Artikel · Potret Online

Menggali yang Terkubur

Penulis  Redaksi
Juli 23, 2025
1 menit baca 435
Menggali yang Terkubur - 2025 07 23 15 56 05 | Artikel | Potret Online
Foto / IlustrasiMenggali yang Terkubur

Oleh Herry Tany

Tehnologi itu mengantarkan seluruh keluarga pergi ke dunia biru, dunia yang masing-masing ditempati seorang manusia, dunia hanya untuk seorang manusia, berjuta-juta orang yang menempatinya dengan cara satu dunia untuk satu orang, sebuah matematika biru.

Mereka tak pernah mati, karena membiarkan kata-kata mengulang dirinya sendiri dan terkubur dalam tehnologi, dalam harian pagi. Puisi-puisi gelap menggali dirinya sendiri yang terkuburkan. Para aktor bangkit untuk menjelaskan komunikasi yang dihadapi. Mereka bukan pembunuh kata-kata seperti tertulis dalam teori bahwa anak-anak akan merampas menit-menit orang tua, kemudian memindahkan jarum jam ke tempat lain, lalu membiarkannya mati di luar daerah waktu.

Semua itu hanya teori politik yang tak memiliki tuhan, hanya kongres-kongres tempat pengambilan keputusan, dan media-media pembenaran untuk setiap pembunuhan ekonomi, mereka dapat mengirim bunga, membahagiakan keluarga, mendongenngi anak dengan mantera-mantera.

Jakarta21221

✦ ✦ ✦
Apakah tulisan ini bermanfaat?
Tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Redaksi tidak selalu sejalan dengan isi tulisan.
Tentang Penulis
Majalah Perempuan Aceh
Diskusi
Upload foto profil (opsional)
Memuat komentar...