POTRET Online
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
POTRET Online
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

Sepeda

RedaksiOleh Redaksi
February 10, 2023
Sepeda
🔊

Dengarkan Artikel


Oleh Alzenanda Husna

Pelajar SMP Negeri 1 Peukan Bada

Sepeda adalah alat transportasi yang digunakan sampai sekarang
Bagian-bagian sepeda adalah Handlebar (stang),Handgrip/Grip (karet yang melekat pada ujung Handlebar,Rem,Minyak mineral oil(DOT),Rim/Velg (pelek),Ruji/ Spoke ( jari-jari),Chain ( rantai sepeda),Cassette/Sprocket,Wheeslet,Frame.


ASAL USUL SEPEDA


sepeda dibuat oleh Baron Karls Drais Von Sauerbronn, adalah seseorang dari jerman yang di klaim menyempurnakan velocipede atau sepeda. Pada tahun 1818, ia membuat alat transportasi roda dua yang bentuknya belum terlihat jelas antara sepeda dengan kereta kuda sehingga masyarakat menamainya DANDY HORSE.


Penemuan Drais bukan hanya sepeda. Tetapi,Laufmaschin (mesin berjalan),draisine dalam bahasa Inggris atau Draisienne dalam bahasa Perancis. Karls juga seseorang yang menemukan mesin tik dengan keyboard untuk pertama kalinya. Dan kompor yang lebih hemat kayu.


Drais menempuh pendidikan di University of Heidelberg, dari tahun 1803 sampai tahun 1805. Ia bekerja sebagai guru di lembaga kehutanan pribadi milik pamannya. Kemudian pada tahun 1910 dia menerima gelar menjadi kepala rimbawan.


Bentuk sepeda zaman dulu, sangat berbeda dengan bentuk sepeda di zaman sekarang. Karena, adanya Inovasi dan kreasi yang semakin modern. Sepeda mulai digunakan untuk pertama kalinya, oleh Karls Drais pada tanggal 12 Juni tahun 1817.

Berkat dengan perjalanannya, sepeda ciptaannya sangat populer dan diliput oleh banyak media.  Media yang terkenal di masa itu adalah koran. Drais dimuat koran lokal Jerman pada tahun 1817. Ia menamai sepeda buatannya Draisienne.

📚 Artikel Terkait

Pembelajaran Mendalam: Idealitas Kebijakan atau Retorika Pendidikan?

Mengenal Amien Rais, Politisi Gaek yang Dilaporkan Pendukung Jokowi ke Polisi

5 Bom Pemborbardir Pahala Ibadah

Ijazah Jokowi Melebar, UGM pun Digugat


Namun, sayang popularitasnya tidak berlangsung lama. Karena, ada berbagai merek yang memiliki keunggulannya masing-masing. Sehingga, menggeser popularitas Karls Drais. Munculnya transportasi sepeda zaman dulu, hampir sama dengan kemunculan mobil dan motor di zaman sekarang. Yang memiliki transportasi tersebut hanyalah orang-orang tertentu. Kemudian, pada tahun 1960-an sepeda mulai bergeser posisinya sebagai salah satu alat transportasi mewah. Karena pada tahun berikutnya, sudah ada transportasi yang lebih modern yaitu sepeda motor dan juga mobil.


AWAL MUNCULNYA SEPEDA DI INDONESIA


Orang-orang Belanda membawa sepeda ke Indonesia. Sepeda yang dibawa Belanda ke Indonesia, adalah sepeda buatan Eropa. Yang dijadikan orang Belanda , sebagai alat transportasi ketika menjajah Indonesia. Tetapi, Tidak semua orang yang dapat menggunakan sepeda, hanya orang tertentu saja. Jengki atau yankee adalah nama sepeda di Amerika.


Sepeda mulai muncul di Indonesia sudah terekam selama 130 tahun lalu. Pada buku karya ABDUL HAKIM dengan judul ” JAKARTA TEMPOE DOELOE ” sepeda pertama kali muncul di Batavia (nama jakarta pada zaman kolonial), sejak tahun 1890. Ke sekolah, ke kantor dan kemanapun menggunakan sepeda. Bahkan di tempat-tempat seperti bioskop, ada parkir khusus sepeda. Karena, zaman itu mobil dan motor belum terlalu banyak jumlahnya.


