POTRET Online
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
POTRET Online
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

POTRET, Jangan Lelah Memotret Ketidakadilan Bagi Anak Negeri

Paulus LaratmaseOleh Paulus Laratmase
January 17, 2025
Tags: #22 Tahun POTRET#Anak Negeri#Best Practices#HUT Majalah POTRET#Masalah Sosial#PapuaLiterasiPerempuan
Memotret ‘Majalah POTRET
🔊

Dengarkan Artikel

 

Oleh Paulus Laratmase
POTRETONLINE.COM – Sabtu, 11 Januari 2025, majalah “POTRET” berulang tahun yang ke 22. Majalah yang terbit pertama kali pada tanggal 11 Januari 2024 itu, kini terbit online dengan format, Potretonline.com. Sebuah media yang mengangkat tagline, sebagai media perempuan Aceh dan kemudian bermetamorfosis menjadi media perempuan kritis dan cerdas. Perubahan tagline ini sejalan dengan semakin berkembangnya jumlah penulis, bukan hanya dari kalangan perempuan Aceh, tetapi juga para perempuan di Nusantara dan bahkan manca negara. Jadi, tanggal 11 Januari 2025, usia majalah ini mencapai angka yang cukup matang bagi sebuah media.

Nama “POTRET” sering dimaknai sebagai gambar yang dibuat dengan kamera atau sebuah gambar yang diambil oleh seorang cameramen. Ya, karena begitu makna yang tersurat dan bahkan tersirat. Tentu tidak salah. Majalah ini katanya lahir dilatarbelakangi oleh sebuah idealisme Pemberdayaan perempuan dan anak. Kelompok yang tergolong marginal. CCDE ( Center for Community Development and Education) Banda Aceh yang dinahkodai oleh Bang Tabrani Yunis, sahabatku di ujung barat Republik Indonesia menjadi bidan yang membantu lahir atau terbitnya majalah POTRET.

Nah, saya di Papua, di ujung Timur Republik yang memiliki kekecualian perlakuan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, merasa senasib dengan Aceh. Ya, Aceh dan Papua, dua titik batas negeri yang memiliki kisah kelam yang tidak terlepas dari sejarah bangsa yang disebut Repbulik Indonesia ini.

Saya mengenal “POTRET” sebagai media masyarakat sipil, saudara-saudaraku di Aceh, di titik barat negeriku yang sudah lebih dari 20 tahun menyuarakan hak-hak sipil rakyat Aceh yang tertindas bahkan hilang akibat dari kebijakan negeri yang disebut Indonesia. Saya salut, POTRET bisa tetap eksis dan konsisten dengan perjuangan serta komitmen dalam membangun kemampuan literasi anak negeri dan sekaligus melakukan edukasi dan advokasi bagi masyarakat marginal.

Dalam kondisi negeri yang tidak sedang baik- Baik saja, tentu POTRET” juga mengalami turbulence, jatuh-bangun, menyuarakan mereka yang tak mampu bersuara agar memiliki kesamaan perlakuan seperti halnya sesama anak bangsa di daerah lain. Itu wajar.

📚 Artikel Terkait

Puisi -Puisi Ali Hamzah

80 Tahun Kemerdekaan : Flashback Peran Ulama dan Santri dalam Mempertahankan

Polres Gayo Lues Bina Mental dan Karakter Siswa di SMAN 1 Blangkejeren

Menjaga Keselamatan Wisatawan Bahari

Apalagi dalam perjalanannya POTRET” yang berada di daerah konflik, jatuh bangun memotret perlakuan manusia Indonesia memperlakukan ketidakadilan bagi sesamanya di ujung barat yang katanya bagian dari negeri, tentu lah berat. Namun karena niat dan komitmen yang kuat dalam memberdayakan masyafakat, dalam ketidakadilan yang ditemui di semua sudut Negeri Serambi Mekah, hingga kini POTRET masih konsisten. Sekali lagi saya salut.

