&rct=j&opi=89978449&url=https://bpba.acehprov.go.id/berita/kategori/pemerintahan/penebangan-hutan-penyumbang-utama-banjir-di-aceh&ved=2ahUKEwijqoWwku-RAxUSTmwGHU63EAIQFnoECCUQAQ&usg=AOvVaw2jCtFz3Y8OFypUg7I9HVLj

Next Post

Perang Atas Nama Narkoba

POTRET Online POTRETOnline
Kontributor Tentang Kami Redaksi 1000 Sepeda

© 2026 POTRET Online. Seluruh hak cipta dilindungi.

No Result
View All Result
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Opini
  • Essay
  • Politik
  • PODCAST
  • Penulis
  • Kirim Naskah