Di kala itu, merk Rover paling laku dan jadi kebanggaan pemiliknya. Sepeda adalah raja jalanan di tahun 60-an, 70-an dan di pertengahan tahun 80-an. Sepeda mulai masuk ke tanah air sejak tahun 1910. Namun, peraturan bersepeda baru muncul pada tahun 1930. Pada tahun 1930, pemilik Sepeda harus memiliki bukti tanda lunas pajak. Tanda ini dipasang di depan sepeda.


Namun, pada tahun 1970 pajak sepeda ini mulai kendor. Karena, seiring menghilangnya sepeda di jalanan nusantara. Lalu, di tahun 1977 pajak sepeda ini secara formal sudah tidak berlaku lagi.


Di tahun 2019 sepeda mulai trending kembali. Karena, ada pandemi covid-19 warga indonesia mulai menggunakan sepeda. Mereka menggowes sepeda bersama-sama. Karena, bersepeda adalah salah satu olahraga yang dapat dilakukan setiap hari. Namun, ditahun 2019 walaupun banyak yang menggunakan sepeda. Tetap tidak ada pajak sepeda.


Akan tetapi, para pesepeda harus tetap menggunakan masker. Agar tidak terinfeksi. Walaupun menggunakan sepeda, tetap harus menjaga keselamatan. Contohnya memakai helm, sarung tangan, pengaman siku-siku dan dan banyak pengaman lainya.


Trend menggunakan sepeda hanya berlangsung sebentar. Para pesepeda, mulai meninggalkan kegiatan bersepeda. Karena, pandemi covid sudah mulai reda. Jumlah sepeda di tanah air, sekarang semakin sedikit. Dan semakin jarang terlihat.


Melihat keadaan ini, kita harus semakin melestarikan sepeda. Karena, jika tidak lama-kelamaan sepeda akan punah. Sepeda sangat penting dalam sejarah. Sepeda adalah alat transportasi yang pertama kali ada. Jika sepeda punah, generasi selanjutnya hanya akan mengenal sepeda dari foto-fotonya.


Di masa sekarang, kebanyakan orang lebih memilih yang praktis dan tidak mau yang susah. Menurut beberapa orang, sepeda lambat dan membuat lelah. Sedangkan motor dan mobil, cepat dan hanya sedikit membuat lelah.
Jadi, kita harus mepestarikan sepeda.

naya

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
12 Jan 2026 • 155x dibaca (7 hari)
Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
21 Jan 2026 • 137x dibaca (7 hari)
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
16 Jan 2026 • 125x dibaca (7 hari)
Belajar di Saat Dunia Berguncang
Belajar di Saat Dunia Berguncang
9 Jan 2026 • 97x dibaca (7 hari)
Pengaruh Internet dan Gadgets Bagi Masyarakat Kita
Pengaruh Internet dan Gadgets Bagi Masyarakat Kita
12 Mar 2018 • 91x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.
Share2SendShareScanShare
Redaksi

Redaksi

Majalah Perempuan Aceh

Please login to join discussion
#Gerakan Menulis

Ulang Tahun POTRET dalam Sepi dan Senyap: 23 Tahun Menyalakan Api Literasi dari Pinggiran

Oleh Tabrani YunisJanuary 18, 2026
#Sumatera Utara

Kala Belantara Bicara

Oleh Tabrani YunisDecember 23, 2025
Puisi Bencana

Kampung- Kampung Menelan Maut

Oleh Tabrani YunisNovember 28, 2025
Artikel

Menulis Dengan Jujur

Oleh Tabrani YunisSeptember 9, 2025
#Gerakan Menulis

Tak Sempat Menulis

Oleh Tabrani YunisJuly 12, 2025

Populer

  • Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    167 shares
    Share 67 Tweet 42
  • Inilah Situs Menulis Artikel dibayar

    159 shares
    Share 64 Tweet 40
  • Peran Coaching Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan

    146 shares
    Share 58 Tweet 37
  • Korupsi Sebagai Jalur Karier di Konoha?

    58 shares
    Share 23 Tweet 15
  • Lomba Menulis Agustus 2025

    52 shares
    Share 21 Tweet 13

HABA MANGAT

Haba Mangat

Lomba Menulis Ulang Tahun Potret

Oleh Redaksi
January 16, 2026
164
Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Desember 2025

Oleh Redaksi
December 5, 2025
90
Haba Mangat

Tema Lomba Menulis November 2025

Oleh Redaksi
November 10, 2025
95
Postingan Selanjutnya
Salam Ultah

Salam Ultah

  • Kirim Tulisan
  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Tentang Kami

© 2025 potretonline.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

© 2025 potretonline.com

-
00:00
00:00

Queue

Update Required Flash plugin
-
00:00
00:00