HABA Mangat

Majalah POTRET pun Penting dan Perlu Untuk Melihat Wajah Batin dan Spiritualitas Diri Kita

Tema Lomba Menulis Maret 2025

Maret 22, 2025

Responden Terpilih

Maret 14, 2025

Popular

  • Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    883 shares
    Share 353 Tweet 221
  • Inilah Situs Menulis Artikel dibayar

    870 shares
    Share 348 Tweet 218
  • Peran Coaching Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan

    840 shares
    Share 336 Tweet 210
  • Korupsi Sebagai Jalur Karier di Konoha?

    680 shares
    Share 272 Tweet 170
  • Lomba Menulis Agustus 2025

    671 shares
    Share 268 Tweet 168

HABA Mangat

Majalah POTRET pun Penting dan Perlu Untuk Melihat Wajah Batin dan Spiritualitas Diri Kita

Tema Lomba Menulis Maret 2025

Maret 22, 2025

Responden Terpilih

Maret 14, 2025

Popular

  • Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    883 shares
    Share 353 Tweet 221
  • Inilah Situs Menulis Artikel dibayar

    870 shares
    Share 348 Tweet 218
  • Peran Coaching Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan

    840 shares
    Share 336 Tweet 210
  • Korupsi Sebagai Jalur Karier di Konoha?

    680 shares
    Share 272 Tweet 170
  • Lomba Menulis Agustus 2025

    671 shares
    Share 268 Tweet 168
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
No Result
View All Result
SAVED POSTS
AI News
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
No Result
View All Result
POTRET
No Result
View All Result

Pidato Manifesto: Indonesia Terhormat

Novita Sari Yahya by Novita Sari Yahya
Maret 22, 2026
in #Manifesto, Artikel, Gerakan Indonesia BIcara baik, Indonesia
Reading Time: 4 mins read
0
587
SHARES
3.3k
VIEWS
Summarize with ChatGPTShare to Facebook
🔊

Dengarkan Artikel

Oleh: Novita Sari Yahya

Saudara-saudara sebangsa dan setanah air,

Baca Juga

Ketika Minyak Juga Menjadi Senjata Geopolitik

Ketika Minyak Juga Menjadi Senjata Geopolitik

Maret 22, 2026
Melihat Perang Iran – Israel/AS Melalui Teori James C. Scott

Bangsa Tanpa Bayangan

Maret 22, 2026
Selat Hormuz, Senjata Pamungkas Iran

Selat Hormuz, Senjata Pamungkas Iran

Maret 22, 2026

Hari ini saya tidak datang hanya untuk berbicara. Saya datang untuk menyampaikan sikap, menyatakan arah, dan mengajak kita semua untuk kembali pada satu pertanyaan mendasar: Indonesia ini mau dibawa ke mana?

Kita adalah bangsa besar. Kita lahir dari perjuangan, dari gagasan, dari keberanian para pendiri bangsa. Tetapi hari ini, kita harus jujur: kebesaran itu belum sepenuhnya menjadi kenyataan.

Kita kaya, tetapi belum berdaulat.
Kita merdeka, tetapi belum sepenuhnya mandiri.
Kita bekerja keras, tetapi sering tidak menentukan arah.

Saudara-saudara,

Selama ini kita diajarkan bahwa kerja keras adalah segalanya. Bahwa siapa yang rajin, dia akan berhasil. Tetapi kita jarang diajak bertanya: kerja keras untuk siapa?

Dalam sistem Kapitalisme hari ini, banyak dari kita bekerja tanpa benar-benar memiliki kendali atas hasilnya. Kita bergerak, tetapi arah ditentukan oleh yang lain. Kita bekerja, tetapi bukan kita yang menentukan nilai dari kerja itu.

Dan keadaan seperti ini sering dianggap wajar.

Padahal, jika kita terus berada dalam posisi itu, kita tidak lebih dari sekadar pelaksana. Kita bukan pencipta.

Saudara-saudara,

Inilah yang harus kita ubah.

Kita harus berani mengatakan bahwa Indonesia tidak boleh hanya menjadi bangsa pekerja. Indonesia harus menjadi bangsa pencipta.

ADVERTISEMENT

Kita harus mengembalikan martabat bangsa ini.

Sebagaimana pernah diingatkan oleh Soekarno, bangsa ini tidak boleh menjadi bangsa kuli. Bukan kuli di negeri sendiri, dan bukan pula kuli di antara bangsa-bangsa.

Hari ini, peringatan itu terasa semakin relevan.

Ketika pendidikan hanya mencetak tenaga kerja,
ketika ekonomi hanya memberi ruang pada yang kuat,
ketika kekayaan alam belum sepenuhnya kita kelola untuk kepentingan rakyat,

maka yang terjadi bukan kemajuan, melainkan ketergantungan.

Saudara-saudara,

Manifesto Indonesia Terhormat berdiri di atas satu keyakinan:
bahwa martabat manusia harus menjadi dasar dari segala kebijakan.

