Esai · Potret Online

8  Mindset Orang Biasa yang Jalannya Lebih Jauh dari  Orang  yang Merasa  Pintar

Penulis Saiful Bahri
Juni 7, 2026
3 menit baca 3
d2851421-ed8d-490e-93f9-af1231db7d67
Foto / Ilustrasi8  Mindset Orang Biasa yang Jalannya Lebih Jauh dari  Orang  yang Merasa  Pintar
Disunting Oleh

Oleh: Saiful Bahri

Kita semua mau tumbuh. Mau berkembang. Tapi kenapa rasanya berat? Karena mindset-nya kebalik. Orang gagal sibuk melihat  hasil dari orang. Orang tumbuh sibuk benahi proses dirinya sendiri.

Berikut  ini  8 mindset yang harus  dipegang,  dan  harus dipraktikkan setiap hari:

Pertama : Proses Lebih Penting dari Hasil

Orang lain fokus hasil cepat. Anda fokus proses setiap hari. Karena dari proses lah Anda dapat ilmu. Anda langsung praktik, bukan melulu belajar dari teori. Hasil itu bonus. Proses itu gaji pokok. Kalau anda pernah kerja dengan orang Jepang, Anda  pasti tahu prinsip kerja mereka adalah proses, bukan  hanya  sekadar  hasil.

Makanya  mereka sering  bertanya kembali ketika kita melaporkan hasil kerja kepada mereka, yaitu  5 W* 1 H

W+ Why  dan 1 H =How  

Kedua, Gagal Adalah Cara Belajar Tercepat

Orang lain takut gagal. Anda lihat kegagalan sebagai pelajaran untuk improvement. Ingat: semakin cepat Anda gagal, semakin cepat Anda tumbuh. Orang yang tidak  pernah gagal = orang yang tidak  pernah mencoba hal baru.

Ke tiga, Disiplin Lebih Penting daripada Motivasi*  

Motivasi datang pergi tergantung mood. Hari ini semangat, besok MAGER. Disiplin? Dia tetap jalan walau tidak  ada yang menyemangati. Motivasi itu motor penggerak hati yang malas. Tapi disiplin itu mesinnya. Bensin habis bisa isi. Mesin mati = selesai.

Ke empat, Bertumbuh Lebih Penting daripada Membuktikan Siapa diri  Anda kepada  orang  lain

Anda tidak hidup untuk terlihat hebat. Anda hidup agar keberadaan anda memberi syafaat bagi banyak orang. Orang yang sibuk membuktikan eksistensi diri  kepada orang lain = capek sendiri. Orang yang  sibuk bertumbuh = tenang. Karena pohon besar tidak pernah koar-koar “aku besar”. Dia cukup kasih tempat  untuk kita berteduh.

Ke lima, Sabar Adalah Bergerak Tanpa Drama

Sabar bukan berarti diam. Sabar tetap bergerak walau hasil belum terlihat. Sabar itu: kerja terus walau tidak  diposting. Doa terus walau belum dikabul. Jalan terus walau gelap. Tanpa drama, tanpa mengeluh ke semua orang.

Ke enam, Waktu Adalah Aset

Orang lain menghabiskan waktu untuk hiburan tanpa arah. Anda menggunakan waktu untuk masa depan anda. HP sama-sama 24 jam. Bedanya: ada yang dipakai scroll, ada yg dipakai skill. 5 tahun ke depan, Jangan sampai nasib anda ditentukan oleh orang lain atau  HP yang anda  genggam hari ini.

Ke tujuh, Rezeki Tidak Akan Pernah Tertukar

Allah sendiri yang  mengaturnya dengan seksama. Anda tidak perlu iri dengan rezeki orang lain. Karena semua sudah diatur Yang Maha Kuasa. Ingat: kesempatan akan selalu ada. Tapi Anda harus benar-benar menggunakannya. Jangan menunggu kesempatan. Kerjakan sesuatu untuk mendapatkan kesempatan.

Ke delapan, Syukur Adalah Bahan Bakar, Bukan Rem

Orang lain menunggu sukses dulu baru syukur. Anda syukur dulu walau proses masih berat. Karena orang yang bersyukur matanya tajam lihat peluang. Orang yang mengeluh matanya kabur lihat jalan. Syukur bikin langkah menjadi ringan. Mengeluh bikin beban hidup jadi berat.

Jika Anda hidup dengan 8 mindset ini, tanpa sadar Anda sudah berjalan lebih jauh dari kebanyakan orang. Karena sukses bukan siapa yang paling cepat, tapi siapa yang paling konsisten.

Wallahu a’lam.

✦ ✦ ✦
Apakah tulisan ini bermanfaat?
Tulisan esai ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Redaksi memberikan ruang ekspresi tanpa intervensi isi.
Tentang Penulis
Saiful Bahri
Motivator, berdomisili di Jakarta
Diskusi
Upload foto profil (opsional)
Memuat komentar...