Oleh sebab itu di kala “POTRET” mampu bertahan di usia yang ke 22, usia yang telah merekam begitu banyak perlakuan anak negeri dan negara terahadap anak negerinya sendiri, menjadi sebuah catatan sejarah yang begitu penting. Maka, dalam momentum ini, saya tetap berharap agar,
“POTRET” JANGAN LELAH MEMOTRET KETIDAKADILAN BAGI ANAK NEGERI…

Teruslah bersuara… Potretlah perlakuan ketidakadilan negara meraup keuntungan Bumi Serambi Mekah yang kaya akan kekayaan alamnya demi kesejahteraan Rakyat Aceh.

Potretlah tanah Aceh dan Papua, dua negeri yang hanya dilirik karena kekayaan alamnya dan bukan manusianya. Kiranya, dengan “POTRET,” Papua dan Aceh bisa bersuara dari ketakmampuannya bersuara dari tekanan politik negeri yang tak mau ingin rakyatnya Sejahtera.

Selamat Ulang Tahun Yang ke-22 “POTRET” terus lah dan fokus memotret kehidupan saudara-saudaraku di Aceh yang masih terus tetap bersuara. Salam persaudaraan dari tanah Papua

Paulus Laratmase, Saudaramu di Papua.

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
12 Jan 2026 • 155x dibaca (7 hari)
Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
21 Jan 2026 • 138x dibaca (7 hari)
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
16 Jan 2026 • 125x dibaca (7 hari)
Belajar di Saat Dunia Berguncang
Belajar di Saat Dunia Berguncang
9 Jan 2026 • 98x dibaca (7 hari)
Pengaruh Internet dan Gadgets Bagi Masyarakat Kita
Pengaruh Internet dan Gadgets Bagi Masyarakat Kita
12 Mar 2018 • 91x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.
Share3SendShareScanShare
Tags: #22 Tahun POTRET#Anak Negeri#Best Practices#HUT Majalah POTRET#Masalah Sosial#PapuaLiterasiPerempuan
Paulus Laratmase

Paulus Laratmase

Pimpinan Umum Suara Anak Negerinews.com, Direktur Eksekutif LSM Santa Lusia dan Dosen Filsafat di Politeknik Kesehatan Kemenkes Jayapura, Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Biak, Sekolah Tinggi Agama Kristen OIKUMENE Biak Papua.

Please login to join discussion
#Gerakan Menulis

Ulang Tahun POTRET dalam Sepi dan Senyap: 23 Tahun Menyalakan Api Literasi dari Pinggiran

Oleh Tabrani YunisJanuary 18, 2026
#Sumatera Utara

Kala Belantara Bicara

Oleh Tabrani YunisDecember 23, 2025
Puisi Bencana

Kampung- Kampung Menelan Maut

Oleh Tabrani YunisNovember 28, 2025
Artikel

Menulis Dengan Jujur

Oleh Tabrani YunisSeptember 9, 2025
#Gerakan Menulis

Tak Sempat Menulis

Oleh Tabrani YunisJuly 12, 2025

Populer

  • Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    167 shares
    Share 67 Tweet 42
  • Inilah Situs Menulis Artikel dibayar

    159 shares
    Share 64 Tweet 40
  • Peran Coaching Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan

    146 shares
    Share 58 Tweet 37
  • Korupsi Sebagai Jalur Karier di Konoha?

    58 shares
    Share 23 Tweet 15
  • Lomba Menulis Agustus 2025

    52 shares
    Share 21 Tweet 13

HABA MANGAT

Haba Mangat

Lomba Menulis Ulang Tahun Potret

Oleh Redaksi
January 16, 2026
164
Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Desember 2025

Oleh Redaksi
December 5, 2025
90
Haba Mangat

Tema Lomba Menulis November 2025

Oleh Redaksi
November 10, 2025
95
Postingan Selanjutnya
Menghadirkan Dunia Tanpa Gadget Bagi Anak

Menghadirkan Dunia Tanpa Gadget Bagi Anak

  • Kirim Tulisan
  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Tentang Kami

© 2025 potretonline.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

© 2025 potretonline.com

-
00:00
00:00

Queue

Update Required Flash plugin
-
00:00
00:00