Kita ingin Indonesia yang:

rakyatnya bebas berpikir

ekonominya mandiri

dan berani menentukan masa depannya sendiri

Kita ingin mengubah cara pandang tentang kerja.
Kerja bukan sekadar mencari makan. Kerja adalah proses mencipta, membangun, dan memberi makna.

Karena itu, kita ingin:

karya dihargai, bukan hanya tenaga

kreativitas didorong, bukan dibatasi

kesejahteraan diukur dari kualitas hidup, bukan sekadar angka

Saudara-saudara,

Pendidikan juga harus kita ubah. Pendidikan tidak boleh hanya melahirkan kepatuhan. Pendidikan harus melahirkan keberanian berpikir.

Bangsa yang tidak berpikir akan mudah diarahkan.
Bangsa yang tidak berani akan mudah dikendalikan.

Kita tidak ingin itu.

Kita ingin generasi yang mampu berdiri di atas pikirannya sendiri.

Saudara-saudara,

Kita juga harus berani membangun kedaulatan ekonomi. Kekayaan alam kita bukan untuk diserahkan, tetapi untuk dikelola. Energi kita bukan untuk bergantung, tetapi untuk memperkuat kemandirian.

Tanpa kedaulatan ekonomi, kita tidak akan pernah benar-benar merdeka.

Saudara-saudara,

Kita harus menghentikan satu hal yang selama ini tidak kita sadari: mentalitas kuli.

Mentalitas yang membuat kita merasa cukup hanya dengan bekerja tanpa arah. Mentalitas yang membuat kita menerima ketergantungan sebagai sesuatu yang wajar.

Itu harus kita akhiri.

Karena kita bukan bangsa yang dilahirkan untuk menjadi alat. Kita adalah bangsa yang dilahirkan untuk berdiri tegak.

Saudara-saudara,

Perubahan tidak selalu dimulai dari kekuasaan. Perubahan dimulai dari kesadaran.

Dari keberanian untuk berkata: cukup.

Cukup kita kehilangan arah.
Cukup kita hidup tanpa makna.
Cukup kita menjadi bangsa yang hanya mengikuti.

Hari ini, kita memilih jalan yang berbeda.

Kita memilih untuk berpikir merdeka.
Kita memilih untuk bekerja dengan kesadaran.
Kita memilih untuk mencipta masa depan kita sendiri.

Karena Indonesia terhormat bukan sekadar cita-cita.

Indonesia terhormat adalah keputusan.

Terima kasih.
Merdeka!

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
12 Mar 2026 • 190x dibaca (7 hari)
Antara Sajadah dan Layar: Menjaga Makna Ramadan di Era Digital
Antara Sajadah dan Layar: Menjaga Makna Ramadan di Era Digital
13 Mar 2026 • 167x dibaca (7 hari)
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
18 Jun 2025 • 157x dibaca (7 hari)
Genosida Palestina: Membongkar Kolonialisme Modern Israel
Genosida Palestina: Membongkar Kolonialisme Modern Israel
12 Mar 2026 • 144x dibaca (7 hari)
Tersisa Roy Suryo dan dr Tifa, Apakah akan Ikut Rismon Juga?
Tersisa Roy Suryo dan dr Tifa, Apakah akan Ikut Rismon Juga?
13 Mar 2026 • 138x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.
SummarizeShare235
Novita Sari Yahya

Novita Sari Yahya

Novita sari yahya penulis dan peneliti yang bergabung di Filantropi kesehatan PKMK FKKMK UGM dan Filantropi Indone

Baca Juga

Siapa Buat Laporan ke Prabowo, Pengungsi Tak Ada Lagi di Tenda?
Kebencanaan

Siapa Buat Laporan ke Prabowo, Pengungsi Tak Ada Lagi di Tenda?

Maret 22, 2026
Banjir Hidrometeorologi yang Menyisakan Kesengsaraan Panjang
Bencana

Banjir Hidrometeorologi yang Menyisakan Kesengsaraan Panjang

Maret 22, 2026
Ketika Minyak Juga Menjadi Senjata Geopolitik
# Kebijakan Trump

Ketika Minyak Juga Menjadi Senjata Geopolitik

Maret 22, 2026
Melihat Perang Iran – Israel/AS Melalui Teori James C. Scott
Amerika

Bangsa Tanpa Bayangan

Maret 22, 2026
Next Post
Banjir Hidrometeorologi yang Menyisakan Kesengsaraan Panjang

Banjir Hidrometeorologi yang Menyisakan Kesengsaraan Panjang

Please login to join discussion
POTRET Online

Media Perempuan Kritis dan Cerdas

  • Kirim Tulisan
  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Disclaimer
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Al-Qur’an

© 2026 potretonline.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
REDAKSI
POTRET
Media Perempuan Kritis & Cerdas
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H
Mohon Maaf Lahir dan Batin
No Result
View All Result
  • Home
  • Kirim Tulisan
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Opini
  • Essay
  • Politik
  • PODCAST

© 2026 potretonline.com